
Nexify - Stadion Wembley di London akhirnya mendapat lampu hijau dari pemerintah Inggris untuk menampung lebih dari 60 ribu penonton pada partai final Euro 2020, 12 Juli mendatang.
Selain tiga partai penyisihan Grup D dan laga final, Wembley juga kebagian menggelar dua partai di babak 16 besar serta dua pertandingan semifinal.
Untuk laga penyisihan grup, Wembley menggunakan 25 persen dari kapasitas mereka. Sementara untuk final, rencana awal adalah 50 persen alias sekitar 45 ribu penonton.
Kini, setelah adanya izin dari pemerintah Inggris, laga final nanti bakal disesaki oleh sekitar lebih dari 60 ribu penonton atau 75 persen dari kapasitas penuh Wembley.
Laga final Euro 2020 nanti bakal menjadi acara olahraga dengan jumlah penonton terbanyak di Inggris Raya dalam 15 bulan terakhir, atau sejak pandemi.
Suporter yang ingin menyaksikan langsung laga final di Wembley tentu harus memenuhi syarat, yakni menunjukkan bukti bahwa mereka telah divaksin Covid-19 dua pekan sebelum laga digelar. (uefa/pra)
Pernyataan Presiden UEFA
UEFA kabarnya sempat mengancam akan memindahkan venue final jika tak ada tambahan jatah untuk penonton VIP. Namun, kini akhirnya semua pihak bisa bernapas lega.
"Ini adalah berita bagus bahwa begitu banyak penggemar akan dapat menonton tiga pertandingan terakhir Euro 2020 di Wembley," ujar presiden UEFA, Aleksandar Ceferin di laman resmi UEFA.
“18 bulan terakhir telah mengajari kami – baik di dalam maupun di luar lapangan – betapa pentingnya penggemar dalam struktur permainan," imbuhya.
Ungkapan Terima Kasih UEFA
Lebih lanjut, Ceferin pun mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Inggris yang telah memberikan izin adanya jatah tambahan doi partai final nanti.
"Turnamen ini telah menjadi mercusuar harapan untuk meyakinkan orang-orang bahwa kita kembali ke cara hidup yang lebih normal dan ini adalah langkah lebih lanjut di sepanjang jalan itu." tutur Ceferin.
"Saya berterima kasih kepada Perdana Menteri dan Pemerintah Inggris atas kerja keras mereka dalam menyelesaikan pengaturan ini dengan kami, untuk membuat tahap akhir turnamen sukses besar." tandasnya.
Sumber: UEFA
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
piala eropa 24 Maret 2026 10:20Zinedine Zidane Capai Kesepakatan Lisan untuk Latih Timnas Prancis
SOROT
-
Liputan6 16 Juni 2026 15:18Kantor Bupati Sigi Rusak Akibat Gempa Palu
-
Liputan6 16 Juni 2026 15:05Xbox Tutup Ninja Theory, Nasib Dua Studio Game Ikonik di Ujung Tanduk
-
Liputan6 16 Juni 2026 14:40Wagub Sulteng Sebut Ada Warga Jatuh dari Tangga saat Evakuasi Gempa Palu
-
Liputan6 16 Juni 2026 14:12Gempa M 6,7 Palu, BMKG Ungkap Pemicunya Aktivitas Sesar Sausu
-
Liputan6 16 Juni 2026 13:57Gempa Palu, Getaran Terasa Hingga 8 Kabupaten di Sulawesi Tengah
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...






















