
Nexify - Maroko kembali mencuri perhatian setelah memastikan tempat di perempat final Piala Dunia 2026. Tim berjuluk Atlas Lions kini datang bukan lagi sebagai kejutan, melainkan kandidat kuat untuk melangkah lebih jauh.
Di bawah arahan Mohamed Ouahbi, Maroko tampil dengan pendekatan permainan yang lebih berani dan efektif. Perubahan tersebut mengantar mereka melewati fase grup hingga babak gugur dengan performa yang konsisten.
Ujian berikutnya menghadirkan lawan yang tidak asing bagi Maroko, yakni Prancis. Pertandingan di Boston menjadi ulangan semifinal Piala Dunia 2022 yang berakhir dengan kemenangan Les Bleus.
Kesempatan ini membuka peluang bagi Maroko untuk membalas kekalahan tersebut sekaligus mengukir sejarah baru. Jika berhasil menang, Atlas Lions akan mencapai semifinal Piala Dunia untuk kedua kalinya.
Awal Perjalanan yang Menjanjikan
Maroko mengawali fase grup dengan hasil imbang 1-1 melawan Brasil setelah tampil agresif dan menciptakan 14 peluang tembakan. Gol Ismael Saibari sempat membawa mereka unggul sebelum Vinicius Junior menyamakan kedudukan.
Kemenangan pertama hadir saat Maroko menundukkan Skotlandia 1-0 di Boston. Saibari mencetak gol hanya dalam dua menit, sekaligus menjadi gol tercepat negaranya sepanjang putaran final Piala Dunia.
Laga terakhir fase grup berlangsung dramatis ketika Maroko mengalahkan Haiti 4-2. Sempat dua kali tertinggal, gol Achraf Hakimi, Saibari, Soufiane Rahimi, dan Gessime Yassine memastikan posisi runner-up Grup C.
Lolos Lewat Mental Juara
Babak 32 besar mempertemukan Maroko dengan Belanda dalam pertandingan yang berlangsung sengit. Setelah tertinggal lebih dulu, gol Issa Diop pada masa tambahan waktu memaksa laga berlanjut hingga adu penalti.
Yassine Bounou tampil sebagai pahlawan dengan menggagalkan eksekusi Crysencio Summerville. Saibari kemudian memastikan kemenangan adu penalti 3-2 untuk mengantar Maroko ke babak 16 besar.
Performa impresif berlanjut ketika Maroko mengalahkan Kanada 3-0. Azzedine Ounahi memborong dua gol sebelum Rahimi melengkapi kemenangan yang mengakhiri langkah tuan rumah bersama.
Misi Pembalasan kepada Prancis
Keberhasilan mencapai delapan besar membuat Maroko mencatat sejarah sebagai negara Afrika pertama yang lebih dari sekali menembus perempat final Piala Dunia. Pencapaian itu mempertegas perkembangan mereka sejak tampil mengesankan di Qatar pada 2022.
Kini, tantangan terbesar kembali hadir saat Maroko bertemu Prancis pada 9 Juli. Pertandingan tersebut menjadi kesempatan membalas kekalahan 0-2 pada semifinal Piala Dunia 2022 sekaligus membuka jalan menuju semifinal untuk kedua kalinya.
Performa Ismael Saibari menjadi salah satu modal utama Atlas Lions sepanjang turnamen. Gelandang itu telah mengoleksi tiga gol dan menjadi pemain paling produktif dalam perjalanan Maroko menuju perempat final.
Sumber: FIFA
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 8 Juli 2026 21:30Prediksi Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia 11 Juli 2026
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 8 Juli 2026 21:30Prediksi Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia 11 Juli 2026
-
piala dunia 8 Juli 2026 21:01Prediksi Piala Dunia 2026: Norwegia vs Inggris 12 Juli 2026
SOROT
-
Liputan6 9 Juli 2026 07:38Cerita Kelam 8 Anak dari Bilik Tenda Biru Cibitung
-
Liputan6 8 Juli 2026 22:53Modus Licik Selundupan Miras Ilegal di Pati Terbongkar
-
Liputan6 8 Juli 2026 22:34Evakuasi Menegangkan IRT Jatuh ke Selokan, Tertembus Besi Cor
-
Liputan6 8 Juli 2026 20:59Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu Divonis Mati
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya






















