Man of the Match Kanada vs Maroko: Azzedine Ounahi

Man of the Match Kanada vs Maroko: Azzedine Ounahi
Azzedine Ounahi (c) AP Photo/David J. Phillip

Nexify - Maroko melanjutkan kiprah impresifnya di Piala Dunia 2026 dengan memastikan tiket ke perempat final. Singa Atlas menumbangkan Kanada 3-0 pada babak 16 besar di Houston Stadium, Minggu (5/7) dini hari WIB.

Kemenangan tersebut sekaligus mengakhiri perjalanan Kanada sebagai salah satu tuan rumah turnamen. Sebaliknya, Maroko menjaga asa untuk kembali mencatatkan sejarah setelah sebelumnya menjadi semifinalis pertama asal Afrika di Piala Dunia 2022.

Salah satu sosok yang paling menentukan dalam kemenangan itu adalah Azzedine Ounahi. Gelandang Girona tersebut tampil luar biasa sepanjang babak kedua dan menjadi pembeda ketika pertandingan memasuki fase krusial.

Tak mengherankan jika Ounahi dinobatkan sebagai Man of the Match versi FIFA. Ia membayar kepercayaan tim dengan dua gol yang mengubah jalannya pertandingan sekaligus membawa Maroko melangkah ke delapan besar.

Ounahi Tampil Efektif dan Cetak Brace Bersejarah

Ounahi Tampil Efektif dan Cetak Brace Bersejarah

Pemain Maroko, Azzedine Ounahi, merayakan gol ke gawang Kanada pada babak 16 Besar Piala Dunia 2026 (c) AP Photo/Eric Smith

Maroko sempat kehilangan Ismael Saibari akibat cedera pada babak pertama. Namun, absennya sang penyerang tidak mengurangi daya serang Singa Atlas karena Ounahi mampu mengambil peran sebagai motor permainan.

Gol pembuka lahir hanya lima menit setelah babak kedua dimulai. Memanfaatkan skema bola mati, Achraf Hakimi mengirim bola ke depan kotak penalti sebelum Ounahi melepaskan tembakan keras yang gagal dihentikan Maxime Crepeau.

Performa Ounahi semakin sempurna ketika ia mencetak gol keduanya melalui serangan balik cepat. Menerima umpan Brahim Diaz, gelandang berusia 26 tahun itu melepaskan sepakan akurat ke sudut atas gawang untuk membawa Maroko unggul 2-0 sebelum Soufiane Rahimi memastikan kemenangan menjadi 3-0.

Efektivitas menjadi nilai lebih dalam penampilan Ounahi. Pemain Girona itu mencetak dua gol hanya dari dua tembakan yang dilepaskannya sepanjang pertandingan.

Brace tersebut juga menjadi yang pertama dicetak pemain Afrika pada fase gugur Piala Dunia sejak Henri Camara membawa Senegal menyingkirkan Swedia pada edisi 2002.