
Nexify - Mochamad Iriawan memberikan respons terkait anggapan netizen bahwa ia memanfaatkan PSSI sebagai kendaraan politik.
Selama menjabat sebagai Ketua Umum PSSI, pria yang akrab disapa Iwan Bule itu memang kerap muncul dalam unggahan media sosial PSSI dalam berbagai kesempatan.
Situasi itu lantas membuat masyarakat mengaitkan Iriawan dengan jabatan politik. Iriawan dituduh hanya menjadikan PSSI sebagai kendaraan politik untuk memenuhui keinginannya menjadi Gubernur Jawa Barat selanjutnya.
Tuduhan masyarakat memiliki dasar yang kuat. Sejauh ini sudah banyak poster Mochamad Iriawan yang bertebaran di daerah-daerah di Jawa Barat.
Fokus Kerja

Mochamad Iriawan mengaku tak punya waktu untuk memikirkan respons negatif dari masyarakat Indonesia. Menurut Iriawan, tugasnya di PSSI sudah sibuk mengurus Timnas Indonesia hingga kompetisi lokal.
"Yang namanya orang merespons ya silakan saja. Setiap orang bebas bicara, apalagi sudah demokrasi sekarang. Saya fokus mengurus bola. Banyak sekali yang harus saya lakukan," kata Mochamad Iriawan dalam wawancara dengan MetroTv.
"Terutama Piala Dunia U-20 tahun depan. Penyelenggaraan dan prestasi juga dan itu tidak mudah. Kemudian tahun depan ada kejuaraan-kejuraan seperti SEA Games, Piala AFF, dan AFC. Itu terus bergulir untuk Timnas Indonesia, belum lagi kompetisi," ucap pria yang akrab disapa Iwan Bule itu.
Tetap Kalem

Ketua PSSI, Mochamad Iriawan, tetap percaya pada proses terkait pembinaan yang dilakukan di Timnas Indonesia. Pria yang akrab disapa Iwan Bule itu menolak Stress terkait kegagalan Tim Garuda di semua kelompok umur sampai saat ini.
"Saya enjoy-enjoy saja. Kalau stress pasti dalam situasi COVID kemarin cukup luar biasa kita memutar otak agar PSSI tetap ada. Sama memutar kompetisi pada COVID juga bukan sesuatu yang mudah untuk meyakinkan pemerintah.
"Di antara persiapan yang tidak begitu panjang, kami tetap berterima kasih kepada para pemain. Kami memberikan apresiasi juga," kata Mochamad Iriawan.
"Tentu harapan saya dan federasi inginnya mereka juara. Akan tetapi, liga baru bergulir September kemarin. Itu berarti anak-anak tidak ada pembinaan selama setahun delapan bulan," tegas Iwan Bule.
Mati Suri

Pandemi COVID-19 membuat sepak bola Indonesia terhenti selama 1 tahun sembilan bulan. Mochamad Iriawan menyebut, Indonesia sudah kehilangan satu generasi akibat mati surinya sepak bola selama pandemi tersebut.
"Literatur mengatakan bila setahun tidak ada pembinaan maka satu generasi hilang," ujar Iriawan.
"Yang lain itu liganya bergulir semua seperti Vietnam dan Thailand. Kita tidak bisa menyalahkan pemerintah, tentu berbeda kebijakan pemerintah Vietnam, Thailand, dengan kita," tegas Iriawan.
Nyaris Melulu

Sejak PSSI dipimpin Mochamad Iriawan pada November 2019, Timnas Indonesia di semua kelompok umur belum mampu mempersembahkan prestasi. Timnas Garuda hampir menjadi juara pada beberapa turnamen yang diikuti.
Sebut saja SEA Games 2019 yang meraih medali perak, Piala AFF 2020 yang meraih peringkat kedua, dan SEA Games 2021 meraih medali perunggu. Teranyar, Timnas Indonesia U-19 gagal lolos ke semifinal Piala AFF U-19 2022.
Namun, ada sebuah prestasi membanggakan yang diraih Timnas Indonesia di bawah kepemimpinan Mochamad Iriawan. Untuk pertama kalinya dalam 15 tahun, Timnas Merah Putih berhasil menembus Piala Asia 2023.
Disadur dari: Bola.com (Zulfirdaus Harahap, Rizki Hidayat) 25 Juli 2022
Advertisement
Berita Terkait
-
Tim Nasional 7 Agustus 2026 23:02Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026, Rizky Ridho Minta Maaf
-
Bola Indonesia 7 Agustus 2026 22:18Polemik Kartu Kuning Kedua Song Ui-Young: Timnas Indonesia Dirugikan?
-
Bola Indonesia 7 Agustus 2026 16:15Borneo FC Samarinda Resmikan Kadu Monteiro, Pengganti Nadeo Argawinata
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 7 Agustus 2026 23:02Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026, Rizky Ridho Minta Maaf
-
Bola Indonesia 7 Agustus 2026 22:18Polemik Kartu Kuning Kedua Song Ui-Young: Timnas Indonesia Dirugikan?
-
Liga Spanyol 7 Agustus 2026 21:13Yan Diomande Ungkap Alasan Pilih Real Madrid, Wujudkan Mimpi Sejak Kecil
BERITA LAINNYA
-
tim nasional 7 Agustus 2026 23:02Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026, Rizky Ridho Minta Maaf
-
tim nasional 7 Agustus 2026 12:40Tempat Menonton Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
tim nasional 7 Agustus 2026 12:20Nonton Live Streaming Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
SOROT
-
Liputan6 8 Agustus 2026 00:57Polri Pastikan Pemeriksaan Kapolresta Banda Aceh Berjalan Transparan
-
Liputan6 7 Agustus 2026 23:30Prabowo Puji Bahlil: Bisa Bikin Jokowi Tertawa
-
Liputan6 7 Agustus 2026 22:00Prabowo Ungkap Rumus Bernegara: Cintai Rakyat dan Gunakan Akal Sehat
-
Liputan6 7 Agustus 2026 21:20Respons Bahlil Usai Diberi Nilai Memuaskan oleh Prabowo: Terus Buktikan Prestasi
-
Liputan6 7 Agustus 2026 20:50Prabowo Beri Nilai Memuaskan untuk Kinerja Menteri ESDM Bahlil Lahadalia
-
Liputan6 7 Agustus 2026 20:38BGN Segera Coret Sekolah Swasta Elite dari Daftar Penerima MBG
MOST VIEWED
John Herdman Dihadapkan pada Dilema Kiper Timnas Indonesia Jelang Duel Krusial Lawan Singapura
Pengamat Nilai Kekalahan 0-3 dari Vietnam Ungkap Kesenjangan Kualitas Pemain Timnas Indonesia
3 Fakta Menarik Setelah Timnas Indonesia Takluk Telak dari Vietnam
John Herdman: Singapura Lawan yang Sulit, Tapi Timnas Indonesia Bisa Menang!
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya





















