
Nexify - Kolombia melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 dengan cara yang tidak sepenuhnya diprediksi banyak pihak. Di tengah sorotan terhadap Luis Diaz dan James Rodriguez, justru Daniel Munoz yang mencuri perhatian.
Bek sayap milik Crystal Palace itu tampil sebagai pembeda dalam dua laga awal Grup yang menentukan kelolosan Kolombia. Ia mencetak gol ke gawang RD Kongo dan Uzbekistan, sesuatu yang jarang terjadi dari seorang pemain bertahan.
Kontribusi tersebut membuat Kolombia mengamankan tiket ke fase gugur lebih cepat dari jadwal. Lebih menarik lagi, semua itu terjadi ketika lini serang utama mereka belum benar-benar mendominasi.
Fenomena ini menjadikan Munoz sebagai salah satu cerita paling unik di Piala Dunia 2026. Seorang bek yang justru menjadi tumpuan gol dalam skuad yang dipenuhi bintang ofensif.
Bek Sayap yang Tiba-Tiba Jadi Ancaman Utama

Daniel Munoz bukanlah penyerang, melainkan bek sayap kanan yang tugas utamanya bertahan. Namun dua gol dalam dua pertandingan membuktikan bahwa perannya jauh lebih kompleks dari sekadar menjaga area pertahanan.
Pemain berusia 30 tahun itu menunjukkan ketajaman dengan memanfaatkan momen di kotak penalti lawan. Salah satu golnya bahkan lahir dari situasi pantulan yang tetap efektif untuk memastikan kemenangan Kolombia.
Ancaman serangan Munoz sebenarnya bukan hal baru bagi pengamat yang mengikuti kariernya di Crystal Palace. Ia dikenal rajin melakukan overlap dan sering muncul di posisi berbahaya.
Namun di Piala Dunia 2026, intensitas dan efektivitasnya meningkat drastis. Lawan kini mulai menyadari bahwa ancaman Kolombia tidak hanya datang dari lini depan.
Dampak Munoz dan Perubahan Peta Serangan Kolombia

Kehadiran Munoz mengubah cara lawan membaca permainan Kolombia di turnamen ini. Fokus pertahanan yang awalnya tertuju pada Luis Diaz kini harus terbagi ke sisi sayap kanan.
Kemampuan Munoz membaca ruang dan timing lari menjadi senjata utama yang sulit dihentikan. Ia sering muncul di momen yang tidak terduga untuk menyelesaikan peluang.
Dengan dua gol yang sudah dicetak, ia kini menjadi salah satu bek paling produktif di turnamen. Catatan ini membuatnya sejajar dengan beberapa nama kejutan lain yang juga mencetak dua gol.
Bagi Kolombia, Munoz adalah bonus tak terduga yang justru menjadi pembeda. Di tengah ekspektasi pada para bintang besar, seorang bek sayap justru muncul sebagai pahlawan utama.
Sumber: BBC Sport
Baca Ini Juga
- Tentang Selebrasi 'Viking Row' Norwegia di Piala Dunia 2026 yang Langsung Viral
- Momen Kontroversial di Laga Inggris vs Ghana: Djed Spence Tolak Jabat Tangan dengan Thomas Partey
- Man of the Match Kolombia vs RD Kongo: Daniel Munoz
- Inggris Lolos dari Hukuman Penalti di Laga Lawan Ghana: Mengapa VAR Tidak Meninjau Insiden?
- Hasil Kolombia vs RD Kongo: Gol Daniel Munoz Antar Los Cafeteros Lolos
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 24 Juni 2026 11:12Man of the Match Kolombia vs RD Kongo: Daniel Munoz
SOROT
-
Liputan6 24 Juni 2026 12:29Kronologi Truk Terguling di Tomang, Besi 30 Ton Berjatuhan dari Flyover
-
Liputan6 24 Juni 2026 12:24Saat Prabowo Sebut Nama Kapolri dan Panglima TNI Bikin Susah Dicopot
-
Liputan6 24 Juni 2026 12:15Luhut Evaluasi Program MBG: Terlalu Buru-buru
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
6 Calon Pengganti Marc Cucurella di Chelsea, Ada B...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya




















