
Nexify - El Clasico menandai malam sempurna bagi Barcelona setelah menang 2-0 atas Real Madrid di Camp Nou. Kemenangan itu memastikan Blaugrana mengunci gelar La Liga ke-29 mereka di depan rival abadi.
Barcelona tampil dominan sejak menit awal dan tidak memberi ruang bagi Real Madrid untuk berkembang. Gol Marcus Rashford dan Ferran Torres cukup untuk mengantar tim asuhan Hansi Flick meraih trofi liga musim ini.
Laga ini juga memiliki makna emosional bagi Flick yang baru kehilangan ayahnya. Hari yang dimulai dengan duka berakhir dengan pesta besar ketika para pemain mengangkat sang pelatih di tengah perayaan juara.
El Clasico pertama di Camp Nou dalam tiga tahun terakhir berubah menjadi malam penuh euforia bagi publik Catalan. Barcelona kini berhasil mempertahankan gelar La Liga sekaligus mempertegas dominasi mereka atas Real Madrid.
Marcus Rashford Menjawab Keraguan

Marcus Rashford tampil sebagai pembeda dalam El Clasico lewat gol tendangan bebas spektakuler pada menit kesembilan. Bola meluncur ke sudut atas gawang tanpa mampu dijangkau Thibaut Courtois.
Penyerang pinjaman dari Manchester United itu mulai kembali menemukan performa terbaik pada akhir musim. Rashford kini mencatat 14 gol dan 14 assist bersama Barcelona musim ini.
Kontribusi Rashford terasa sangat penting dalam perebutan gelar La Liga. Ia bahkan mencetak gol tendangan bebas langsung pertama Barcelona di El Clasico sejak Lionel Messi pada 2012.
Barcelona kini menghadapi keputusan penting terkait masa depan Rashford. Klub memiliki opsi pembelian permanen senilai 35 juta dolar AS, atau sekitar Rp575 miliar.
Kalimat Rashford beberapa bulan lalu juga terbukti tepat sasaran. “Ini maraton, bukan sprint,” ucap Rashford setelah Barcelona kalah dalam El Clasico pada Oktober lalu.
Pertahanan Barcelona Tampil Solid

Lini belakang Barcelona sempat mendapat banyak kritik sepanjang musim ini. Namun, performa mereka dalam El Clasico menjadi jawaban paling nyata.
Real Madrid hanya mampu mencatat satu tembakan tepat sasaran sepanjang pertandingan. Barcelona terlihat sangat disiplin dan tenang saat menghadapi tekanan lawan.
Kiper Joan Garcia juga tampil impresif dalam musim debutnya bersama Barcelona. Ia kini mencatat 15 clean sheet dari 29 pertandingan liga musim ini.
Duet Pau Cubarsi dan Gerard Martin menjadi fondasi penting pertahanan Blaugrana. Barcelona bahkan belum pernah kalah di La Liga saat keduanya tampil bersama sebagai bek tengah.
Catatan kebobolan Barcelona musim ini juga menjadi yang terbaik di La Liga. Mereka baru kemasukan 31 gol atau delapan lebih sedikit dibanding musim sebelumnya.
Barcelona Era Flick Terlalu Kuat

Skor 2-0 sebenarnya belum menggambarkan dominasi Barcelona dalam El Clasico kali ini. Real Madrid terlihat kesulitan mengejar ritme permainan cepat dan agresif dari tuan rumah.
Perbedaan kualitas kedua tim tampak jelas sepanjang laga berlangsung. Barcelona bermain jauh lebih matang, terorganisasi, dan efektif dibanding rival mereka.
Hansi Flick juga mencatat sejarah luar biasa sejak menangani Barcelona. Ia berhasil memenangkan enam dari tujuh El Clasico pertamanya melawan Real Madrid.
Situasi ini sangat berbeda dibanding dua tahun lalu saat Real Madrid masih berjaya di Eropa. Kini, justru Barcelona yang terlihat memegang kendali penuh di sepak bola Spanyol.
Flick sudah mempersembahkan lima trofi untuk Barcelona dalam periode singkat. Real Madrid malah gagal meraih gelar utama sejak kedatangan Kylian Mbappe.
Salah Satu Tim Terbaik dalam Sejarah La Liga

Barcelona musim 2025–26 mulai masuk pembicaraan sebagai salah satu tim terbaik sepanjang sejarah La Liga. Konsistensi mereka menjadi pembeda terbesar sepanjang musim ini.
Blaugrana masih memiliki peluang menembus 100 gol hingga akhir kompetisi. Mereka juga berpotensi mencatat rekor sempurna dalam laga kandang sepanjang musim.
Produktivitas dan stabilitas permainan Barcelona terlihat sangat menonjol. Tim ini bahkan dinilai lebih konsisten dibanding skuad mereka pada musim sebelumnya.
Masih ada pertandingan melawan Alaves, Real Betis, dan Valencia yang menanti Barcelona. Jika mampu menyapu bersih laga tersebut, status mereka sebagai salah satu tim terbaik La Liga akan semakin kuat.
El Clasico kali ini terasa seperti penegasan era baru Barcelona bersama Flick. Dengan skuad yang masih berkembang, dominasi Blaugrana tampaknya belum akan berhenti dalam waktu dekat.
Sumber: Sports Illustrated
Klasemen
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 17:30Prediksi Piala Dunia 2026: Australia vs Turki 14 Juni 2026
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 17:00Prediksi Piala Dunia 2026: Haiti vs Skotlandia 14 Juni 2026
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 18:45Estadio Azteca Memang Rumahnya Piala Dunia
BERITA LAINNYA
-
spanyol 12 Juni 2026 02:27Kejutan! Real Madrid Tikung Barcelona Dalam Perburuan Bernardo Silva
-
spanyol 12 Juni 2026 01:58Jose Mourinho Resmi Kembali ke Real Madrid, Era Kedua Dimulai!
-
spanyol 10 Juni 2026 20:47Barcelona Putuskan Tak Permanenkan Marcus Rashford
SOROT
-
Liputan6 12 Juni 2026 18:51Polisi Tangkap 2 Pria Bawa Molotov Saat Demo Mahasiswa
-
Liputan6 12 Juni 2026 18:30Deretan Hoaks yang Mencatut Presiden, dari Prabowo sampai Putin
-
Liputan6 12 Juni 2026 18:16Polisi Ungkap Motif Pengeroyokan Maut di Tempat Hiburan Grogol
-
Liputan6 12 Juni 2026 18:05Sempat Bentrok, Demo BEM UI dan KM IPB Suarakan 5 Tuntutan
-
Liputan6 12 Juni 2026 17:38Maling di Mojokerto Tinggalkan Surat, Janji Ganti Uang Usai Gajian
-
Liputan6 12 Juni 2026 17:36Anggaran Mulai Cair, Pemulihan Pascabencana Sumatera Dipercepat
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...




















