
Nexify - Penyerang timnas Swedia, Dejan Kulusevski, mengakui kehebatan Cristiano Ronaldo. Menurut pemain 20 tahun, tidak ada satu pun pemain yang bisa menghentikan rekan satu timnya di Juventus itu.
Kulusevski akan berjumpa Ronaldo sebagai lawan. Swedia akan berjumpa Portugal pada laga UEFA Nations League yang digelar di Stadion Jose Alvalade, Rabu (14/10/2020) dini hari WIB.
Swedia telah memainkan dua laga sebelum berjumpa Portugal. Tim racikan Janne Andersson itu menang dengan skor 2-1 atas Rusia sebelum akhirnya menelan kekalahan 2-1 dari Kroasia.
Sementara, Portugal juga gagal meraih hasil bagus pada dua laga sebelum jumpa Swedia. Portugal gagal mencetak gol saat berjumpa Spanyol dan Prancis. Laga berakhir dengan skor 0-0.
Kulusevski: Tidak Ada yang Bisa Hentikan Ronaldo
Bagi Dejan Kulusevski, juga bagi timnas Swedia, ini pertemuan kedua melawan Ronaldo. Pada laga pertama yang digelar September lalu, Swedia harus mengakui keunggulan Portugal dengan skor 2-0.
Cristiano Ronaldo menjadi bintang bagi Portugal. Sang kapten tim mencetak dua gol ke gawang Robin Olsen. Dua gol itulah yang menurut Kulusevski membuktikan bahwa Ronaldo tidak bisa dihentikan.
"Pada leg pertama tidak mungkin menghentikannya, tidak ada yang bisa menghentikan Ronaldo," buka Kulusevski kepada Aftonbladet, dikutip dari Football Italia.
"Jika sedang berada pada hari yang baik, dia memutuskan segalanya sendirian," sambung mantan pemain Parma itu.
Namun, Kulusevski tidak menyerah begitu saja di hadapan Ronaldo. Dia justru sangat antusias karena kini sudah mengenal Ronaldo dengan baik. Mereka bermain bersama di Juventus dan sudah tahu kelebihan dan kekurangan masing-masing.
"Kami memiliki kesempatan lain. Akan menyenangkan menghadapinya saat kita mengenal satu sama lain lebih baik," kata Kulusevski.
Tentang Karantina di Juventus
Sementara itu, Dejan Kulusevski mendukung keputusan Juventus yang menerapkan karantina ketat pada para pemain. Hal ini dilakukan klub asal Turin menyusul adanya dua kasus COVID-19 yang terjadi pada staff klub beberapa waktu lalu.
"Saya mengikuti apa yang diperintahkan dan saya tidak punya masalah," kata Kulusevski.
"Dokter Juventus mengatakan kepada saya bahwa hal terbaik adalah tetap di sana. Saya telah dikarantina di J Hotel dan saya tetap berlatih dua kali sehari," ucap Kulusevski.
Keputusan Juventus melakukan karantina sempat memicu kontroversi. Sebab, Ronaldo diketahui 'kabur' dari J Hotel demi bergabung ke timnas Portugal lebih cepat dari jadwal yang dibuat Juventus.
Sumber: Football Italia
Baca Ini Juga:
- Main di Bernabeu Sekalipun, Juventus-nya Andrea Pirlo Tetap Akan Main Ofensif
- Andrea Pirlo: Sudah Berusia 35 Tahun, Cristiano Ronaldo Tetap Terlihat Seperti Pemain Muda
- Andrea Pirlo Jadikan Pep Guardiola Sebagai Teladan di Dunia Kepelatihan
- Bagaimana Rasanya Melatih Mantan Rekan Setim di Juventus, Andrea Pirlo?
- Dibanding Jadi Pemain, Andrea Pirlo Akui Jadi Pelatih Lebih Bikin Stres
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 14 Juni 2026 08:30Prediksi Piala Dunia 2026: Swedia vs Tunisia 15 Juni 2026
-
Liga Italia 13 Juni 2026 14:34AC Milan Selangkah Lebih Dekat Pekerjakan Mantan Pelatih MU Ini
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 05:24Man of the Match Belanda vs Jepang: Virgil van Dijk
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 05:21Link Streaming Piala Dunia 2026: Spanyol vs Tanjung Verde
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 04:21Link Streaming Piala Dunia 2026: Swedia vs Tunisia
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 15 Juni 2026 05:00Saling Berbalas Gol, Belanda Sama Kuat dengan Jepang
-
Liputan6 15 Juni 2026 00:11Menteri Haji Sebut Jemaah Indonesia yang Wafat di Arab Capai 290 Orang
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
























