
Nexify - Timnas Indonesia sukses memetik kemenangan 2-0 kala menjamu Timnas Nepal di Stadion Gajayana Malang, Rabu (25/06). Gol kemenangan anak asuh Alfred Riedl itu dicetak Samsul Arif pada menit ke-5 dan Hendro Siswanto pada menit 82.
Timnas Indonesia langsung menggebrak pertahanan Nepal. Mengandalkan kecepatan Dedi Hartono dan Zulham Zamrun, Skuat Garuda, berupaya membongkar pertahanan tamu mereka.
Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-5. Samsul Arif memungkasi solo run dari tengah lapangan dengan sebuah sepakan keras dari luar kotak penalti.
Bola meluncur deras pojok kiri bawah gawang Nepal. Meski telah berupaya menjatuhkan diri, Kiran Kumar Limbu gagal menjangkau bola dan harus merelakan gawangnya kebobolan.
Tertinggal, Nepal berupaya menekan. Namun, serbuan-serbuan Rohit Chand dan kawan-kawan masih jauh dari membahayakan gawang Teguh Amiruddin.
Menit 14, Indonesia kembali memiliki serangkaian peluang untuk menambah keunggulan. Namun, upaya Zulham Zamrun dan kawan-kawan masih belum membuahkan hasil.
Immanuel Wanggai sempat memiliki peluang emas pada menit 27. Sepakannya, meneruskan umpan Firman Utina, mengarah tepat ke gawang Nepal. Namun kali ini, kiran Kumar berhasil menepis bola dan menyelamatkan gawangnya.
Sepuluh menit berselang, giliran Samsul Arif kembali meneror lini belakang Nepal. Namun, kali ini Kiran Kumar berhasil memotong umpan penyerang Arema Cronus ini ke Firman Utina.
Jelang babak pertama usai, Prakash Budhathoki sempat merepotkan lini belakang Indonesia. Tapi, Teguh Amiruddin berhasil menghentikan pergerakan penyerang Nepal ini.
Pada babak kedua, Timnas Indonesia membuat sejumlah perubahan. Cristian Gonzales, Hasyim Kipuw, Ricardo Salampessy dan Hariono masuk. Mereka menggantikan Firman Utina, M. Roby, Imanuel Wanggai dan Zulkifli Syukur.
Masuknya sejumlah pemain baru ini membuat serangan Indonesia kian trengginas. Belum semenit laga babak kedua berjalan, Zulham Zamrun mendapat peluang emas. Namun, sepakannya masih membentur kaki pemain belakang Nepal dan bergulir keluar lapangan.
Empat menit kemudian, Zulham kembali merepotkan barisan belakang Nepal. Namun, Kiran Kumar sigap memotong umpan penggawa Mitra Kukar tersebut.
Menit 56, Zulham akhirnya membobol gawang Nepal memanfaatkan kesalahan Kiran Kumar dalam mengantisipasi umpan Ruben Sanadi. Namun, gol tersebut dianulir wasit karena Ruben terlebih dulu berada dalam posisi offside sebelum melepas umpan.
Melakukan penyegaran, komposisi pemain Timnas Indonesia kembali diubah pada menit 63. Dedi Hartono ditarik dan digantikan Steven Imbiri.
Nepal sempat memiliki peluang emas pada menit 69. Namun sepakan first time Rohit Chand masih melenceng di samping gawang Indonesia.
Timnas Indonesia terus berupaya menekan pertahanan Nepal. Namun, ketatnya pertahanan anak asuh Jack Stefanowski ini membuat peluang-peluang Indonesia mentah.
Menit 82, kerjasama apik trio penggawa Arema Cronus akhirnya mampu mengubah keadaan. Umpan Samsul Arif mampu dikontrol dengan baik Cristian Gonzales. Tak egois, Gonzales mengumpan bola pada Hendro Siswanto yang masuk dari lini kedua. Tanpa kesulitan, Hendro mengarahkan bola ke pojok kanan bawah gawang Nepal.
Unggul dua gol, para penggawa Indonesia terus berupaya menekan pertahanan Nepal. Namun, sampai laga usai, tak ada tambahan gol tercipta. (den/pra)
Timnas Indonesia langsung menggebrak pertahanan Nepal. Mengandalkan kecepatan Dedi Hartono dan Zulham Zamrun, Skuat Garuda, berupaya membongkar pertahanan tamu mereka.
Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-5. Samsul Arif memungkasi solo run dari tengah lapangan dengan sebuah sepakan keras dari luar kotak penalti.
Bola meluncur deras pojok kiri bawah gawang Nepal. Meski telah berupaya menjatuhkan diri, Kiran Kumar Limbu gagal menjangkau bola dan harus merelakan gawangnya kebobolan.
Tertinggal, Nepal berupaya menekan. Namun, serbuan-serbuan Rohit Chand dan kawan-kawan masih jauh dari membahayakan gawang Teguh Amiruddin.
Menit 14, Indonesia kembali memiliki serangkaian peluang untuk menambah keunggulan. Namun, upaya Zulham Zamrun dan kawan-kawan masih belum membuahkan hasil.
Immanuel Wanggai sempat memiliki peluang emas pada menit 27. Sepakannya, meneruskan umpan Firman Utina, mengarah tepat ke gawang Nepal. Namun kali ini, kiran Kumar berhasil menepis bola dan menyelamatkan gawangnya.
Sepuluh menit berselang, giliran Samsul Arif kembali meneror lini belakang Nepal. Namun, kali ini Kiran Kumar berhasil memotong umpan penyerang Arema Cronus ini ke Firman Utina.
Jelang babak pertama usai, Prakash Budhathoki sempat merepotkan lini belakang Indonesia. Tapi, Teguh Amiruddin berhasil menghentikan pergerakan penyerang Nepal ini.
Pada babak kedua, Timnas Indonesia membuat sejumlah perubahan. Cristian Gonzales, Hasyim Kipuw, Ricardo Salampessy dan Hariono masuk. Mereka menggantikan Firman Utina, M. Roby, Imanuel Wanggai dan Zulkifli Syukur.
Masuknya sejumlah pemain baru ini membuat serangan Indonesia kian trengginas. Belum semenit laga babak kedua berjalan, Zulham Zamrun mendapat peluang emas. Namun, sepakannya masih membentur kaki pemain belakang Nepal dan bergulir keluar lapangan.
Empat menit kemudian, Zulham kembali merepotkan barisan belakang Nepal. Namun, Kiran Kumar sigap memotong umpan penggawa Mitra Kukar tersebut.
Menit 56, Zulham akhirnya membobol gawang Nepal memanfaatkan kesalahan Kiran Kumar dalam mengantisipasi umpan Ruben Sanadi. Namun, gol tersebut dianulir wasit karena Ruben terlebih dulu berada dalam posisi offside sebelum melepas umpan.
Melakukan penyegaran, komposisi pemain Timnas Indonesia kembali diubah pada menit 63. Dedi Hartono ditarik dan digantikan Steven Imbiri.
Nepal sempat memiliki peluang emas pada menit 69. Namun sepakan first time Rohit Chand masih melenceng di samping gawang Indonesia.
Timnas Indonesia terus berupaya menekan pertahanan Nepal. Namun, ketatnya pertahanan anak asuh Jack Stefanowski ini membuat peluang-peluang Indonesia mentah.
Menit 82, kerjasama apik trio penggawa Arema Cronus akhirnya mampu mengubah keadaan. Umpan Samsul Arif mampu dikontrol dengan baik Cristian Gonzales. Tak egois, Gonzales mengumpan bola pada Hendro Siswanto yang masuk dari lini kedua. Tanpa kesulitan, Hendro mengarahkan bola ke pojok kanan bawah gawang Nepal.
Unggul dua gol, para penggawa Indonesia terus berupaya menekan pertahanan Nepal. Namun, sampai laga usai, tak ada tambahan gol tercipta. (den/pra)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 14 Juli 2026 19:37Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Bola Indonesia 14 Juli 2026 19:22Ragnar Oratmangoen Sudah Gabung di Tahap Kedua TC Timnas Indonesia
-
Piala Dunia 11 Juli 2026 17:35Momen Emas Ole Romeny untuk Bangkit Bersama Fortuna Sittard
-
Bola Indonesia 10 Juli 2026 17:37Herdman Ingin Bawa Timnas Indonesia Angkat Trofi Piala AFF 2026
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 16 Juli 2026 10:29Argentina Menjadi Pengingat Bahwa Inggris Belum Banyak Berubah
-
Piala Dunia 16 Juli 2026 09:33Jude Bellingham Ribut dengan Pemain-pemain Argentina
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 16 Juli 2026 10:41Anggota BPK Bobby Rizaldi Penuhi Panggilan KPK
-
Liputan6 16 Juli 2026 10:34Truk Molen Sempat Nyangkut di Jembatan Matraman, Begini Penampakannya
-
Liputan6 16 Juli 2026 10:20Kasus Bupati Sukoharjo, KPK Geledah 9 Lokasi
-
Liputan6 16 Juli 2026 10:10Prabowo Minta Evaluasi Total MBG
-
Liputan6 16 Juli 2026 09:50Prabowo Perintahkan Semua Menteri Benahi Tata Kelola MBG
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya























