Bukan Tim Pelengkap, Ini 3 Pemain Curacao yang Bisa Merepotkan Jerman di Piala Dunia 2026

Bukan Tim Pelengkap, Ini 3 Pemain Curacao yang Bisa Merepotkan Jerman di Piala Dunia 2026
Bintang Timnas Curacao, Tahith Chong saat beraksi di laga melawan Skotlandia, 1 Juni 2026 di laga uji coba sebelum Piala Dunia 2026. (c) AP Photo/Scott Heppell

Nexify - Timnas Jerman akan memulai perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Curacao pada laga perdana Grup E di Houston Stadium, Texas, Senin 15 Juni 2026 dini hari WIB.

Di atas kertas, Der Panzer jauh lebih diunggulkan. Jerman datang dengan status juara dunia empat kali dan sedang berada dalam tren positif setelah menyapu bersih sembilan pertandingan terakhir mereka di semua ajang. Sementara itu, Curacao baru menjalani debut bersejarah mereka di Piala Dunia.

Meski demikian, Curacao bukan lawan yang bisa diremehkan. Tim asuhan Dick Advocaat lolos ke putaran final dengan catatan impresif setelah tidak terkalahkan dalam 10 pertandingan kualifikasi dan berhasil menjadi negara dengan populasi terkecil yang pernah tampil di Piala Dunia.

Skuad Curacao juga diperkuat sejumlah pemain yang memiliki pengalaman di kompetisi Eropa. Beberapa di antaranya berpotensi menjadi ancaman serius bagi lini pertahanan Jerman.

1. Tahith Chong

1. Tahith Chong

Tahith Chong (dua dari kiri) dan rekan satu timnya bersiap untuk latihan Timnas Curacao di Florida, 9 Juni 2026, menjelang Piala Dunia 2026 (c) AP Photo/Rebecca Blackwell

Nama Tahith Chong mungkin sudah tidak asing bagi penggemar sepak bola Eropa. Pemain berusia 26 tahun itu merupakan produk akademi Manchester United dan sempat membela berbagai klub Inggris sebelum memperkuat Curacao.

Chong menjadi salah satu pemain paling kreatif di lini depan Curacao. Sejak resmi bergabung dengan tim nasional Curacao pada 2025, ia langsung menunjukkan pengaruh besar dengan mencetak tiga gol dalam enam penampilan pertamanya.

Kecepatan, kemampuan menggiring bola, serta keberaniannya menyerang ruang kosong bisa menjadi senjata utama Curacao saat melancarkan serangan balik.

Jika Jerman terlalu agresif menyerang, Chong berpotensi memanfaatkan celah di belakang lini pertahanan mereka.

2. Leandro Bacuna

2. Leandro Bacuna

Dick Advocaat memperhatikan skuadnya di sesi latihan Timnas Curacao di Florida, 9 Juni 2026, menjelang Piala Dunia 2026 (c) AP Photo/Rebecca Blackwell

Kapten tim sekaligus pemain dengan jumlah penampilan terbanyak untuk Curacao ini merupakan sosok sentral dalam permainan The Blue Wave. Bacuna memiliki pengalaman panjang di level tinggi setelah pernah bermain di Premier League bersama Aston Villa dan Cardiff City.

Selain berperan sebagai pemimpin di lapangan, Bacuna juga menjadi motor permainan Curacao dari lini tengah. Catatan 16 gol internasional menunjukkan bahwa ia bukan sekadar gelandang pekerja keras, tetapi juga memiliki kontribusi besar dalam fase menyerang.

Pengalamannya menghadapi pemain-pemain elite Eropa bisa menjadi modal penting saat berduel dengan Joshua Kimmich maupun Aleksandar Pavlovic di lini tengah Jerman.

3. Rangelo Janga

Jika berbicara soal ancaman di kotak penalti, nama Rangelo Janga layak menjadi perhatian utama Jerman.

Striker berusia 34 tahun itu merupakan top skor sepanjang masa Curacao dengan koleksi 21 gol internasional. Sepanjang kariernya, Janga pernah bermain di Belanda, Belgia, Kazakhstan, Siprus, Swiss, hingga Rumania, sehingga memiliki pengalaman yang cukup kaya di level kompetitif.

Janga memang tidak memiliki kecepatan luar biasa, tetapi ia unggul dalam duel udara dan penyelesaian akhir di area berbahaya.

Dalam pertandingan yang kemungkinan membuat Curacao lebih banyak bertahan, kualitas Janga sebagai target man bisa menjadi senjata penting untuk memanfaatkan bola mati maupun serangan langsung.

Jerman Tetap Favorit, tetapi Curacao Punya Senjata

Secara kualitas skuad, Jerman tetap berada beberapa level di atas Curacao. Kehadiran pemain seperti Jamal Musiala, Florian Wirtz, Leroy Sane, hingga Kai Havertz membuat Die Mannschaft difavoritkan meraih kemenangan nyaman.

Meski begitu, Curacao memiliki sejumlah pemain berpengalaman yang bisa membuat kejutan. Tahith Chong menawarkan kreativitas dan kecepatan, Leandro Bacuna menjadi pengatur tempo sekaligus pemimpin tim, sementara Rangelo Janga tetap berbahaya ketika mendapat peluang di depan gawang.

Jika Jerman lengah sedikit saja, tiga pemain tersebut bisa membuat laga pembuka Grup E berlangsung jauh lebih sulit daripada yang diperkirakan banyak orang.