Dean Huijsen Warisi Nomor 4 Real Madrid, Mimpi Masa Kecil Jadi Nyata

Dean Huijsen Warisi Nomor 4 Real Madrid, Mimpi Masa Kecil Jadi Nyata
Bek Real Madrid, Dean Huijsen di laga melawan Sevilla pada lanjutan Liga Spanyol, 21 Desember 2025 lalu. (c) AP Photo/Manu Fernandez

Nexify - Dean Huijsen mendapat kehormatan mengenakan nomor 4 Real Madrid untuk musim 2026/27. Bek tengah asal Spanyol itu langsung mengaitkan nomor ikonik tersebut dengan Sergio Ramos, idolanya sejak masih kecil.

Nomor 4 sebelumnya dikenakan David Alaba, sementara Ramos dan Fernando Hierro lebih dahulu membangun sejarah panjang bersama nomor tersebut. Bagi Huijsen, kesempatan meneruskan warisan itu menjadi lebih istimewa karena dia pernah memakai sepatu SR4 milik Ramos saat masih kecil.

Huijsen kini diharapkan menjadi bagian penting dari lini belakang Jose Mourinho. Di usia 21 tahun, dia tidak hanya mendapatkan nomor punggung baru, tetapi juga tanggung jawab besar untuk menulis babak berikutnya dari sejarah nomor 4.

Sergio Ramos Jadi Idola Masa Kecil

View this post on Instagram

Huijsen mengungkapkan bahwa bermain untuk Real Madrid dan mengenakan nomor 4 selalu menjadi impiannya. Dia juga mengaku Ramos merupakan idola terbesarnya ketika masih kecil.

“Selalu menjadi impian saya untuk bermain untuk Real Madrid dan mengenakan nomor 4. Ketika masih kecil, idola terbesar saya adalah Sergio Ramos, yang mengenakan nomor 4 dan merupakan legenda sejati Real Madrid serta sepak bola dunia,” tulis Huijsen.

Kedekatan tersebut semakin kuat karena Huijsen pernah memakai sepatu SR4 yang identik dengan Ramos. Ramos kemudian memberikan respons setelah pengumuman tersebut dan mendoakan agar nomor 4 membawa kebahagiaan bagi Huijsen.

Ada Warisan Hierro dan Alaba

Huijsen juga mengingat Fernando Hierro sebagai legenda lain yang pernah mengenakan nomor 4 di Real Madrid. Keduanya memiliki ikatan dengan Malaga sehingga warisan tersebut terasa semakin personal bagi sang bek.

“Sebelum dia, legenda sepak bola lainnya, Fernando Hierro, mengenakan nomor itu untuk Real Madrid dan sepak bola dunia, tetapi terasa lebih istimewa bagi saya karena dia berasal dari Malaga, sama seperti saya,” tulis Huijsen.

David Alaba juga mendapatkan apresiasi dari Huijsen karena keduanya sempat berbagi ruang ganti pada musim sebelumnya. Bek asal Austria tersebut menjadi pemain terakhir yang mengenakan nomor 4 sebelum Huijsen mengambil alih.

Tanggung Jawab Besar di Bernabeu

Nomor 4 Real Madrid membawa sejarah yang jauh lebih besar dibandingkan sekadar angka di punggung. Ramos menjadikannya salah satu nomor paling ikonik di era modern klub, sedangkan Hierro membangun fondasinya jauh sebelum sang bek asal Spanyol.

Huijsen memahami beban tersebut dan bertekad memberikan kemampuan terbaik setiap hari. “Saya tahu nomor jersey ini memiliki sejarah yang dipenuhi para legenda, dan saya berharap bisa menulis cerita saya sendiri,” tulisnya.

Real Madrid memberikan nomor tersebut bukan tanpa alasan karena keputusan itu memperlihatkan besarnya kepercayaan klub kepada Huijsen. Kini, dia memiliki kesempatan membuktikan bahwa dirinya layak meneruskan warisan nomor 4 sekaligus membangun identitasnya sendiri di Santiago Bernabeu.

Sumber: Madrid Universal