
Nexify - AC Milan gagal mendulang kemenangan saat bertandang ke markas Red Star Belgrade di babak 32 besar Liga Europa yang digelar pada Jumat (19/2/2021) dinihari. Laga tersebut selesai dengan skor imbang 2-2.
Rossoneri unggul dua kali pada pertandingan kali ini. Yang pertama adalah ketika Radovan Pankov mencetak gol bunuh diri pada menit ke-42. Red Star sendiri berhasil menyamakan skor lewat eksekusi penalti Guelor Kanga di menit ke-52.
Raksasa Italia itu kembali unggul setelah Theo Hernandez mencetak gol dari titik putih pada menit ke-61. Ditambah kartu merah yang diterima Milan Rodic, kemenangan pun semakin dekat dengan Rossoneri.
Namun Red Star menunjukkan sikap pantang menyerah dan terus mengejar gol hingga detik-detik akhir. Upaya mereka membuahkan hasil, di mana Milan Pavkov sukses mencetak gol penyama kedudukan pada masa injury time.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Alasan Milan Gagal Menang
Dalam liga domestik, hasil ini jelas merugikan buat kedua tim. Namun pada Liga Europa, hasil imbang 2-2 tersebut menjadi keuntungan buat Milan yang akan bertindak sebagai tuan rumah di pertemuan kedua.
Milan hanya perlu mengejar hasil imbang di laga tersebut. Namun tetap saja, penyebab kegagalan Rossoneri meraih kemenangan patut dianalisis. Dan Pioli sudah memiliki diagnosa awalya.
"Penting untuk melihat situasinya secara keseluruhan. Ada masa di mana kami mengalami banyak cedera, sama halnya dengan para pemain yang selalu berada di luar sana dan kini kelelahan," ujarnya kepada Sky Sport Italia.
"Kami harus mengembalikan kondisi semuanya. Saya tak yakin itu menjadi masalah buat hari ini, karena kami tak menang karena tidak memiliki karakter untuk mencetak gol ketiga. Aspek terburuknya adalah malam ini kami kehilangan Ismael Bennacer," lanjutnya.
Tentang Derby Milan
Hasil ini tentu akan menjadi modal buruk buat Milan untuk menghadapi Inter Milan di ajang Serie A akhir pekan ini. Laga tersebut diyakini akan menjadi penentu siapa yang bakalan meraih Scudetti di akhir musim nanti.
"Sudah banyak gol tercipta dalam derby yang cukup seimbang belakangan ini, tapi saya berpikir kali ini tim yang kebobolan gol paling sedikit yang akan menang," ungkap Pioli soal laga tersebut.
"Milan dan Inter berada pada level yang sama. Derby tiba pada momen yang tepat kami sudah siap," pugkas mantan pelatih Fiorentina tersebut.
(Football Italia)
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 10 Juli 2026 17:53Prancis di Piala Dunia 2026: Terbaik, Skilful, dan Paling Berbahaya
-
Liga Italia 10 Juli 2026 14:06AC Milan Segera Rampungkan Rekrutan Kedua di Musim Panas Ini
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 11 Juli 2026 11:00Baru Cetak Satu Gol di Piala Dunia 2026, Lamine Yamal: Bodo Amat!
-
Liga Inggris 11 Juli 2026 09:30Arsenal Capai Kesepakatan Pribadi dengan Bintang Timnas Brasil Ini
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 11 Juli 2026 10:45KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo Tersangka Pemerasan
-
Liputan6 11 Juli 2026 09:38Bupati Gowa Pastikan Hadiri Sidang Pansus Hak Angket
-
Liputan6 11 Juli 2026 00:40Prabowo: Hukum Bukan Untuk Orang Kuat dan Kaya Saja
-
Liputan6 11 Juli 2026 00:33Polri Periksa 15 Saksi Kasus Korupsi, 2 Orang dari Rumah Jampidsus
-
Liputan6 10 Juli 2026 23:06Daftar Barang Bukti Disita Polisi dari 12 Lokasi Penggeledahan
-
Liputan6 10 Juli 2026 22:27Polisi Tak Tampilkan Foto Hasil Geledah Rumah Sentul, Ini Alasannya
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























