
Nexify - Ajang balap MotoGP Mandalika diyakini dapat memicu antusiasme masyarakat. Mantan pebalap Moto2 asal Indonesia, Doni Tata Pradita, mengajak masyarakat untuk ikut memeriahkan balapan.
Balapan pertama MotoGP di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, dijadwalkan pada 18-20 Maret 2022. Euforia pun sudah mulai dirasakan mulai beberapa pekan terakhir.
Doni menyebut euforia dan atmosfer balap sudah sangat terasa dengan banyaknya program untuk menyambut kembalinya MotoGP ke Indonesia. Seperti hadirnya Mandalika GP Hub Jakarta yang berlokasi Oval Atrium Epicentrum.
"Indonesia saat ini tengah menjadi sorotan dunia dengan menjadi tuan rumah MotoGP di Sirkuit Mandalika. Saya sangat antusias menantikan balapan di sini. Seperti kita tahu, penggemar motorsport Indonesia merupakan salah satu yang terbesar di dunia," kata Doni Tata, berbincang dengan tim Hub Mandalika, Jumat (4/3).
"Mari kita dukung dan sukseskan MotoGP di Mandalika ini agar bisa terselenggara dengan baik, menjaga nama baik Indonesia, serta memberikan dukungan penuh untuk suksesnya MotoGP di Indonesia," Doni menambahkan.
Sirkuit unik Mandalika
Dalam kesempatan ini, Doni juga mengungkapkan Sirkuit Mandalika memiliki keunikan tersendiri dibandingkan dengan sirkuit yang ada di Eropa. Doni telah melihat secara langsung sirkuit yang memiliki panjang lintasan 4,31km dengan 17 tikungan tersebut.
Tepatnya, saat gelaran World Supersport (WSSP) pada 19-21 November 2021 lalu. Dia menyebut salah satu yang menakjubkan dari Sirkuit Mandalika adalah pemandangan alamnya.
"Sangat antusias sekali. Sirkuit Mandalika sangat keren dengan pemandangannya, layout, dan semuanya. Masyarakat yang ramah juga menjadi nilai tersendiri," ujar Doni yang dipastikan bakal menyaksikan langsung MotoGP di Mandalika nanti.
Pria asal Yogyakarta ini pun mengaku sangat ingin menjajal lintasan. Bahkan, hasratnya untuk kembali ke ajang balap Grand Prix kembali tergugah.
Tak menutup kemungkinan, kata Doni, dirinya kembali untuk mengaspal. "Semoga mendapat kesempatan menjajal sirkuit. Setelah vakum membalap, sekarang kita punya sirkuit internasional. Rasanya 'gatal' ingin nge-gas lagi mencoba Sirkuit Mandalika," ujar Doni.
Karier Doni Tata
Doni yang saat ini berusia 32 tahun adalah salah satu talenta balap yang dimiliki Indonesia. Pria yang lahir pada 21 Januari 1990 itu telah malang melintang di dunia balap motor.
Dia adalah pembalap Merah Putih pertama yang ikut berkompetisi dalam ajang balap Grand Prix Sepeda Motor 250cc pada 2008 bersama tim Yamaha Pertamina Indonesia dan menjadi satu-satunya pembalap Indonesia yang mencetak poin di kelas tersebut.
Kariernya sempat naik turun, hingga akhirnya dia mendapat kesempatan bergabung bersama tim Federal Oil Gresini Moto2 pada 2013. Dia menyelesaikan balapan di peringkat 28 klasemen akhir.
Saat ini, Doni tengah fokus pada bisnis dan kesenangannya dengan motor enduro. Meski demikian, dia juga masih aktif membina pembalap-pembalap muda di Doni Tata Racing School yang terletak di Yogyakarta.
Semangat pembalap baru
Doni berharap dengan kembalinya MotoGP ke Indonesia setelah 25 tahun silam, dapat memantik semangat pembalap-pembalap muda Indonesia untuk terus berprestasi.
"Kita sudah memiliki Sirkuit Mandalika dan MotoGP kembali ke Indonesia. Tentunya saya berharap akan banyak pembalap potensial Indonesia yang lahir dan berprestasi di tingkat internasional," kata Doni.
Dia sekali lagi mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk mendukung penyelenggaraan MotoGP Mandalika. "Kita akan dilihat negara-negara di dunia dengan adanya MotoGP. Kita harus berbangga dan saya sendiri terkesima dengan sirkuit ini," ujar Doni menambahkan.
Seiring mendekatnya MotoGP Indonesia, suasana race sudah terasa, termasuk di Mandalika GP Hub Jakarta yang terletak di Oval Atrium Epicentrum, Kuningan. Di lokasi ini, masyarakat umum dapat melihat dari dekat salah satu unit electric safety car BMW yang akan digunakan di Mandalika dan mencoba simulator motor balap. Selain itu ada pula kompetisi mobil balap mini Tamiya atau Mini 4WD dan beberapa booth yang menyediakan giveaway menarik.
Selain itu, masyarakat juga bisa membeli tiket menonton MotoGP Grand Prix of Indonesia di Mandalika GP Hub tersebut. Penjualan tiket terbagi dalam lima kelas, yakni Premier Class (900 tiket), Deluxe Class (2.000), Festival General Admission (10.000, Standard Grand Stand (28.578) dan Premium Grandstand (22.056). Pembelian tiket juga dapat dilakukan secara online, klik di sini.
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 20 Juni 2026 21:17Prediksi Piala Dunia 2026: Prancis vs Irak 23 Juni 2026
-
Piala Dunia 20 Juni 2026 19:43Carlo Ancelotti Tak Jamin Matheus Cunha Bakal Terus jadi Pemain Inti
-
Piala Dunia 20 Juni 2026 17:40Turki Gagal Lolos Fase Grup Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 19 Juni 2026 15:57Iran Protes ke FIFA: Merasa Dianaktirikan di Piala Dunia 2026
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 21 Juni 2026 19:23Prediksi Piala Dunia 2026: Kolombia vs RD Kongo 24 Juni 2026
-
Piala Dunia 21 Juni 2026 19:18Laga Ke-1000 Piala Dunia dan Kemenangan Telak Jepang
-
Piala Dunia 21 Juni 2026 18:54Prediksi Piala Dunia 2026: Panama vs Kroasia 24 Juni 2026
BERITA LAINNYA
-
otomotif 15 Juni 2026 16:06Jadwal Lengkap Balapan MotoGP 2026
SOROT
-
Liputan6 21 Juni 2026 18:07DPR Setujui Ribuan Motor Listrik BGN Dihibahkan ke Guru Honorer
-
Liputan6 21 Juni 2026 17:35Operasional MBG Depok Berhenti Sementara, Pekerja Dapur Ikut Diliburkan
-
Liputan6 21 Juni 2026 16:46LRT Velodrome-Manggarai Diresmikan Agustus 2026
-
Liputan6 21 Juni 2026 15:50Ibu dan Dua Anak Diduga Keracunan Susu MBG, Ini Kata Pengelola SPPG
-
Liputan6 21 Juni 2026 14:45Pramono Beri Diskon Pajak 50 Persen untuk Film Nasional
HIGHLIGHT
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Ar...
5 Pemain yang Bisa Direkrut Liverpool Setelah Penu...
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Jua...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























