
Nexify - Chelsea mengakhiri musim 2024/2025 dengan kemenangan paling bergengsi di pentas dunia. Mereka menghancurkan PSG 3-0 di laga final Piala Dunia Antarklub yang berlangsung di MetLife Stadium, New Jersey.
Kemenangan ini bukan sekadar soal trofi, tapi juga soal pernyataan besar dari Enzo Maresca. Strategi dan organisasi permainan Chelsea dipuji banyak pihak sebagai bentuk kedewasaan tim muda yang berkembang cepat.
PSG datang sebagai favorit juara setelah mencatat kemenangan besar atas tim-tim top, termasuk menggilas Real Madrid 4-0. Namun di final, mereka justru tampil di bawah tekanan dan gagal membendung permainan agresif Chelsea.
The Blues tampil dominan sejak menit awal dan langsung mengontrol jalannya pertandingan. Kejutan ini langsung menarik komentar dari banyak pundit, termasuk Andros Townsend dan Gareth Bale.
PSG Dipermalukan di Final

Eks gelandang Everton Andros Townsend memberikan analisis tajam terhadap jalannya laga final. Ia menyoroti intensitas tinggi dan kecerdasan taktik Chelsea sebagai pembeda.
Menurut Townsend, PSG tak terbiasa menerima kekalahan setelak ini, apalagi dalam laga sepenting ini. Chelsea tampil mengejutkan dan memukul balik ekspektasi banyak orang.
"PSG di-PSG-kan sore ini," ujar Townsend kepada DAZN.
"Paris Saint-Germain tidak terbiasa kalah dalam pertandingan. Mereka hanya berjarak 90 menit dari musim sempurna, tapi semua pujian layak diberikan untuk Enzo Maresca—itu adalah pertunjukan taktik yang luar biasa," tambahnya.
The Blues Siap Menggebrak Premier League

Mantan pemain Real Madrid Gareth Bale juga turut memberikan pujian atas kemenangan besar Chelsea. Ia menyebut hasil ini sebagai bukti kebangkitan klub asal London tersebut.
Menurutnya, karakter muda dalam skuad Chelsea kini sudah matang. Dua gelar musim ini akan menjadi suntikan moral penting untuk bersaing di Premier League.
"Saya rasa mereka tidak jauh lagi dari perburuan gelar Premier League," kata Bale.
"Musim lalu mereka sempat jadi pembicaraan sebagai kandidat juara hingga mendekati Natal. Memang mereka tim muda dan sempat goyah, tapi mereka akan belajar banyak dari situ.
"Mereka menunjukkan karakter sebagai tim dengan menjuarai Conference League dan kini Piala Dunia Antarklub. Saya rasa kepercayaan diri mereka akan meledak sekarang," ucapnya.
Sumber: BBC
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 17:30Prediksi Piala Dunia 2026: Australia vs Turki 14 Juni 2026
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 17:00Prediksi Piala Dunia 2026: Haiti vs Skotlandia 14 Juni 2026
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 18:45Estadio Azteca Memang Rumahnya Piala Dunia
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 12 Juni 2026 18:45Estadio Azteca Memang Rumahnya Piala Dunia
-
piala dunia 12 Juni 2026 17:30Prediksi Piala Dunia 2026: Australia vs Turki 14 Juni 2026
SOROT
-
Liputan6 12 Juni 2026 18:30Deretan Hoaks yang Mencatut Presiden, dari Prabowo sampai Putin
-
Liputan6 12 Juni 2026 18:16Polisi Ungkap Motif Pengeroyokan Maut di Tempat Hiburan Grogol
-
Liputan6 12 Juni 2026 18:05Sempat Bentrok, Demo BEM UI dan KM IPB Suarakan 5 Tuntutan
-
Liputan6 12 Juni 2026 17:38Maling di Mojokerto Tinggalkan Surat, Janji Ganti Uang Usai Gajian
-
Liputan6 12 Juni 2026 17:36Anggaran Mulai Cair, Pemulihan Pascabencana Sumatera Dipercepat
-
Liputan6 12 Juni 2026 17:25Jalan Layang Semanggi Ditutup Imbas Demo, Ini Rute Alternatifnya
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...




















