
Nexify - Barcelona berhasil meraih kemenangan penting saat menjamu Girona di pekan ke-9 La Liga 2025/2026. Pertandingan yang digelar di Estadi Olimpic Lluis Companys ini berakhir dengan skor 2-1 untuk keunggulan Blaugrana.
Kemenangan ini diraih dengan cara yang sangat menegangkan, bahkan sempat terasa mustahil satu menit sebelum peluit akhir berbunyi. Hasil ini membawa Barcelona kembali memuncaki klasemen sementara La Liga, memberikan suntikan moral signifikan bagi skuad asuhan Hansi Flick.
Gol pembuka dicetak oleh Pedri, kemudian Axel Witsel membalas dengan tendangan salto spektakuler. Ronald Araujo kemudian muncul sebagai pahlawan dengan gol penentu kemenangan di menit-menit akhir, mengamankan tiga poin krusial bagi tim.
Ada beberapa poin menarik dari kemenangan dramatis Blaugrana ini. Mari selami lebih dalam.
Lini Belakang Masih Jadi PR Barcelona

Babak pertama pertandingan Barcelona vs Girona di Montjuic memperlihatkan pola yang sudah mulai akrab bagi pendukung Barcelona. Tim tampil dominan di 15 menit awal, menekan lawan tanpa memberi ruang seperti yang mereka tunjukkan saat melawan PSG.
Namun, begitu Pedri mencetak gol, konsentrasi tim seolah mengendur dan Girona mulai menemukan celah. Lini depan Girona beberapa kali berhasil menembus jebakan offside Barcelona dengan mudah.
Eric Garcia dan Pau Cubarsi tampak kewalahan menghadapi kecepatan lini depan Girona, sementara Wojciech Szczesny sering dipaksa berduel satu lawan satu. Kesalahan individu, garis pertahanan yang terlalu tinggi, serta posisi agresif Alejandro Balde di sisi kiri membuat struktur bertahan Barca tampak rapuh.
Meskipun Hansi Flick tetap teguh dengan sistem garis tinggi yang pernah memberinya hasil, pertandingan ini menegaskan perlunya penyesuaian. Tim-tim lawan tampaknya sudah mempelajari cara membongkar pertahanan Barcelona musim ini, dan jika Flick tidak segera menemukan formula baru, pola kebobolan seperti ini bisa terus berulang dan mengancam konsistensi mereka di papan atas.
De Jong, Kapten yang Menunjukkan Keteladanan

Meski performa Blaugrana secara keseluruhan tidak sempurna dalam laga Barcelona vs Girona, Frenkie de Jong tampil luar biasa. Ia memainkan peran baru sebagai gelandang serang dan memimpin lini tengah dengan penuh tanggung jawab.
Sepanjang laga, De Jong aktif mengalirkan bola ke kotak penalti lawan dan bekerja sama dengan Lamine Yamal. Ketika Pedri ditarik keluar di babak kedua, pemain asal Belanda itu tetap berlari tanpa henti, berusaha merebut bola dan membangun serangan dari tengah.
De Jong mencatat 60 umpan, termasuk tiga umpan kunci dan satu peluang besar tercipta dari kakinya. Ia juga menjadi arsitek gol kemenangan Ronald Araujo, sebuah hadiah yang pantas untuk kerja keras dan kepercayaannya hingga detik terakhir pertandingan.
Performa seperti itu adalah cerminan sejati dari seorang kapten: tenang, tangguh, dan terus berjuang sampai akhir. Kontribusi De Jong menjadi salah satu faktor kunci di balik kemenangan dramatis Barcelona vs Girona ini.
Ronald Araujo, Nomor 9 Darurat yang Jadi Pahlawan

Dengan absennya Robert Lewandowski, Ferran Torres, dan Raphinha, Hansi Flick dipaksa berpikir kreatif dalam mencari solusi di lini depan. Jawaban tak terduga datang dari Ronald Araujo, yang dimainkan sebagai penyerang dadakan.
Menariknya, posisi ini bukan hal baru bagi Araujo. Di masa kecilnya, ia sempat bermain sebagai penyerang sebelum akhirnya beralih menjadi bek tengah.
Naluri itu tampak jelas saat ia mencetak gol kemenangan di laga Barcelona vs Girona: pergerakannya tanpa bola, waktu berlari, dan penyelesaiannya seperti seorang striker sejati. Gol tersebut bukan hanya memastikan kemenangan, tetapi juga memperlihatkan kedalaman karakter seorang pemain bertahan yang siap berkorban demi tim.
Boleh jadi Flick tak sengaja menemukan peran baru yang bisa dimanfaatkan di masa depan. Performa Araujo sebagai 'nomor 9' darurat ini memberikan dimensi baru bagi opsi taktis Barcelona.
Klasemen La Liga/Liga Spanyol
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Hansi Flick Sudah 8 Kali Ganti Pemain di Babak Pertama, Barcelona Kehilangan Arah?
- Upaya Barcelona Agar Hansi Flick Bisa Dampingi Tim di El Clasico
- Data vs Realita: Performa Barcelona di Musim Kedua Hansi Flick Tak Seburuk yang Terlihat
- Jadwal Lengkap La Liga 2025/2026
- Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor La Liga 2025/2026
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 27 Juli 2026 22:25AC Milan Temukan 2 Kebutuhan Mendesak usai Imbang Lawan Celtic
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
spanyol 27 Juli 2026 19:00Tinggalkan Real Madrid, Gonzalo Garcia Bakal Mengadu Nasib ke Inggris?
SOROT
-
Liputan6 28 Juli 2026 00:11Pilu Bocah di Sukabumi, Tubuh Melepuh Akibat Disiram Bibi Air Panas
-
Liputan6 28 Juli 2026 00:03Bayaran Sindikat Buzzer Hoaks Terkuak, Sosok Pemesan Utama Diburu Polisi
-
Liputan6 27 Juli 2026 23:45Momen Haru Warga Bantu Persalinan Ibu Hamil di Mobil karena Jalan Rusak
-
Liputan6 27 Juli 2026 23:04Viral Isu Ajudan Eks Jampidsus Febrie Tewas Ditembak, Ini Kata Polisi
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























