
Nexify - Barcelona harus menelan pil pahit saat bertandang ke markas Girona dalam laga pekan ke-24 La Liga 2025-2026. Pertandingan yang digelar di Estadi Municipal de Montilivi pada Selasa, 17 Februari 2026, pukul 03.00 WIB, berakhir dengan skor 2-1 untuk keunggulan tuan rumah.
Hasil minor ini tidak hanya menghentikan laju Barcelona, tapi juga menggusur mereka dari puncak klasemen La Liga. Sempat unggul lebih dulu, Blaugrana gagal mempertahankan keunggulan dan harus mengakui ketangguhan Girona yang tampil pantang menyerah.
Kekalahan ini menjadi perhatian mengingat dominasi Barcelona di babak pertama yang tidak mampu dikonversi menjadi gol. Girona berhasil memanfaatkan kelengahan di babak kedua untuk membalikkan keadaan dan mengamankan tiga poin penting.
Dominasi Babak Pertama yang Sia-sia

Barcelona tampil agresif sejak awal pertandingan, menguasai bola, dan menciptakan banyak peluang berbahaya ke gawang Girona. Berdasarkan catatan, Blaugrana membukukan 2,04 expected goals (xG) sepanjang babak pertama, menunjukkan intensitas serangan mereka.
Namun, penyelesaian akhir menjadi masalah utama bagi tim asuhan Hansi Flick, dengan Raphinha melewatkan peluang emas dan tendangannya membentur tiang gawang. Lamine Yamal juga menyia-nyiakan peluang satu lawan satu dan gagal mengeksekusi penalti setelah tendangannya membentur tiang gawang menjelang turun minum.
Secara taktik, Barcelona dinilai cukup baik dengan jebakan offside yang efektif, serta penyesuaian dari pelatih Hansi Flick yang meningkatkan struktur pertahanan tim. Meskipun demikian, kegagalan memanfaatkan peluang di babak pertama terbukti sangat merugikan.
Comeback Dramatis Girona

Barcelona sempat memecah kebuntuan pada menit ke-59 melalui gol Pau Cubarsi, yang menyundul umpan silang akurat dari Jules Kounde. Keunggulan ini membuat para penggemar Barcelona optimis akan kemenangan.
Namun, keunggulan Blaugrana hanya bertahan singkat, karena Girona berhasil menyamakan kedudukan dua menit kemudian, pada menit ke-62, melalui gol Thomas Lemar. Gol ini mengubah momentum pertandingan dan meningkatkan kepercayaan diri tim tuan rumah.
Girona kemudian membalikkan skor dan memastikan kemenangan pada menit ke-86 dengan gol dari Fran Beltran, yang mencetak gol dari luar kotak penalti. Gol penentu ini tercipta setelah Joel Roca memberikan umpan, tapi Roca kemudian diganjar kartu merah langsung karena tekel keras terhadap Yamal di menit-menit akhir.
Dampak Kekalahan dan Introspeksi Barcelona

Kekalahan ini menyebabkan Barcelona tergusur dari puncak klasemen oleh rival abadi mereka, Real Madrid. Barcelona kini berada di peringkat kedua dengan 58 poin, tertinggal dua poin dari Real Madrid yang sebelumnya mengalahkan Real Sociedad 4-1.
Bagi Girona, kemenangan ini sangat berarti, mengangkat mereka menjauh dari zona degradasi dan menempati peringkat ke-12 dengan 29 poin. Hasil ini menunjukkan bahwa Girona layak mendapatkan kemenangan berdasarkan performa mereka di periode akhir pertandingan.
Kekalahan ini dianggap menyakitkan bagi Barcelona, terutama mengingat performa dominan mereka di babak pertama, tapi mereka pantas mendapatkannya karena banyaknya peluang yang terbuang sia-sia. Ada kebutuhan untuk introspeksi diri bagi semua pihak, mulai dari pemain hingga pelatih Hansi Flick, untuk menyelamatkan Barcelona dari situasi sulit ini.
Klasemen
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- 3 Pelajaran Pahit Barcelona usai Kalah dari Girona di La Liga 2025-2026
- Girona Kalahkan Barcelona 2-1, Panaskan Puncak Klasemen Liga Spanyol 2025-2026
- Kembalinya Trent Alexander-Arnold Membebaskan Federico Valverde
- Kilasan Kualitas Sejati Trent Alexander-Arnold
- Jose Mourinho: Real Madrid Sedang Terluka, dan Raja yang Terluka itu Berbahaya
- Vinicius Junior, Kylian Mbappe, dan Sebuah Pilihan yang Rumit di Real Madrid
- Alonso Gagal Membangun Kepercayaan Pemain, Arbeloa Kembalikan Harmoni Ruang Ganti
- Senjata Sayap Real Madrid untuk Hadapi Benfica
- Kembalinya 4 Pilar, Fondasi Ambisi Remontada Barcelona
- Tren Negatif Dortmund vs Wakil Italia, Efektivitas Atalanta vs Wakil Jerman
- Monaco vs PSG: Rivalitas Domestik yang Berpindah ke Panggung Kontinental
- Konsistensi Benfica, Tradisi Real Madrid
- Kekuatan Galatasaray di Kandang, Statistik Juventus di Fase Gugur
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 17:30Prediksi Piala Dunia 2026: Australia vs Turki 14 Juni 2026
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 17:00Prediksi Piala Dunia 2026: Haiti vs Skotlandia 14 Juni 2026
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 14:25Prediksi Piala Dunia 2026: Brasil vs Maroko 14 Juni 2026
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 14:07Prediksi Piala Dunia 2026: Qatar vs Swiss 14 Juni 2026
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 13:43Prediksi Piala Dunia 2026: Amerika Serikat vs Paraguay 13 Juni 2026
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 13 Juni 2026 00:01Tempat Menonton Amerika Serikat vs Paraguay: Kick Off Jam Berapa?
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 23:32Bukan Cuma Soal Taktik, Ancelotti Ubah Total Suasana Timnas Brasil
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 23:06Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini Waktu Indonesia
BERITA LAINNYA
-
spanyol 12 Juni 2026 02:27Kejutan! Real Madrid Tikung Barcelona Dalam Perburuan Bernardo Silva
-
spanyol 12 Juni 2026 01:58Jose Mourinho Resmi Kembali ke Real Madrid, Era Kedua Dimulai!
-
spanyol 10 Juni 2026 20:47Barcelona Putuskan Tak Permanenkan Marcus Rashford
SOROT
-
Liputan6 13 Juni 2026 00:13Wamen PPPA: Anak Korban Perundungan hingga Koma Berhak Dapat Restitusi
-
Liputan6 12 Juni 2026 23:10Momen Jenderal Polisi Punguti Sampah Usai Kawal Demo
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:56Waketum dan Sekjen PPP Dilaporkan ke Polda Metro
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:36Massa Demo Bubar, Jalan Tosari dan Sudirman Kembali Dibuka
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:26Kejagung Selidiki Alasan Badan Gizi Nasional Beli Ribuan Motor Listrik
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:18Kejagung Segera Periksa Sony Sonjaya soal Pengajuan Justice Collaborator
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...




















