Faktor-faktor Pendukung yang Untungkan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Faktor-faktor Pendukung yang Untungkan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
Timnas Indonesia saat menghadapi Timnas Oman di SUGBK, Jumat (05/06/2026). (c) Nexify/Abdul Aziz

Nexify - Timnas Indonesia memiliki modal yang cukup menjanjikan untuk menghadapi Piala AFF 2026 yang berlangsung pada 24 Juli hingga 26 Agustus 2026. Selain menjalani persiapan lebih awal, Skuad Garuda juga memperoleh keuntungan dari jadwal pertandingan di fase grup.

Pelatih John Herdman mulai menggelar pemusatan latihan sejak 5 Juli 2026 di Bali. Program tersebut menjadi kesempatan untuk membangun chemistry dan mematangkan strategi sebelum turnamen resmi dimulai.

Persiapan panjang itu menjadi salah satu nilai tambah bagi Timnas Indonesia dibanding sejumlah pesaing di Grup A. Kondisi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesiapan tim ketika menjalani laga perdana.

Persiapan Panjang dan Kekuatan Skuad

Persiapan Panjang dan Kekuatan Skuad

Sesi latihan Timnas Indonesia jelang laga FIFA Matchday edisi Juni 2026 lawan Timnas Oman (c) Bagaskara Lazuardi

Timnas Indonesia mengawali training centre dengan memanggil 50 pemain dalam daftar sementara. Pemusatan latihan kemudian dibagi ke dalam dua gelombang dan berlangsung sekitar tiga pekan.

Mayoritas pemain yang mengikuti program berasal dari kompetisi domestik. Meski banyak pemain yang berkarier di luar negeri tidak dapat bergabung sejak awal, kekuatan tim tetap terjaga berkat kehadiran sejumlah pemain keturunan.

Nama seperti Ragnar Oratmangoen, Thom Haye, Ivar Jenner, Jordi Amat, Shayne Pattynama, dan Sandy Walsh masih menjadi bagian penting dalam skuad. Selain itu, Mitchell Baker yang berkarier di Amerika Serikat serta Marselino Ferdinan yang bermain di Inggris juga berpeluang memperkuat Garuda.

Jadwal Grup A Menguntungkan

Jadwal Grup A Menguntungkan

Starting XI Timnas Indonesia pada FIFA Matchday melawan Mozambik di Stadion Gelora Bung Karno, 9 Juni 2026 (c) Bagaskara Lazuardi

Keuntungan lain bagi Timnas Indonesia datang dari jadwal pertandingan fase grup. Skuad Garuda tidak bermain pada hari pertama sehingga memiliki waktu tambahan untuk menyempurnakan persiapan.

Timnas Indonesia baru memulai perjuangan pada 27 Juli 2026 dengan menghadapi Kamboja di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor. Pada hari yang sama, Singapura akan bertemu Timor Leste di Jalan Besar Stadium, Kallang.

Sementara itu, Grup A lebih dulu dibuka pada 24 Juli 2026 melalui pertandingan Kamboja melawan Singapura di Morodok Techo National Stadium, Phnom Penh. Laga lainnya mempertemukan Vietnam kontra Timor Leste di Chonburi Stadium, Thailand.

John Herdman Punya Waktu Menganalisis Lawan

John Herdman Punya Waktu Menganalisis Lawan

John Herdman mengamati Timnas Indonesia bermain lawan Mozambik di SUGBK, Selasa (10/6/2026). (c) Nexify/Bagaskara Lazuardi

Tidak bermain pada matchday pertama memberi keuntungan tersendiri bagi Timnas Indonesia. John Herdman dapat memantau langsung permainan seluruh calon lawan di Grup A sebelum timnya turun bertanding.

Hasil pengamatan tersebut dapat dimanfaatkan untuk menyusun strategi yang lebih tepat saat menghadapi Kamboja dan laga-laga berikutnya. Dengan kombinasi persiapan yang matang, komposisi pemain berkualitas, serta keuntungan dari jadwal pertandingan, Timnas Indonesia memiliki peluang besar untuk memulai Piala AFF 2026 dengan hasil positif.

Disadur dari: Bola.com/Muhammad Adi Yaksa/Benediktus Gerendo Pradigdo, 22 Juli 2026