Kawal Messi dengan Ketat itu Sia-sia, Spanyol!

Kawal Messi dengan Ketat itu Sia-sia, Spanyol!
Lionel Messi merayakan gol pada laga Argentina vs Mesir di babak 16 Besar Piala Dunia 2026 (c) AP Photo/Jacob Kupferman

Nexify - Pelatih Timnas Spanyol, Luis de la Fuente, memastikan timnya tidak akan menugaskan satu pemain secara khusus untuk mengawal Lionel Messi pada final Piala Dunia 2026 kontra Argentina. Ia menyebut bahwa taktik man-marking itu tidak berfungsi untuk pemain seperti Messi.

Spanyol akan menghadapi Argentina di partai final Piala Dunia 2026 yang digelar di MetLife Stadium, New York, Senin (20/7/2026). Pertandingan ini diprediksi akan jadi laga final yang sengit dari awal hingga akhir.

Di kubu Argentina, sosok Lionel Messi diyakini bakal jadi andalan La Albiceleste. Pemain 39 tahun itu sudah jadi sumber inspirasi Argentina di mana ia kerap jadi pembeda selama Piala Dunia 2026.

Alhasil banyak yang menilai bahwa Timnas Spanyol perlu mematikan pergerakan Lionel Messi dengan melakukan man-marking. Namun De La Fuente menilai taktik seperti itu tidak ada gunanya ketika menghadapi pemain seperti Messi.

Simak komentar lengkap De La Fuente di bawah ini.

Tidak Berguna

Tidak Berguna

Pemain Argentina Lionel Messi (10) merayakan gol dalam laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Argentina vs Mesir di Atlanta, Selasa, 7 Juli 2026 (c) AP Photo

De la Fuente mengaku pernah memiliki pengalaman buruk saat mencoba menerapkan strategi man-marking terhadap Messi ketika sang megabintang masih bermain di level junior. Ia menyebut Messi dengan mudah mampu melewati adangan para pemainnya saat itu.

"Saya bertemu Lionel Messi ketika dia masih bermain di sepak bola junior. Saat itu ada pertandingan Copa del Rey antara Sevilla dan Barcelona. Saya sudah mendengar banyak hal tentang seorang anak bernama Messi," ujar De la Fuente.

"Jadi, tentu saja kami memutuskan untuk melakukan man-marking terhadapnya. Pada menit ke-70, skor masih 0-0 dan ketika pemain yang mengawalnya mendapat kartu, saya menariknya keluar. Dalam 15 menit berikutnya, Messi mencetak empat gol."

Tetap Beri Perhatian Khusus

Tetap Beri Perhatian Khusus

Pemain Argentina Lionel Messi (kiri) membasuh muka dengan air saat rekan setimnya Julian Alvarez melihat ke arahnya dalam laga perempat final Piala Dunia 2026 antara Argentina vs Swiss di Kansas City, Missouri, Sabtu, 11 Juli 2026 (c) AP Photo/Ed Zurga

Berkaca dari pengalaman tersebut, De la Fuente menegaskan Spanyol tidak akan mengandalkan satu pemain untuk menghentikan Messi. Meski demikian, bukan berarti La Roja akan membiarkan kapten Argentina tersebut bergerak bebas di lapangan.

"Apakah itu berarti kami akan melakukan man-marking terhadapnya? Tidak. Namun, apakah kami akan memberikan perhatian besar kepadanya? Ya," sambung De la Fuente.

"Perhatian yang kami berikan kepadanya (Messi) nanti tidak lebih besar dibandingkan perhatian yang akan mereka berikan kepada para pemain kami," pungkas De la Fuente.

Sumber: FIFA