
Nexify - Martin Zubimendi mengaku terkejut dengan kritik yang menyebut lini tengah Spanyol tidak mampu bermain dengan tempo tinggi. Gelandang Arsenal itu menegaskan La Roja tetap memiliki pemain dengan kemampuan mengalirkan bola cepat.
Spanyol gagal meraih kemenangan pada laga pembuka Grup H Piala Dunia 2026 setelah ditahan imbang 0-0 oleh debutan Tanjung Verde. Hasil tersebut membuat tim asuhan Luis de la Fuente harus mengalahkan Arab Saudi untuk menjaga kendali di grup.
Dalam pertandingan itu, Spanyol melepaskan 27 tembakan tanpa mencetak gol. Catatan tersebut menjadi salah satu jumlah tembakan terbanyak mereka dalam laga Piala Dunia tanpa gol sejak 1966.
Performa trio lini tengah Spanyol yang dihuni Rodri, Fabian Ruiz, dan Pedri mendapat sorotan setelah pertandingan. Namun, Zubimendi menilai kritik tersebut tidak menggambarkan kondisi sebenarnya di lapangan.
Zubimendi Terkejut dengan Kritik Tempo Bermain Spanyol

Zubimendi menilai anggapan bahwa Spanyol bermain terlalu lambat tidak sesuai dengan karakter tim. Ia melihat para gelandang La Roja tetap memiliki kemampuan untuk mempercepat permainan.
Menurut pemain Arsenal tersebut, hasil imbang melawan Cape Verde lebih disebabkan oleh masalah penyelesaian akhir. Ia percaya permainan Spanyol tidak buruk meski gagal mencetak gol.
“Saya terkejut dengan perdebatan itu. Lini tengah Spanyol bukan sesuatu yang memperlambat permainan,” kata Zubimendi.
“Kami memiliki pemain dengan mobilitas dan kemampuan bermain dengan satu atau dua sentuhan,” ujar Zubimendi.
Spanyol Disebut Kurang Tajam, Bukan Kurang Fisik

Spanyol menguasai jalannya pertandingan dengan penguasaan bola dan jumlah peluang yang tinggi. Namun, kegagalan mencetak gol membuat mereka mendapat tekanan dari media dan penggemar.
Zubimendi menyebut masalah yang terjadi bukan karena kemampuan fisik tim. Ia menilai Spanyol hanya membutuhkan ketajaman lebih baik untuk mengubah jalannya pertandingan.
“Jika kami mencetak satu atau dua gol, pertandingan akan berubah. Ini adalah masalah ketepatan, bukan masalah fisik,” ungkap Zubimendi.
“Keesokan harinya tidak mudah karena kami kesal tidak memenangkan pertandingan, tetapi kepercayaan diri kami tidak menurun. Kami sudah berjalan jauh bersama,” tambah Zubimendi.
Zubimendi Yakin Spanyol Bisa Bangkit

Hasil imbang tersebut memang membuat Spanyol mendapat kritik setelah gagal memaksimalkan peluang. Meski begitu, Zubimendi memastikan suasana dalam tim tetap positif.
Ia menilai skuad La Roja harus segera memperbaiki beberapa aspek sebelum menghadapi laga berikutnya. Fokus utama Spanyol adalah kembali tampil lebih efektif di depan gawang.
“Itu bukan pertandingan yang luar biasa, tetapi juga bukan pertandingan yang buruk. Ada beberapa hal yang bisa kami ambil dan kami harus memberikan lebih banyak kelancaran serta kesegaran dalam permainan,” jelas Zubimendi.
“Kami sedih selama 24 jam pertama, tetapi kami sudah bangkit. Sekarang kami ingin kembali bersaing,” tegas Zubimendi.
Sumber: FotMob
Klasemen Piala Dunia 2026
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 21 Juni 2026 16:57Uruguay Berusaha Bangkit, Cape Verde Ingin Melanjutkan Kejutan
-
Piala Dunia 21 Juni 2026 16:22Sama-sama Mencari Kemenangan Perdana, Belgia Waspadai Semangat Iran
-
Piala Dunia 21 Juni 2026 16:00Spanyol Bertekad Bangkit, Arab Saudi Ingin Jaga Asa Lolos
-
Liga Inggris 21 Juni 2026 15:30Mau Bintang Timnas Belanda Ini, MU Harus Setor Segini ke West Ham
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 21 Juni 2026 16:57Uruguay Berusaha Bangkit, Cape Verde Ingin Melanjutkan Kejutan
-
Piala Dunia 21 Juni 2026 16:22Sama-sama Mencari Kemenangan Perdana, Belgia Waspadai Semangat Iran
-
Piala Dunia 21 Juni 2026 16:00Spanyol Bertekad Bangkit, Arab Saudi Ingin Jaga Asa Lolos
-
Liga Inggris 21 Juni 2026 15:30Mau Bintang Timnas Belanda Ini, MU Harus Setor Segini ke West Ham
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 21 Juni 2026 17:24Selandia Baru dan Mesir Berburu Kemenangan Perdana
-
piala dunia 21 Juni 2026 16:57Uruguay Berusaha Bangkit, Cape Verde Ingin Melanjutkan Kejutan
-
piala dunia 21 Juni 2026 16:22Sama-sama Mencari Kemenangan Perdana, Belgia Waspadai Semangat Iran
-
piala dunia 21 Juni 2026 16:00Spanyol Bertekad Bangkit, Arab Saudi Ingin Jaga Asa Lolos
-
piala dunia 21 Juni 2026 13:10Man of the Match Jepang vs Tunisia: Ayase Ueda
SOROT
-
Liputan6 21 Juni 2026 15:50Ibu dan Dua Anak Diduga Keracunan Susu MBG, Ini Kata Pengelola SPPG
-
Liputan6 21 Juni 2026 14:45Pramono Beri Diskon Pajak 50 Persen untuk Film Nasional
-
Liputan6 21 Juni 2026 14:40Pemprov DKI Jakarta Beri Insentif Pajak 50 Persen untuk Industri Film
-
Liputan6 21 Juni 2026 12:59Pramono Batal Pindahkan Patung Jenderal Sudirman
-
Liputan6 21 Juni 2026 12:51
Bukan Bid'ah, Ini Sejarah Tasyakuran Sepulang Haji di Indonesia
-
Liputan6 21 Juni 2026 12:34Reaksi PDIP Disebut Main Politik Dua Kaki
HIGHLIGHT
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Ar...
5 Pemain yang Bisa Direkrut Liverpool Setelah Penu...
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Jua...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya





















