
Nexify - - Pelatih Timnas Inggris, Gareth Southgate memberikan pembelaan terhadap beknya, John Stones. Southgate menilai sang bek tidak sepenuhnya layak disalahkan atas kekalahan Inggris dari Timnas Belanda.
Dini hari tadi, Stones dipercaya Southgate untuk menjadi starter di lini pertahanan Inggris. Ia ditugaskan Southgate untuk meredam serangan Timnas Belanda pada partai semifinal UEFA Nations League.
Namun Stones sendiri membuat blunder fatal pada laga tersebut. Ia membuat tembakan Quincy Promes membelok ke arah Kyle Walker, sehingga tercipta gol bunuh diri bagi Timnas Inggris.
Blunder tersebut membuat Stones dicaci maki oleh pendukung The Three Lions, namun Southgate enggan menyalahkan sang bek. "Saya rasa kami memiliki beberapa pemain yang kesulitan mendapatkan jam bermain di akhir musim," buka Southgate kepada Goal International.
Baca komentar lengkap sang pelatih di bawah ini.
Faktor Kelelahan
Dalam analisis Southgate, ada faktor kelelahan yang menimpa sebagian pemain Inggris sehingga mereka tidak tampil maksimal pada laga tersebut.
"Saya rasa rasa capek menjadi salah satu penyebab kekalahan kami hari ini. Kami memang bermain kurang tajam, namun saya yang memerintahkan mereka untuk bermain dengan cukup beresiko di lini pertahanan."
"Kami tidak akan mencapai semi final jika kami tidak bermain seperti itu. Untuk menjadi tim top, Belanda juga bermain seperti itu namun hari ini kami membuat kesalahan yang fatal."
Bukan Salah Stones
Southgate menegaskan bahwa kesalahan yang dibuat Stones itu bukan semata-mata kesalahan sang bek, tetapi karena keputusan taktikalnya yang membuat sang bek harus bermain seperti itu.
"Saya harus memberikan dukungan kepada John, karena dia akan mendapatkan banyak kritikan setelah ini. Namun kami yang memerintahkan mereka bermain seperti itu, dan mereka punya nyali untuk melakukan permainan seperti itu."
"Inilah cara bermain kami dan cara bermain ini bukan penyebab kami kalah. Ada beberapa permainan yang kurang baik di mana kami mengeksekusi taktik ini dengan buruk, dan yang terakhir karena faktor kelelahan. Saya tidak akan bersikap berlebihan, di mana saya harus mendukung para pemain saya di saat-saat sulit seperti ini." tandasnya.
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 30 Juni 2026 17:00Inggris yang Masih Penuh Misteri
-
Piala Dunia 30 Juni 2026 16:00Maroko dan Magi yang Tak Pernah Hilang
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 1 Juli 2026 06:49Kylian Mbappe, Lionel Messi, 6 Gol
BERITA LAINNYA
-
piala eropa 24 Maret 2026 10:20Zinedine Zidane Capai Kesepakatan Lisan untuk Latih Timnas Prancis
SOROT
-
Liputan6 1 Juli 2026 08:00Korupsi Jual Beli Jabatan yang Tak Pernah Berhenti
-
Liputan6 1 Juli 2026 07:55Jokowi hingga JK Hadiri Upacara HUT ke-80 Bhayangkara
-
Liputan6 1 Juli 2026 07:36Paramotor Warnai Langit Cikeas Jelang Upacara HUT Bhayangkara
-
Liputan6 1 Juli 2026 07:11Jokowi Akan Hadiri Upacara HUT ke-80 Bhayangkara di Cikeas
-
Liputan6 1 Juli 2026 05:28'The Last Dance' Nadiem Makarim: Vonis Hukum dan Pembelaan
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya























