
Nexify - Timnas Indonesia harus mengawali perjalanan mereka di Piala Asia 2023 dengan hasil minor. Skuat Garuda harus tumbang dari lawan pertama mereka, Irak.
Pertandingan pertama di grup D ini memang krusial bagi kedua tim. Tiga poin yang diperebutkan di laga ini akan berpengaruh besar dengan peluang mereka lolos ke babak 16 besar.
Menghadapi Irak yang berada di peringkat 63, Timnas Indonesia harus bertekuk lutut. Anak asuh Shin Tae-yong itu tumbang dengan skor 1-3 di laga ini.
Dari kekalahan ini, ada beberapa pelajaran yang bisa dipetik oleh para penggawa skuat Garuda. Apa saja itu?
Simak selengkapnya di bawah ini.
Peningkatan Performa

Satu hal yang perlu kita apresiasi dari Timnas Indonesia di laga ini adalah sudah ada peningkatan dalam segi performa, jika dibandingkan dengan uji coba pra Piala Asia 2023.
Timnas Indonesia kalah dua kali melawan Libya sebelum dihajar Iran di uji coba terakhir. Laga melawan Iran memang digelar tertutup, namun kita bisa melihat bahwa penampilan Rizky Ridho dkk saat melawan Libya jauh dari kata memuaskan.
Jika dibandingkan dengan pertandingan melawan Irak ini, permainan Timnas sedikit lebih tertata. Ada fighting spirit yang terlihat dari penggawa Indonesia, meski memang itu saja tidak cukup untuk memenangkan pertandingan.
Masih segar di ingatan kita bagaiman Indonesia dihajar Irak di bulan November kemarin dengan skor 5-1 di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026. Kali ini Indonesia kalah dengan skor yang lebih kecil, dan kita harus mengapresiasi perkembangan ini.
Gampang Hilang Bola

Evaluasi pertama dari permainan Timnas Indonesia saat kalah dari Irak ini karena Timnas Indonesia kerap kehilangan bola.
Ini tidak terlepas dari pressing ketat yang diterapkan pemain Irak. Timnas Indonesia nampaknya masih kesulitan menghadapi tim-tim yang melakukan pressing ketat seperti itu.
Mengingat Vietnam dan Jepang juga tim yang gemar melakukan pressing, Shin Tae-yong dan staff pelatih Timnas Indonesia perlu mengasah cara keluar dari pressing lawan.
Kesalahan Individu Perlu Diminimalisir

Evaluasi berikutnya dari kekalahan Timnas Indonesia adalah harus mulai mengurangi kesalahan individu. Karean kesalahan individu Skuat Garuda di laga ini cukup banyak dan berakibat fatal.
Contohnya, dalam proses terjadinya gol pertama Timnas Irak disebabkan Marselino yang terlalu lama membawa bola. Lalu ada juga Jordi Amat yang beberapa kali kehilangan bola yang membuat Irak bisa melakukan serangan balik berbahaya.
Kesalahan-kesalahan individu seperti ini perlu dikurangi, karena lawan-lawan di Piala Asia ini adalah tim-tim yang mampu memanfaatkan kesalahan sekecil apapun menjadi gol. Jadi kedisiplinan perlu ditingkatkan lagi oleh para skuat Garuda.
Kurang Sabar dan Grusa-grusu

Dari laga ini, satu kekurangan Timnas Indonesia yang terlihat jelas adalah mereka kurang sabar dan terlalu tergesa-gesa.
Di laga ini, Timnas Indonesia mengandalkan serangan balik. Namun dalam prosesnya, Skuat Garuda kerap tergesa-gesa dalam mengalirkan bola.
Akhirnya momentum bagus dalam melakukan serangan balik harus terhenti karena salah umpan atau bola direbut lawan. Jika aspek ini diperbaiki, serangan-serangan balik Indonesia bakal jauh lebih mengerikan dan juga lebih mengancam.
Kontroversi VAR

Di laga ini, tidak afdol rasanya untuk tidak membahas kontroversi gol kedua Irak di akhir babak pertama.
Gol itu tercipta setelah Ernando menepis bola tembakan dari sisi kiri. Namun sayang bola muntah itu berhasil disambar Osama Rashid menjadi gol.
Namun sebelum gol itu tercipta, Ernando sempat menghentikan sundulan Mohanad Ali. Dalam tayangan ulang, Ali sudah berada dalam posisi offside sehingga gol itu seharusnya dianulir.
VAR sudah memeriksa insiden itu dan mereka memutuskan untuk mengesahkan gol tersebut. AFC perlu memberikan penjelasan resmi mengapa gol itu bisa disahkan padahal dalam prosesnya sudah berada dalam posisi offside.
Wajib Menang Lawan Vietnam

Kekalahan melawan Irak ini membuat Timnas Indonesia mau tidak mau harus menang melawan Vietnam di pertandingan berikutnya.
Secara matematis, Jepang dan Irak memang yang akan dijagokan untuk mengamankan posisi juara dan runner up grup D. Jadi satu-satunya opsi paling realistis bagi Indonesia untuk lolos ke babak 16 besar melalui peringkat ketiga terbaik.
Mengingat Indonesia akan berhadapan dengan Jepang di laga terakhir grup D, dan bukannya mengecilkan, namun kans Indonesia mencuri poin dari Jepang cukup kecil. Sama halnya dengan Vietnam yang bakal kesulitan juga mencuri poin melawan Irak di laga terakhir nanti.
Alhasil pertandingan kedua nanti akan jadi laga hidup dan mati bagi kedua tim. Shin Tae-yong benar-benar harus mempersiapkan timnya sebaik mungkin agar tiga poin bisa diraih di laga ini.
Baca Juga:
- Momen-momen Menarik Indonesia vs Irak: Marselino Error, Marselino Nyekor, Dikira Offside Ternyata Gol
- Man of the Match Timnas Indonesia vs Timnas Iran: Mohanad Ali
- Proses Gol Indah Marselino Ferdinan ke Gawang Irak: Yakob Sayuri Nutmeg Lawan, Umpan Cantik, dan Bang!
- Klasemen Grup D Piala Asia 2023 Terbaru: Timnas Indonesia Posisi Berapa?
- Hasil Piala Asia 2023, Timnas Indonesia vs Timnas Irak: Skor 1-3
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 8 Agustus 2026 06:00Termasuk Bruno Fernandes, MU Siapkan 22 Pemain untuk Hadapi PSG
-
Tim Nasional 7 Agustus 2026 23:02Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026, Rizky Ridho Minta Maaf
-
Bola Indonesia 7 Agustus 2026 22:18Polemik Kartu Kuning Kedua Song Ui-Young: Timnas Indonesia Dirugikan?
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 8 Agustus 2026 06:00Termasuk Bruno Fernandes, MU Siapkan 22 Pemain untuk Hadapi PSG
-
Tim Nasional 7 Agustus 2026 23:02Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026, Rizky Ridho Minta Maaf
-
Bola Indonesia 7 Agustus 2026 22:18Polemik Kartu Kuning Kedua Song Ui-Young: Timnas Indonesia Dirugikan?
BERITA LAINNYA
-
tim nasional 7 Agustus 2026 23:02Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026, Rizky Ridho Minta Maaf
-
tim nasional 7 Agustus 2026 12:40Tempat Menonton Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
tim nasional 7 Agustus 2026 12:20Nonton Live Streaming Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
SOROT
-
Liputan6 8 Agustus 2026 00:57Polri Pastikan Pemeriksaan Kapolresta Banda Aceh Berjalan Transparan
-
Liputan6 7 Agustus 2026 23:30Prabowo Puji Bahlil: Bisa Bikin Jokowi Tertawa
-
Liputan6 7 Agustus 2026 22:00Prabowo Ungkap Rumus Bernegara: Cintai Rakyat dan Gunakan Akal Sehat
-
Liputan6 7 Agustus 2026 21:20Respons Bahlil Usai Diberi Nilai Memuaskan oleh Prabowo: Terus Buktikan Prestasi
-
Liputan6 7 Agustus 2026 20:50Prabowo Beri Nilai Memuaskan untuk Kinerja Menteri ESDM Bahlil Lahadalia
-
Liputan6 7 Agustus 2026 20:38BGN Segera Coret Sekolah Swasta Elite dari Daftar Penerima MBG
MOST VIEWED
Prediksi Piala AFF 2026: Timnas Indonesia vs Singapura 7 Agustus 2026
Cahya Supriadi Dinilai Layak Jadi Kiper Utama Timnas Indonesia, Ini Alasannya
Lini Tengah Timnas Indonesia Jadi Perhatian, Thom Haye dan Marc Klok Disebut Tak Ideal Tampil Bersama
Mitchell Baker Punya Pesaing Baru, Perburuan Top Scorer Piala AFF 2026 Makin Sengit
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya





















