
Nexify - - Pemain belakang Juventus, Giorgio Chiellini, tidak puas dengan kekalahan timnya atas Manchester United. Namun, menurut Chiellini, lebih baik Juve kalah pada fase grup dan segera mengambil pelajaran daripada kalah pada fase gugur.
Juventus baru saja menelan kekalahan ketika menjamu United di matchday keempat Grup H Liga Champions musim 2018/19, Kamis (8/11) dini hari WIB. Sempat unggul lebih dulu lewat Cristiano Ronaldo, Si Nyonya Tua kemudian kalah dengan skor 2-1.
Hasil tersebut memang tidak menggoyahkan posisi Juventus di puncak klasemen Grup H. Juve tetap berada di posisi teratas dengan raihan 9 poin. Sementara, United menyusul di posisi kedua dengan capaian 7 poin. Masih ada dua laga tersisa bagi kedua tim.
Chiellini berharap kekalahan atas United tidak terulang lagi di masa mendatang. Sebab, Juve sejatinya punya kans besar untuk menang, meraih tiga poin dan lolos ke babak 16 Beser. Chiellini pun ingin Juve banyak belajar dari hasil ini.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Nexify dengan
Lebih Baik Kalah Sekarang
Sebelum berjumpa Manchester United, Juventus adalah tim yang sangat perkasa. Si Nyonya Tua belum pernah kalah sepanjang musim 2018/19 di semua kompetisi. United adalah tim pertama yang mampu mengalahkan Juventus. Untungnya, kekalahan terjadi di fase grup.
"Jika kami ingin melangkah jauh dan jika kami ingin meraihnya, maka kami harus belajar dari kekalahan seperti ini. Jika kalah di Liga Champions seperti ini [di kandang], lebih baik sekarang daripada nanti," buka Chiellini.
"Kami telah melakukan kesalahan serupa pada beberapa pertandingan, jujur saja, karena kami merasa terlalu puas dan menerima resiko yang sama sekali tidak perlu terjadi," sambung pemain berusia 34 tahun seperti dikutip dari Sky Sports.
Waktunya Refleksi
Kekalahan pertama musim 2018/19 dan terjadi di kandang, tentu saja sebuah pukulan telah bagi Chiellini dan skuat Juventus. Karena itu, eks pemain Livorno berharap agar para pemain Juve bisa segera berefleksi dan bangkit pasca momen ini.
"Mungkin sekarang adalah waktu bagi kami untuk menundukkan kepala dan fokus, seperti yang kami lakukan pada setiap laga. Kami menguasai laga, tapi kami sangat boros. Kami melupakan setiap detailnya, bahwa United bisa berbahaya," tutup Chiellini.
Berita Video
Cover Story menjelang Piala AFF 2018 dengan pertanyaan besar "Timnas Indonesia kapan juara?". Apakah pertanyaan ini bisa terjawab pada Piala AFF edisi 2018?
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 4 Juli 2026 16:00Juventus Ajukan Tawaran Perdana untuk Bomber PSG Ini
-
Liga Inggris 4 Juli 2026 15:00Fernandes Ketikung, MU Alihkan Fokus ke Wonderkid Maroko Ini?
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 5 Juli 2026 19:11Ketika Prancis Menemukan Cara Lain untuk Menang
-
Piala Dunia 5 Juli 2026 18:27Meksiko, Azteca, dan Pemain Ke-12
-
Piala Dunia 5 Juli 2026 18:20Meksiko dan Misi Javier Aguirre Mengubah Tekanan Menjadi Kekuatan
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 5 Juli 2026 19:00Pabrik Vape Ganja Beromzet Rp 300 M Terbongkar, 3 WNA Ditangkap
-
Liputan6 5 Juli 2026 18:36Mentan Pastikan Semua Lahan Cetak Sawah Tetap Milik Petani
-
Liputan6 5 Juli 2026 18:04Mendikdasmen Bahas Rencana Pelibatan Kantin Sekolah di MBG
-
Liputan6 5 Juli 2026 17:43Kasus Dokter Icha, Polisi Terapkan Pasal 530 KUHP Baru
-
Liputan6 5 Juli 2026 17:16Penembakan Warnai Perayaan Hari Kemerdekaan AS, 8 Orang Terluka
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya























