
Nexify - Republik Ceko mengubur mimpi Polandia ke Perempat Final setelah menang 1-0. Merekalah yang melaju dari Grup A sebagai jawara Grup, Minggu (17/6).
Pelatih Tim Elang Putih, Smuda, akhirnya tetap mempercayakan gawang timnya dijaga oleh Tyton ketimbang memasang Szczesny yang bermain sembrono di laga perdana hingga ia diganjar kartu merah, Polandia wajib menang untuk maju ke 8 besar di laga ini.
Dua tim langsung saling memberikan perlawanan sejak kick off, Polandia menggebrak lewat aksi Dudka yang melakukan tendangan salto untuk bola sundulan Lewandowski, namun bola hanya menerpa samping gawang.
Vaclav Pilar juga memberikan ancaman kepada lini belakang Polandia dengan pergerakannya, sayang ia tak sanggup menuntaskan kesempatan tersebut.
Polandia terus membanjiri tembakan ke arah Ceko, namun kebanyakan tembakan tersebut masih melebar dari gawang yang dijaga Cech, baik itu yang dilepaskan Lewandowski maupun Jakub Blaszczykowski.
Republik Ceko terus tertekan sepanjang 20 menit jalannya laga, bahkan mereka bisa saja kebobolan jika Cech tidak melakukan penyelamatan gemilang atas tembakan jarak jauh Sebastian Boenisch yang akurat ke pojok gawang.
Menjelang akhir babak pertama barulah Ceko sanggup melepaskan diri dari tekanan, Pilar bahkan membuat Tyton kerja keras dengan tembakannya dari depan kotak penalti, namun peluang terbaik Ceko tersebut masih jatuh di pelukan Tyton.
Hingga istirahat turun minum babak pertama, kedua kubu masih harus puas dengan skor 0-0, belum ada gol di laga yang dimainkan di bawah guyuran hujan lebat ini. Polandia mendominasi namun tetap saja mereka belum punya hal yang benar-benar berarti.
Dengan hasil sementara yang didapat Yunani di laga lainnya (unggul 1-0 atas Rusia) maka tak ada pilihan lain selain menang bagi Polandia dan Ceko untuk meloloskan diri, skenario ini diharapkan mampu menyajikan laga yang lebih seru di babak kedua.
Babak kedua dimulai, ganti Ceko yang lebih sering ambil inisiatif serangan. Plasil menyerang dari sayap, namun umpannya hanya ditanduk secara melebar oleh Milan Baros.
Polandia melakukan pelanggaran berbahaya di samping kotak penalti mereka, Wasilewski dikartu kuning dan Plasil maju sebagai algojo. Bola yang ia kirim ditanduk oleh Selassie, sayang masih tak menemui sasaran.
Mental Polandia nampak tertekan, mereka tak sanggup melepaskan diri dari ancaman Ceko. Tyton harus kerja keras pontang-panting mengamankan gawangnya. Ceko pun balik mendominasi penguasaan bola.
mimpi buruk untuk tuan rumah akhirnya datang di menit 71, lini tengah Ceko berhasil mencuri bola dan melancarkan serangan balik kilat ke jantung pertahanan Polandia, Petr Jiracek yang menusuk dari sisi kiri menempatkan bola ke tiang jauh dan tak terjangkau Tyton, Ceko memimpin 1-0.
Dalam kondisi seperti ini Polandia harus mencetak dua gol dan harus menang jika ingin lolos, sementara Ceko cukup mempertahankan skor 1-0 ini untuk melaju bersama Yunani.
Ceko yang merasa sudah dalam posisi aman lebih memilih main save, mereka coba terus menguasai bola dan menunggu waktu habis, Polandia terlihat lesu dan kian frustasi, nampak pula ekspresi sedih dari para fans tuan rumah di tribun. Wasit meniup peluit panjang dan Ceko pun lolos, mereka akan ditemani Yunani yang di lain tempat menang 1-0 atas Rusia.
Starter Kedua Tim:
Pelatih Tim Elang Putih, Smuda, akhirnya tetap mempercayakan gawang timnya dijaga oleh Tyton ketimbang memasang Szczesny yang bermain sembrono di laga perdana hingga ia diganjar kartu merah, Polandia wajib menang untuk maju ke 8 besar di laga ini.
Dua tim langsung saling memberikan perlawanan sejak kick off, Polandia menggebrak lewat aksi Dudka yang melakukan tendangan salto untuk bola sundulan Lewandowski, namun bola hanya menerpa samping gawang.
Vaclav Pilar juga memberikan ancaman kepada lini belakang Polandia dengan pergerakannya, sayang ia tak sanggup menuntaskan kesempatan tersebut.
Polandia terus membanjiri tembakan ke arah Ceko, namun kebanyakan tembakan tersebut masih melebar dari gawang yang dijaga Cech, baik itu yang dilepaskan Lewandowski maupun Jakub Blaszczykowski.
Republik Ceko terus tertekan sepanjang 20 menit jalannya laga, bahkan mereka bisa saja kebobolan jika Cech tidak melakukan penyelamatan gemilang atas tembakan jarak jauh Sebastian Boenisch yang akurat ke pojok gawang.
Menjelang akhir babak pertama barulah Ceko sanggup melepaskan diri dari tekanan, Pilar bahkan membuat Tyton kerja keras dengan tembakannya dari depan kotak penalti, namun peluang terbaik Ceko tersebut masih jatuh di pelukan Tyton.
Hingga istirahat turun minum babak pertama, kedua kubu masih harus puas dengan skor 0-0, belum ada gol di laga yang dimainkan di bawah guyuran hujan lebat ini. Polandia mendominasi namun tetap saja mereka belum punya hal yang benar-benar berarti.
Dengan hasil sementara yang didapat Yunani di laga lainnya (unggul 1-0 atas Rusia) maka tak ada pilihan lain selain menang bagi Polandia dan Ceko untuk meloloskan diri, skenario ini diharapkan mampu menyajikan laga yang lebih seru di babak kedua.
Babak kedua dimulai, ganti Ceko yang lebih sering ambil inisiatif serangan. Plasil menyerang dari sayap, namun umpannya hanya ditanduk secara melebar oleh Milan Baros.
Polandia melakukan pelanggaran berbahaya di samping kotak penalti mereka, Wasilewski dikartu kuning dan Plasil maju sebagai algojo. Bola yang ia kirim ditanduk oleh Selassie, sayang masih tak menemui sasaran.
Mental Polandia nampak tertekan, mereka tak sanggup melepaskan diri dari ancaman Ceko. Tyton harus kerja keras pontang-panting mengamankan gawangnya. Ceko pun balik mendominasi penguasaan bola.
mimpi buruk untuk tuan rumah akhirnya datang di menit 71, lini tengah Ceko berhasil mencuri bola dan melancarkan serangan balik kilat ke jantung pertahanan Polandia, Petr Jiracek yang menusuk dari sisi kiri menempatkan bola ke tiang jauh dan tak terjangkau Tyton, Ceko memimpin 1-0.
Dalam kondisi seperti ini Polandia harus mencetak dua gol dan harus menang jika ingin lolos, sementara Ceko cukup mempertahankan skor 1-0 ini untuk melaju bersama Yunani.
Ceko yang merasa sudah dalam posisi aman lebih memilih main save, mereka coba terus menguasai bola dan menunggu waktu habis, Polandia terlihat lesu dan kian frustasi, nampak pula ekspresi sedih dari para fans tuan rumah di tribun. Wasit meniup peluit panjang dan Ceko pun lolos, mereka akan ditemani Yunani yang di lain tempat menang 1-0 atas Rusia.
Starter Kedua Tim:
Republik Ceko (4-2-3-1): Cech; Gebre Selassie, Sivok, Kadlec, Limbersky; Hubschman, Plasil; Jiracek (Rajtoral), Kolar, Pilar (Rezek); Baros (Pekhart).
Polandia (4-3-3): Tyton; Piszczek, Wasilewski, Perquis, Boenisch; Murawski (Mierzejewski), Polanski (Grosicki), Dudka; Blaszczykowski, Lewandowski, Obraniak (Brozek).
Statistik Republik Ceko - Polandia
Penguasaan bola: 59% - 41%
Shot (on goal): 12 (5) - 13 (4)
Corner: 6 - 6
Pelanggaran: 20 - 21
Offside: 3 - 1
Kartu kuning: 3 - 5
Kartu merah: 0 - 0
Penyelamatan: 4 - 4
Pencetak Gol:
1-0 (71') Jiracek (bola/lex)
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 14:55Lee Kang-in Bicara Targetnya Usai Antar Korea Selatan Taklukkan Ceko
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 11:14Korea Selatan vs Ceko: Runtuhnya Kutukan 16 Tahun Taegeuk Warriors
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 08:55Hasil, Jadwal, Klasemen, dan Top Skor Piala Dunia 2026
BERITA LAINNYA
-
piala eropa 24 Maret 2026 10:20Zinedine Zidane Capai Kesepakatan Lisan untuk Latih Timnas Prancis
SOROT
-
Liputan6 15 Juni 2026 07:04Celurit di Tangan Pelajar Jakarta, Kasus Palmerah dan Koja
-
Liputan6 15 Juni 2026 06:03Kasus Korupsi Jadi Titik Balik, Ini Langkah-Langkah Pembenahan MBG
-
Liputan6 15 Juni 2026 05:00Saling Berbalas Gol, Belanda Sama Kuat dengan Jepang
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...






















