
Nexify - Marquinhos menegaskan Brasil tidak boleh meremehkan Jepang menjelang duel babak 32 besar Piala Dunia 2026. Bek Selecao itu menilai fase gugur menjadi awal dari kompetisi yang benar-benar berbeda.
Brasil akan menghadapi Jepang setelah berhasil menutup fase grup sebagai juara grup pada Selasa (30/6) dini hari WIB. Tim asuhan Carlo Ancelotti bertekad melanjutkan langkah mereka menuju perebutan gelar juara dunia.
Marquinhos mengingat kembali kekalahan Brasil dari Jepang dalam laga persahabatan pada Oktober lalu. Menurutnya, hasil tersebut memberikan banyak pelajaran penting bagi tim.
Kini ia menilai Brasil telah berkembang jauh dibandingkan saat menghadapi Jepang beberapa bulan lalu. Perkembangan tersebut terlihat dari performa tim sepanjang fase grup Piala Dunia 2026.
Kekalahan dari Jepang Jadi Pelajaran Berharga

Marquinhos mengakui kekalahan pada laga uji coba sebelumnya menjadi bahan evaluasi bagi seluruh tim. Pengalaman tersebut membantu Brasil memperbaiki berbagai kekurangan sebelum tampil di Piala Dunia.
Ia juga menyebut staf pelatih mampu menemukan aspek yang perlu dibenahi. Sebagai pemain, Marquinhos mengaku sulit menyaksikan pertandingan ketika tidak berada di lapangan.
"Saya pikir itu menjadi pengalaman belajar bagi kami semua. Semua yang kami alami dalam beberapa tahun terakhir hingga Piala Dunia ini menjadi pelajaran dan ujian bagi kami," ujar Marquinhos.
"Pelatih mampu memahami apa yang tidak berjalan dengan baik. Bagi saya, menyaksikan Brasil bermain dari luar lapangan selalu sangat berat karena saya ingin berada di lapangan membantu rekan-rekan setim," lanjut Marquinhos.
Brasil Merasa Jauh Lebih Siap Menghadapi Jepang

Marquinhos menilai Brasil kini berada dalam situasi yang berbeda dibandingkan saat kalah dari Jepang. Ia melihat perkembangan tim semakin jelas setelah melewati pertandingan-pertandingan di fase grup.
Bek Paris Saint-Germain itu juga menegaskan tim pelatih telah mempelajari kekuatan Jepang. Brasil telah menyiapkan strategi khusus untuk mengurangi ancaman lawan sekaligus memaksimalkan keunggulan sendiri.
"Pertandingan itu mengajarkan banyak hal kepada kami. Sejak saat itu kami berkembang pesat sebagai sebuah tim, dan kami sudah menunjukkannya dalam pertandingan-pertandingan terakhir di Piala Dunia ini. Kini situasinya benar-benar berbeda, kami sudah berada di babak 32 besar dan kompetisi yang baru dimulai," kata Marquinhos.
"Kami telah menganalisis Jepang dalam beberapa hari terakhir dan tahu mereka adalah tim yang memiliki kualitas tinggi. Kami menyiapkan strategi untuk membatasi kekuatan mereka dan memaksimalkan kualitas yang kami miliki," tegas Marquinhos.
Marquinhos Sebut Babak Gugur Adalah Turnamen Baru

Marquinhos menegaskan target Brasil pada fase grup sudah berhasil dicapai. Namun, menurutnya seluruh fokus kini harus diarahkan pada pertandingan sistem gugur yang jauh lebih menentukan.
Ia mengingatkan bahwa setiap detail akan sangat berpengaruh dalam laga hidup mati. Karena itu, Brasil bertekad memberikan penampilan terbaik ketika menghadapi Jepang.
"Fase grup kini sudah berlalu. Lolos ke babak berikutnya dan finis sebagai juara grup adalah target utama kami, tetapi mulai besok turnamen yang baru dimulai," tutur Marquinhos.
"Dalam pertandingan sistem gugur, detail-detail kecil akan menjadi pembeda dan kami ingin memberikan kemampuan terbaik di lapangan untuk memainkan pertandingan yang hebat," pungkas Marquinhos.
Sumber: Flashscore
Advertisement
Berita Terkait
-
Tim Nasional 13 Agustus 2026 20:04India Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 di Indonesia, Lebih Memilih Lawan Brasil
-
Asia 12 Agustus 2026 23:23Skandal Layanan 'Pijat' untuk Wasit Asing Guncang Federasi Sepak Bola Korea Selatan
-
Piala Dunia 11 Agustus 2026 15:40Donald Trump Bela Gianni Infantino: Singgung Kesuksesan Piala Dunia 2026
-
Liga Spanyol 7 Agustus 2026 20:04Rodri Pilih Barcelona, Awal Keputusan Itu Ternyata Terjadi Saat Piala Dunia
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 13 Agustus 2026 22:12Marc Klok Bawa Aura Positif ke Sesi Latihan Persib
-
Bola Indonesia 13 Agustus 2026 21:27Hasil Bali United vs Sabah FC: Tuan Rumah Kalah 1-2 dari Wakil Malaysia
-
Liga Spanyol 13 Agustus 2026 21:12Analisis Komposisi Ideal Lini Tengah Barcelona 2026/2027
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 13 Agustus 2026 05:18Xavi Resmi Jadi Pelatih Timnas Belanda hingga Piala Dunia 2030
-
piala dunia 12 Agustus 2026 11:21Paolo Maldini Ungkap Pep Guardiola Nyaris Jadi Pelatih Timnas Italia
-
piala dunia 12 Agustus 2026 07:06Bukan Gaji, Ini Alasan Arne Slot Menolak Jadi Pelatih Timnas Belanda
-
piala dunia 11 Agustus 2026 15:40Donald Trump Bela Gianni Infantino: Singgung Kesuksesan Piala Dunia 2026
-
piala dunia 10 Agustus 2026 08:12Gianni Infantino Diserang Javier Tebas, Era Presiden FIFA Dinilai Sudah Berakhir
SOROT
-
Liputan6 14 Agustus 2026 01:15Kebakaran 3 Kapal di Muara Baru, Petugas Berjibaku Padamkan Api
-
Liputan6 14 Agustus 2026 01:00Mendagri Usul Data Penerima MBG Terintegrasi SATUSEHAT
-
Liputan6 13 Agustus 2026 23:59BGN Siapkan Radar MBG, Orang Tua Bisa Pantau Menu hingga Dapur SPPG
-
Liputan6 13 Agustus 2026 23:008 Awak Kapal Bawa 1,3 Ton Ketamin Diperiksa Bareskrim di Jakarta
-
Liputan6 13 Agustus 2026 22:59Tongkol MBG Picu Keracunan Massal, Respons Bupati Karo Mengejutkan
MOST VIEWED
Surat Lionel Messi untuk Mendiang Ayahnya: Duka Sang Legenda hingga Keraguan Melanjutkan Karier
Bukan Gaji, Ini Alasan Arne Slot Menolak Jadi Pelatih Timnas Belanda
Paolo Maldini Ungkap Pep Guardiola Nyaris Jadi Pelatih Timnas Italia
Donald Trump Bela Gianni Infantino: Singgung Kesuksesan Piala Dunia 2026
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...
























