
Nexify - Real Madrid memastikan diri sebagai klub dengan pendapatan hak siar televisi terbesar di La Liga/Liga Spanyol musim 2024/25. Real Madrid menerima €157,52 juta, atau sekitar Rp3,09 triliun, dari distribusi resmi liga.
Capaian finansial ini datang di tengah penurunan total nilai pembagian hak siar La Liga. Nilai yang diterima Real Madrid juga sedikit lebih rendah dibanding musim 2023/24.
La Liga merilis data distribusi hak siar pada awal pekan ini untuk Primera dan Segunda Division. Distribusi tersebut memperlihatkan perubahan posisi antar klub papan atas.
Skema Distribusi Hak Siar La Liga

La Liga membagikan total €1,432 miliar, atau sekitar Rp28,06 triliun, untuk musim 2024/25. Jumlah ini turun dari €1,498 miliar, atau sekitar Rp29,36 triliun, pada musim sebelumnya.
Sebanyak 50 persen dari total pendapatan hak siar dibagi rata kepada 20 klub La Liga. Pembagian ini bertujuan menjaga keseimbangan finansial kompetisi.
Sebanyak 25 persen dialokasikan berdasarkan prestasi olahraga klub selama lima musim terakhir. Satu porsi lain sebesar 25 persen ditentukan oleh kekuatan sosial dan komersial masing-masing klub.
Barcelona berada di posisi kedua dalam daftar penerimaan hak siar musim ini. Klub tersebut memperoleh €156,45 juta, atau sekitar Rp3,06 triliun, meski berhasil menjadi juara La Liga.
Atletico Madrid menempati posisi ketiga dengan pendapatan €108,17 juta, atau sekitar Rp2,12 triliun. Angka itu menurun dari €117,89 juta, atau sekitar Rp2,31 triliun, pada musim lalu.
Struktur pembagian ini memperlihatkan konsistensi klub dengan prestasi jangka panjang dan basis penggemar luas. Akan tetapi, gelar juara tidak selalu menjamin posisi teratas dalam penerimaan hak siar.
Sikap Klub dan Dampak Finansial

Real Madrid memiliki peluang untuk memperoleh pendapatan yang lebih besar dari hak siar. Namun, sikap klub terhadap protokol audiovisual baru La Liga berpengaruh pada angka akhir yang diterima.
La Liga menerapkan sistem tambahan pendapatan bagi klub yang memberi akses kamera lebih luas. Akses tersebut mencakup ruang ganti serta wawancara pemain sebelum, saat jeda, dan setelah pertandingan.
Real Madrid menolak mengikuti protokol tersebut karena menganggap area internal klub sebagai aset komersial mandiri. Keputusan ini membuat potensi pemasukan tambahan tidak terealisasi.
Perselisihan tersebut kemudian dibawa ke jalur hukum oleh pihak klub. Proses ini turut berdampak pada relasi antara klub besar dan otoritas liga.
Barcelona dan klub lain memilih mengikuti protokol audiovisual yang ditetapkan liga. Namun, hasil akhirnya tetap menempatkan Real Madrid sebagai penerima hak siar terbesar musim ini.
Distribusi hak siar kembali menjadi indikator penting kekuatan ekonomi klub. Model pembagian ini diperkirakan tetap menjadi perdebatan utama dalam pengelolaan sepak bola Spanyol.
Sumber: Madrid Universal
Klasemen
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 27 Juli 2026 22:25AC Milan Temukan 2 Kebutuhan Mendesak usai Imbang Lawan Celtic
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
spanyol 27 Juli 2026 19:00Tinggalkan Real Madrid, Gonzalo Garcia Bakal Mengadu Nasib ke Inggris?
SOROT
-
Liputan6 28 Juli 2026 00:11Pilu Bocah di Sukabumi, Tubuh Melepuh Akibat Disiram Bibi Air Panas
-
Liputan6 28 Juli 2026 00:03Bayaran Sindikat Buzzer Hoaks Terkuak, Sosok Pemesan Utama Diburu Polisi
-
Liputan6 27 Juli 2026 23:45Momen Haru Warga Bantu Persalinan Ibu Hamil di Mobil karena Jalan Rusak
-
Liputan6 27 Juli 2026 23:04Viral Isu Ajudan Eks Jampidsus Febrie Tewas Ditembak, Ini Kata Polisi
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























