
Nexify - Pertandingan La Liga Jornada 25 mempertemukan Sevilla melawan Atletico Madrid. Laga ini digelar di Ramon Sanchez Pizjuan pada Senin (02/03).
Meski pertandingan berjalan cepat dan banyak peluang tercipta, namun kedua tim tak mampu mencetak gol dalam pertandingan ini. Kedua tim pun harus puas berbagi satu poin karena hanya bermain imbang tanpa gol.
Pada awal-awal laga, Sevilla lebih memilih menunggu diserang oleh Atletico Madrid. Namun tim tamu tak terlalu terpancing dan memilih membangun serangan dengan sabar.
Unai Emery nampaknya memang sengaja menginstruksikan anak asuhnya untuk memaksimalkan serangan balik. Alhasil, Sevilla lebih banyak menempatkan pemain di daerah sendiri dan kerap mengirim umpan jauh dalam membangun serangan cepat. Umpan-umpan presisi dari Ever Banega menjadi senjata andalan Sevilla dalam laga ini.
Kecepatan para pemain Sevilla memang terbukti mampu memberikan masalah bagi Atleti. Berkali-kali para pemain Atleti harus mengejar pemain dengan kecepatan tinggi macam Carlos Bacca dan Vitolo.
Ketika laga berjalan setengah jam, Sevilla memiliki peluang emas lewat Iborra. Menerima umpan dari Banega, Iborra melepas tembakan yang sayangnya hanya membentur gawang. Sevilla menjadi semakin nyaman bermain dan perlahan-lahan mengambil alih kendali permainan.
Atletico yang juga berbahaya ketika melakukan serangan balik tak bisa menggunakan senjata andalan mereka itu. Pasalnya, pertahanan Sevilla sangat disiplin dan nyaris tak terpancing untuk maju meski timnya tengah menyerang.
Meski pertandingan berjalan dalam tempo cepat, namun kedua tim tak mampu mencetak gol hingga jeda. Sevilla mendominasi namun tak bisa memanfaatkan keunggulan penguasaan bola mereka menjadi gol.
Pada babak kedua, pertandingan berjalan menjadi semakin panas. Wasit Carlos Clos Gomez harus mengeluarkan beberapa kartu kuning untuk mengendalikan jalannya pertandingan.
Sevilla masih sangat dominan sepanjang babak kedua. Berkali-kali mereka mengancam gawang Atleti, terutama lewat Arribas dan Jose Antonio Reyes. Atletico mulai bisa menyerang setelah Diego Simeone melakukan perubahan komposisi di lini depan.
Masuknya Fernando Torres dan Mario Mandzukic memberikan nyawa baru dalam penyerangan Atleti. Torres bahkan nyaris saja mencetak gol ketika lolos dari kepungan pemain bertahan Sevilla. Sayang, tendangan Torres masih menyamping di samping kiri gawang Rico.
Hingga laga berakhir, skor tanpa gol masih bertahan. Hasil ini tak memengaruhi posisi kedua tim di papan klasemen sementara La Liga. Atleti masih berada di posisi tiga dengan 54 poin sementara Sevilla berada di posisi lima dengan 46 poin.
Statistik Sevilla - Atletico Madrid
Meski pertandingan berjalan cepat dan banyak peluang tercipta, namun kedua tim tak mampu mencetak gol dalam pertandingan ini. Kedua tim pun harus puas berbagi satu poin karena hanya bermain imbang tanpa gol.
Pada awal-awal laga, Sevilla lebih memilih menunggu diserang oleh Atletico Madrid. Namun tim tamu tak terlalu terpancing dan memilih membangun serangan dengan sabar.
Unai Emery nampaknya memang sengaja menginstruksikan anak asuhnya untuk memaksimalkan serangan balik. Alhasil, Sevilla lebih banyak menempatkan pemain di daerah sendiri dan kerap mengirim umpan jauh dalam membangun serangan cepat. Umpan-umpan presisi dari Ever Banega menjadi senjata andalan Sevilla dalam laga ini.
Kecepatan para pemain Sevilla memang terbukti mampu memberikan masalah bagi Atleti. Berkali-kali para pemain Atleti harus mengejar pemain dengan kecepatan tinggi macam Carlos Bacca dan Vitolo.
Ketika laga berjalan setengah jam, Sevilla memiliki peluang emas lewat Iborra. Menerima umpan dari Banega, Iborra melepas tembakan yang sayangnya hanya membentur gawang. Sevilla menjadi semakin nyaman bermain dan perlahan-lahan mengambil alih kendali permainan.
Atletico yang juga berbahaya ketika melakukan serangan balik tak bisa menggunakan senjata andalan mereka itu. Pasalnya, pertahanan Sevilla sangat disiplin dan nyaris tak terpancing untuk maju meski timnya tengah menyerang.
Meski pertandingan berjalan dalam tempo cepat, namun kedua tim tak mampu mencetak gol hingga jeda. Sevilla mendominasi namun tak bisa memanfaatkan keunggulan penguasaan bola mereka menjadi gol.
Pada babak kedua, pertandingan berjalan menjadi semakin panas. Wasit Carlos Clos Gomez harus mengeluarkan beberapa kartu kuning untuk mengendalikan jalannya pertandingan.
Sevilla masih sangat dominan sepanjang babak kedua. Berkali-kali mereka mengancam gawang Atleti, terutama lewat Arribas dan Jose Antonio Reyes. Atletico mulai bisa menyerang setelah Diego Simeone melakukan perubahan komposisi di lini depan.
Masuknya Fernando Torres dan Mario Mandzukic memberikan nyawa baru dalam penyerangan Atleti. Torres bahkan nyaris saja mencetak gol ketika lolos dari kepungan pemain bertahan Sevilla. Sayang, tendangan Torres masih menyamping di samping kiri gawang Rico.
Hingga laga berakhir, skor tanpa gol masih bertahan. Hasil ini tak memengaruhi posisi kedua tim di papan klasemen sementara La Liga. Atleti masih berada di posisi tiga dengan 54 poin sementara Sevilla berada di posisi lima dengan 46 poin.
Statistik Sevilla - Atletico Madrid
Penguasaan bola: 65% - 35%
Shot (on goal): 13 (4) - 9 (2)
Corner: 7 - 1
Pelanggaran: 13 - 14
Kartu kuning: 4 - 7
Kartu merah: 0 - 0
Susunan pemain Sevilla: Sergio Rico; Coke (M'Bia, 70'), Arribas (Reyes, 70'), Kolodziejczak, Navarro; Krychowiak, Iborra; Vidal, Banega, Vitolo; Bacca (Gameiro, 79').
Susunan pemain Atletico Madrid: Moya; Juanfran, Miranda, Godin, Gamez; Mario Suarez, Gabi (Koke, 64'), Tiago; Raul Garcia, Griezmann (Mandzukic, 75'), Arda Turan (Torres, 59'). (bola/hsw)
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 14 Agustus 2026 05:09Deal! Ferran Torres Tinggalkan Barcelona untuk PSG
-
Liga Spanyol 13 Agustus 2026 21:12Analisis Komposisi Ideal Lini Tengah Barcelona 2026/2027
-
Liga Spanyol 13 Agustus 2026 10:42La Liga 2026/27: Superkomputer Prediksi Barcelona Juara, Real Madrid Runner-up
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 14 Agustus 2026 11:45Tottenham Tertarik Cody Gakpo, Liverpool Hadapi Masalah Kedalaman Skuad
-
Liga Italia 14 Agustus 2026 11:23Djed Spence Tiba di Italia, Segera Rampungkan Transfer ke Inter Milan
-
Liga Italia 14 Agustus 2026 11:17Pengaruh Miralem Pjanic di Balik Kepindahan Kerim Alajbegovic ke Juventus
-
Liga Inggris 14 Agustus 2026 11:15Michael Carrick Ungkap Dampak Positif Piala Dunia bagi Kobbie Mainoo
-
Liga Inggris 14 Agustus 2026 11:04Eva Carneiro Tanggapi Jose Mourinho dan John Terry soal Kontroversi Chelsea 2015
BERITA LAINNYA
-
spanyol 14 Agustus 2026 08:26Karim Adeyemi dan Titik Balik Kariernya di Barcelona
-
spanyol 14 Agustus 2026 07:365 Pilihan! Real Madrid Kini Punya Kedalaman Luar Biasa untuk Posisi Sayap Kanan
-
spanyol 14 Agustus 2026 05:09Deal! Ferran Torres Tinggalkan Barcelona untuk PSG
-
spanyol 13 Agustus 2026 21:12Analisis Komposisi Ideal Lini Tengah Barcelona 2026/2027
-
spanyol 13 Agustus 2026 15:04Gagal Dapat Rodri, Real Madrid Harus Pertimbangkan Martin Zubimendi
SOROT
-
Liputan6 14 Agustus 2026 12:22Prabowo: Kita Tak Anti Pasar, tapi Pasar Bisa Dimanipulasi
-
Liputan6 14 Agustus 2026 12:15Prabowo Yakin Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 6% pada 2026
-
Liputan6 14 Agustus 2026 12:00Sidang Tahunan MPR, Prabowo Singgung Alasan Warga yang Enggan CKG
-
Liputan6 14 Agustus 2026 11:58Prabowo: Bank Emas Sudah Kelola 153 Ton Emas Rp 360 Triliun
-
Liputan6 14 Agustus 2026 11:50Prabowo Berseloroh soal Saham PT Timah: Tahu Naik 280%, Harusnya Kita Borong
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

























