
Nexify - Persipura Jayapura tidak gentar dengan ancaman Sekretaris Jenderal Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Halim Mahfudz, untuk melaporkan pemain dan pengurus klub yang tidak memenuhi panggilan memperkuat Tim Nasional Indonesia. Pihak Persipura bahkan menyebut PSSI sudah melakukan sebuah dosa terhadap mereka terkait Liga Champions Asia (LCA) 2012.
Berulang kali PSSI memanggil para pemain asal kompetisi Indonesia Super League (ISL) untuk mengikuti pemusatan latihan/training centre (TC) Timnas.
PSSI bahkan sampai bertindak tegas dengan mengatakan akan memberikan sanksi jika pemain yang bersangkutan tidak juga mengindahkan panggilan tersebut. Sebagai langkah awal, PSSI akan meminta Komisi Disiplin untuk melakukan investigasi terkait hal tersebut. Tujuannya, guna mengetahui secara pasti apakah penolakan muncul dari pribadi pemain atau karena adanya intimidasi pihak klub.
Namun sayangnya, para pemain ISL tetap pada pendiriannya. Mereka menyerahkan sepenuhnya dan patuh pada perintah klub di mana mereka bernaung. Misalnya saja, pemain dan pengurus klub Persipura yang setali tiga uang.
Klub berjuluk Mutiara Hitam tersebut memiliki daftar pemain paling banyak yang diincar Timnas untuk tampil di ajang Piala Asia 2015. Bahkan, Timnas berencana memanggil satu pemain tambahan asal Persipura, yaitu Ortizans B. N. Solossa. Sehingga total, ada delapan pemain yang dipanggil.
Selain Ortizan, tujuh pemain sudah terlebih dahulu dipanggil, yaitu Ferinando Pahabol, Patrich Wanggai, Imanuel Wanggai, Boaz Solossa, Ian Luis Kabes, Lukas Mandowen, dan Ricardo Salampessy.
"Kami memang melarang pemain untuk memperkuat Timnas. Kami juga tidak takut adanya ancaman sanksi yang digembar-gemborkan pihak PSSI," ujar Sekretaris Umum Persipura, Thamrin Sagala.
Ditambahkannya, pihaknya sama sekali tidak gentar dengan ucapan Halim Mahfudz yang akan melaporkan pemain dan pengurus klub yang tidak memenuhi panggilan untuk memperkuat Timnas.
Bahkan, Halim juga berkoar berencana melaporkan hal tersebut kepada pihak FIFA dan AFC. Alhasil, para pemain dan pengurus klub akan mendapatkan daftar hitam dan tidak dapat bertanding di ajang apa pun.
"Kami sudah dianggap sebagai klub ilegal, tapi kenapa masih membutuhkan kami?" katanya.
"Kami tidak takut dengan PSSI. Karena seharusnya PSSI membayar denda pada kami sedikitnya sebesar Rp 10miliar. Hal tersebut karena Persipura Jayapura memenangkan gugatan di Badan Arbitrase Olahraga atau Court of Arbitration for Sports (CAS). PSSI memiliki dosa karena telah menjegal Persipura tampil di Liga Champions Asia 2012," pungkasnya. (esa/gia)
Berulang kali PSSI memanggil para pemain asal kompetisi Indonesia Super League (ISL) untuk mengikuti pemusatan latihan/training centre (TC) Timnas.
PSSI bahkan sampai bertindak tegas dengan mengatakan akan memberikan sanksi jika pemain yang bersangkutan tidak juga mengindahkan panggilan tersebut. Sebagai langkah awal, PSSI akan meminta Komisi Disiplin untuk melakukan investigasi terkait hal tersebut. Tujuannya, guna mengetahui secara pasti apakah penolakan muncul dari pribadi pemain atau karena adanya intimidasi pihak klub.
Namun sayangnya, para pemain ISL tetap pada pendiriannya. Mereka menyerahkan sepenuhnya dan patuh pada perintah klub di mana mereka bernaung. Misalnya saja, pemain dan pengurus klub Persipura yang setali tiga uang.
Klub berjuluk Mutiara Hitam tersebut memiliki daftar pemain paling banyak yang diincar Timnas untuk tampil di ajang Piala Asia 2015. Bahkan, Timnas berencana memanggil satu pemain tambahan asal Persipura, yaitu Ortizans B. N. Solossa. Sehingga total, ada delapan pemain yang dipanggil.
Selain Ortizan, tujuh pemain sudah terlebih dahulu dipanggil, yaitu Ferinando Pahabol, Patrich Wanggai, Imanuel Wanggai, Boaz Solossa, Ian Luis Kabes, Lukas Mandowen, dan Ricardo Salampessy.
"Kami memang melarang pemain untuk memperkuat Timnas. Kami juga tidak takut adanya ancaman sanksi yang digembar-gemborkan pihak PSSI," ujar Sekretaris Umum Persipura, Thamrin Sagala.
Ditambahkannya, pihaknya sama sekali tidak gentar dengan ucapan Halim Mahfudz yang akan melaporkan pemain dan pengurus klub yang tidak memenuhi panggilan untuk memperkuat Timnas.
Bahkan, Halim juga berkoar berencana melaporkan hal tersebut kepada pihak FIFA dan AFC. Alhasil, para pemain dan pengurus klub akan mendapatkan daftar hitam dan tidak dapat bertanding di ajang apa pun.
"Kami sudah dianggap sebagai klub ilegal, tapi kenapa masih membutuhkan kami?" katanya.
"Kami tidak takut dengan PSSI. Karena seharusnya PSSI membayar denda pada kami sedikitnya sebesar Rp 10miliar. Hal tersebut karena Persipura Jayapura memenangkan gugatan di Badan Arbitrase Olahraga atau Court of Arbitration for Sports (CAS). PSSI memiliki dosa karena telah menjegal Persipura tampil di Liga Champions Asia 2012," pungkasnya. (esa/gia)
Advertisement
Berita Terkait
-
Tim Nasional 7 Agustus 2026 23:02Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026, Rizky Ridho Minta Maaf
-
Bola Indonesia 7 Agustus 2026 22:18Polemik Kartu Kuning Kedua Song Ui-Young: Timnas Indonesia Dirugikan?
-
Tim Nasional 7 Agustus 2026 12:40Tempat Menonton Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 7 Agustus 2026 23:02Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026, Rizky Ridho Minta Maaf
-
Bola Indonesia 7 Agustus 2026 22:18Polemik Kartu Kuning Kedua Song Ui-Young: Timnas Indonesia Dirugikan?
-
Liga Spanyol 7 Agustus 2026 21:13Yan Diomande Ungkap Alasan Pilih Real Madrid, Wujudkan Mimpi Sejak Kecil
BERITA LAINNYA
-
tim nasional 7 Agustus 2026 23:02Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026, Rizky Ridho Minta Maaf
-
tim nasional 7 Agustus 2026 12:40Tempat Menonton Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
tim nasional 7 Agustus 2026 12:20Nonton Live Streaming Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
SOROT
-
Liputan6 7 Agustus 2026 23:30Prabowo Puji Bahlil: Bisa Bikin Jokowi Tertawa
-
Liputan6 7 Agustus 2026 22:00Prabowo Ungkap Rumus Bernegara: Cintai Rakyat dan Gunakan Akal Sehat
-
Liputan6 7 Agustus 2026 21:20Respons Bahlil Usai Diberi Nilai Memuaskan oleh Prabowo: Terus Buktikan Prestasi
-
Liputan6 7 Agustus 2026 20:50Prabowo Beri Nilai Memuaskan untuk Kinerja Menteri ESDM Bahlil Lahadalia
-
Liputan6 7 Agustus 2026 20:38BGN Segera Coret Sekolah Swasta Elite dari Daftar Penerima MBG
-
Liputan6 7 Agustus 2026 20:34Kepala BGN Minta Maaf Marak Kasus Keracunan MBG
MOST VIEWED
John Herdman Dihadapkan pada Dilema Kiper Timnas Indonesia Jelang Duel Krusial Lawan Singapura
Pengamat Nilai Kekalahan 0-3 dari Vietnam Ungkap Kesenjangan Kualitas Pemain Timnas Indonesia
3 Fakta Menarik Setelah Timnas Indonesia Takluk Telak dari Vietnam
John Herdman: Singapura Lawan yang Sulit, Tapi Timnas Indonesia Bisa Menang!
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya





















