
Nexify - - Lothar Matthaus melayangkan kritik peda pada kiprah timnas Jerman. Sang mantan kapten Jerman tersebut menilai tim asuhan Joachim Loew bangkrut dan ada sejumlah keputusan aneh yang diambil.
Jerman meraih hasil buruk di Piala Dunia 2018 lalu. Tampil sebagai juara bertahan, Jerman justru terpuruk. Manuel Neuer dan kawan-kawan tersingkir pada babak penyisihan grup. Kalah dengan skor 1-2 atas Korea Selatan.
Pasca kegagalan tersebut, sederet masalah baru bermunculan. Mesut Ozil mundur dari timnas Jerman disertai beberapa kontroversi. Ada juga kabar jika skuat Jerman tidak kompak dan terjadi perpecahan di internal tim.
Seperti apa komentar Matthaus melihat kondisi skuat timnas Jerman saat ini? Simak selengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Timnas Jerman Bangkrut
Pasca Piala Dunia 2018, kondisi timnas Jerman tidak langsung membaik. Pada ajang Uefa Nations League, Der Panzer jadi juru kunci klasemen Grup 1. Dari empat lagi, tidak sekalipun kemenangan mampu diraih oleh Jerman.
Lothar Matthaus pun menilai jika Jerman saat ini sedang bangkrut. Ada terlalu banyak masalah yang dibuat oleh Joachim Loew.
"Kurang lebih selama 40 tahun saya berada di sekitar peristiwa yang dialami timnas Jerman. Saya tidak ingat kapan ada perubahan, pencoretan, perubahan baru yang terjadi sebelum kualifikasi atau sebuah turnamen," buka Matthaus dikutip dari Sky Sports.
"Saya melihat Jerman bangkrut, mengalami nasib buruk dan kecelakaan. Bahkan mereka sudah mulai mengalaminya sejak sebelum Piala Dunia 2018. Cara menangani insiden Mesut Ozil, pencoretan Leroy Sane," sambungnya.
Pencoretan Tiga Pemain
Menurut Matthaus, jika ingin mencoret pemain yang dianggap sudah tidak mampu bersaing, maka itu harus dilakukan pasca kegagalan di Piala Dunia 2018. Namun, Loew tetap mempertahankan skuatnya dan hasilnya adalah tampil buruk di Uefa Nations League.
"Loew melewatkan kesempatan itu karena kesetiaan, memberi sebagian besar dari mereka kesempatan kedua. Semua pemain yang bahkan menyadari jika mereka akan dicoret tetap mendapat kesempatan," papar Matthaus.
Loew kemudian memang merombak skuat pasca gagal di UEFA Nations League. Tiga pemain senior, Mats Hummels, Jerome Boateng dan Thomas Muller dicoret. Dan, Matthaus melihat keputusan ini harusnya diambil setelah Piala Dunia 2018.
"Saya bisa mengerti hal ini dari sisi olahraga. Dia ingin memadukan skuat dengan pemain muda. Tapi, dari sisi waktu dan cara komunikasi itu sangat buruk," tutup Matthaus.
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 30 Juni 2026 18:14Akhir Karier Julian Nagelsmann Bersama Timnas Jerman?
-
Piala Dunia 30 Juni 2026 13:21Jerman dan Akhir Sebuah Mitos
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 5 Juli 2026 02:20Man of the Match Kanada vs Maroko: Azzedine Ounahi
-
Piala Dunia 5 Juli 2026 01:12Link Streaming Piala Dunia 2026: Paraguay vs Prancis
BERITA LAINNYA
-
piala eropa 24 Maret 2026 10:20Zinedine Zidane Capai Kesepakatan Lisan untuk Latih Timnas Prancis
SOROT
-
Liputan6 4 Juli 2026 17:50Pemotor Mengaku TNI Lawan Arah di Depok Ternyata Karyawan Marketing
-
Liputan6 4 Juli 2026 17:26Pulang Pelantikan Konvoi Geber Motor, Pesilat di Lampung Dikeroyok
-
Liputan6 4 Juli 2026 16:13KPK Soroti Regenerasi Korupsi di Langkat, Dua Kali Bupati Ditangkap
-
Liputan6 4 Juli 2026 16:02DPR Dorong Perubahan UU Pilkada Usai Marak OTT Kepala Daerah
-
Liputan6 4 Juli 2026 15:47Drone Thermal Dikerahkan Bantu Deteksi Api di TPA Jatiwaringin
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya























