
Nexify - Barcelona mengejutkan banyak pihak dengan manuver agresif di bursa transfer musim panas lalu. Di tengah tumpukan utang, Blaugrana masih bisa merekrut nama-nama top, termasuk Robert Lewandowski.
Persoalan finansial Barca sudah jadi topik pembicaraan hangat dalam setahun terakhir. Era kepresidenan Josep Maria Bartomeu meninggalkan utang yang begitu besar.
Tahun lalu, Joan Laporta selaku presiden baru mengatakan bahwa utang Barca mencapai total 1,3 miliar euro. Angka tersebut tentu sangat besar, bahkan untuk tim top dunia selevel Barca.
Awalnya, siasat Barca adalah dengan mendekati pemain yang berstatus free transfer dan meminta pemain lain menerima pemotongan gaji. Namun, perlahan-lahan Barca mengubah strateginya.
Siasat finansial Barca
Utang Barca terlalu besar dan klub tidak bisa membayarnya dalam waktu singkat. Jadi, strategi finansial yang diambil pihak klub adalah dengan menjual aset, dikenal dengan istilah tuas ekonomi.
Di bursa transfer musim panas lalu, Barca menarik total empat tuas ekonomi. Mereka menjual berbagai aset, seperti Barca Licensing and Merchandising (BLM), hak siar televisi, Barcelona Studios, dan kesepakatan sponsorship dengan Spotify.
Aset-aset tersebut dijual dalam jangka panjang, sekitar 20 sampai 25 tahun ke depan. Gampangnya, Barca mengeruk sumber-sumber pendapatan di masa depan untuk membayar utang di masa kini.
Siasat Barca ini tentu mengundang respons pro-kontra, khususnya karena nama besar mereka sebagai klub. Terkini, presiden PSG Nasser Al-Khelaifi pun ikut buka suara.
Tidak Adil
Siasat finansial Barca memang tidak melanggar aturan apa pun, tapi Al-Khelaifi menilai bahwa pihak klub telah mengabaikan faktor moral. Terlebih, Barca sempat mendesak para pemain memotong gaji.
Bicara soal siasat tuas ekonomi Barca, kata Al-Khelaifi: "Apakah cara itu adil? Jelas tidak ... Apakah legal? Saya tidak yakin," mengutip POLITICO via Goal.
"Jika mereka mengizinkan Barca, klub-klub lain pasti meniru. UEFA memang punya aturan finansial. Jadi, seharusnya mereka akan menganalisis situasi tersebut."
"Aturan financial sustainability yang terbaru menunjukkan perkembangan positif. Namun, kita perlu berhati-hati. Jumlah utang yang terlalu besar bukanlah strategi berkelanjutan," tandasnya.
Klasemen Liga Spanyol
Sumber: Goal, POLITICA
Jangan lewatkan ini Bolaneters!
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 14 Juni 2026 23:15Kejutan Bursa Transfer: Marc Cucurella Dikabarkan Gabung Real Madrid
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
spanyol 15 Juni 2026 22:25Setelah Cucurella, Bintang Chelsea Ini Juga Mau Pindah ke Real Madrid
-
spanyol 14 Juni 2026 23:15Kejutan Bursa Transfer: Marc Cucurella Dikabarkan Gabung Real Madrid
-
spanyol 12 Juni 2026 02:27Kejutan! Real Madrid Tikung Barcelona Dalam Perburuan Bernardo Silva
SOROT
-
Liputan6 16 Juni 2026 14:40Wagub Sulteng Sebut Ada Warga Jatuh dari Tangga saat Evakuasi Gempa Palu
-
Liputan6 16 Juni 2026 14:12Gempa M 6,7 Palu, BMKG Ungkap Pemicunya Aktivitas Sesar Sausu
-
Liputan6 16 Juni 2026 13:57Gempa Palu, Getaran Terasa Hingga 8 Kabupaten di Sulawesi Tengah
-
Liputan6 16 Juni 2026 13:50Gempa Palu, BNPB Gerak Cepat Petakan Kerusakan
-
Liputan6 16 Juni 2026 13:29Update Gempa Palu: Terjadi 20 Kali Gempa Susulan
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
























