Djed Spence dan Sejarah Panjang Inter Milan yang Membuatnya Tertarik Pindah ke Italia

Djed Spence dan Sejarah Panjang Inter Milan yang Membuatnya Tertarik Pindah ke Italia
Djed Spence gabung Inter Milan di awal musim 2026/27 (c) Instagram/inter

Nexify - Djed Spence resmi meninggalkan Tottenham dan bergabung dengan Inter Milan dengan nilai transfer 35 juta euro (Rp729 miliar). Bek Timnas Inggris itu mengaku sejarah panjang Nerazzurri menjadi faktor utama yang membuatnya tertarik pindah ke Italia.

Spence menandatangani kepindahan tersebut pada Sabtu dan menjadi bagian dari skuad Inter yang akan mempertahankan gelar Serie A. Ia datang setelah Denzel Dumfries lebih dulu meninggalkan klub untuk bergabung dengan Real Madrid.

Pemain berusia 26 tahun itu kembali ke Italia setelah pernah menjalani masa peminjaman bersama Genoa pada paruh kedua musim 2023/24. Pengalaman bermain di luar Inggris juga memberikan perkembangan penting bagi Spence sebelum mengambil langkah besar bersama Inter.

Sejarah Inter Buat Spence Terpikat

Spence mengaku sejarah Inter menjadi alasan utama di balik keputusannya menerima tawaran klub asal Milan tersebut. “Saya pasti tertarik dengan sejarahnya, Anda hanya perlu melihat ke belakang dan melihat semua trofi itu, ini benar-benar klub besar,” ujar Spence.

Ia juga melihat kepindahan ke Inter sebagai langkah besar bagi dirinya dan keluarga. “Ini adalah langkah besar bagi saya dan keluarga, saya sangat senang berada di sini dan siap untuk memulai,” kata Spence.

Spence akan bekerja di bawah Cristian Chivu dengan target mempertahankan gelar Serie A yang diraih Inter musim lalu. Pertandingan pembuka musim baru akan mempertemukan Inter dengan Monza pada pekan depan.

Pengalaman di Luar Inggris Jadi Modal

Sebelum pindah ke Inter, Spence pernah menjalani masa peminjaman bersama Rennes dan Genoa selama periode empat tahunnya sebagai pemain Tottenham. Pengalaman tersebut membantu dirinya berkembang bukan hanya sebagai pemain, tetapi juga sebagai pribadi.

“Mereka sangat membentuk saya, Anda belajar banyak ketika bermain di luar negeri,” tutur Spence. “Saya bisa mengatakan bahwa saya menjadi seorang pria ketika berada di luar negeri dan saya bersyukur atas pengalaman tersebut.”

Spence juga memiliki catatan impresif pada Piala Dunia 2026 bersama Timnas Inggris. Ia mencatat 19 tekel, jumlah terbanyak dari bek Inggris dalam satu edisi Piala Dunia sejak Ashley Cole membukukan 25 tekel pada 2002.

Reuni dengan Stones dan Martinez

Spence akan kembali bertemu John Stones yang menjadi rekan setimnya bersama Timnas Inggris di Piala Dunia 2026. Ia juga sudah mengenal Josep Martinez karena pernah bermain bersamanya ketika menjalani masa peminjaman di Genoa.

“Saya belum berbicara dengan mereka, tetapi saya bersama Martinez di Genoa dua tahun lalu dan bersama Stones di Piala Dunia,” ujar Spence. “Mereka berdua mengirimi saya pesan dalam beberapa hari terakhir, saya tidak sabar bertemu mereka dan mulai bekerja.”

Spence menjadi rekrutan kelima Inter pada musim panas ini setelah klub mendatangkan Stones, Manuel Akanji, Aleksandar Stankovic, dan Ivan Provedel. Kini, ia memiliki kesempatan menulis babak baru dalam sejarah Inter sekaligus membuktikan kualitasnya di Serie A.

Sumber: beIN SPORTS