Bikin Blunder Lawan Vietnam, Rizky Ridho Minta Maaf dan Janji Berbenah

Bikin Blunder Lawan Vietnam, Rizky Ridho Minta Maaf dan Janji Berbenah
Ekspresi kecewa Rizky Ridho usai laga final FIFA Series 2026 antara Timnas Indonesia melawan Bulgaria, Senin (30/3) malam WIB (c) Muhammad Iqbal Ichsan

Nexify - Bek Timnas Indonesia, Rizky Ridho meminta maaf secara terbuka kepada masyarakat Indonesia. Ia mengakui bahwa dirinya jadi salah satu penyebab kekalahan Skuad Garuda melawan Timnas Vietnam.

Kemarin malam Timnas Indonesia menjamu Timnas Vietnam di lanjutan Piala AFF 2026. Bermain di depan ribuan pendukung sendiri, Skuad Garuda harus bertekuk lutut melawan sang juara bertahan dengan skor akhir 0-3.

Di laga ini, ada beberapa pemain Timnas Indonesia yang tampil di bawah standard. Salah satunya adalah Rizky Ridho yang terlihat keteteran menghadapi serangan-serangan Vietnam.

Gol pertama Vietnam lahir dari kesalahannya mengantisipasi permainan The Golden Star Warriors. Ia juga punya andil dalam terciptanya gol kedua Vietnam di laga ini.

Simak komentar lengkap Ridho di bawah ini.

Janji Lebih Baik Lagi

Dalam konferensi persnya seusai laga, Ridho mengakui secara terbuka bahwa ia membuat sejumlah blunder melawan Vietnam. Blunder ini juga berakibat fatal dan membuat Timnas Indonesia kebobolan.

Ia berjanji bahwa dirinya akan mempelajari kesalahan tersebut dan menjadikannya sebuah pelajaran agar kelak ia tidak mengulangi kesalahan serupa agar tidak merugikan Timnas Indonesia.

"Saya sadar juga hari ini saya membuat banyak kesalahan dan itu juga berbuah kita kebobolan yang itu saya harus evaluasi lagi dan pelajari lagi agar tidak terjadi lagi kedepannya, karena kita tahu di pertandingan seperti ini kesalahan sekecil akan mengakibatkan kekalahan seperti hari ini," ujar Ridho.

Fokus ke Laga Berikutnya

Lebih lanjut, Ridho juga mengungkapkan bahwa untuk saat ini dirinya dan timnya memilih untuk tidak berlarut-larut meratapi kekalahan melawan Vietnam ini.

Ia menyebut bahwa kini fokus timnya adalah meraih kemenangan melawan Singapura di laga terakhir sehingga ia meminta doa dan dukungan masyarakat Indonesia dalam laga ini.

"Jadi kita akan belajar, kita akan evaluasi lagi. Kita punya satu pertandingan lagi di Singapura. Mari doakan kami dan kita akan berjuang sekuat tenaga untuk mendapatkan tiga poin," imbuh sang bek.

Laga Hidup dan Mati

Pertandingan melawan Singapura di Stadion Jalan Besar pada hari Jumat (7/8) malam nanti akan jadi laga hidup dan mati bagi Timnas Indonesia.

Jika Skuad Garuda ingin lolos ke babak semifinal, maka mereka harus memenangkan laga sulit ini.