Ketika Prancis Menemukan Cara Lain untuk Menang

Ketika Prancis Menemukan Cara Lain untuk Menang
Para pemain Prancis merayakan kemenangan di akhir laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Paraguay vs Prancis di Philadelphia, Sabtu, 4 Juli 2026 (c) AP Photo/Martin Meissner

Nexify - Tidak semua kemenangan Prancis lahir melalui pesta gol dan permainan yang memanjakan mata. Di tengah pertandingan yang keras dan penuh duel, Les Bleus menemukan cara lain untuk menjaga langkah mereka di Piala Dunia 2026.

Paraguay datang dengan pendekatan yang sangat disiplin untuk memutus aliran serangan lawan. Ruang yang biasanya menjadi panggung bagi para penyerang Prancis mendadak menghilang sepanjang pertandingan.

Dalam situasi seperti itu, kesabaran menjadi nilai yang jauh lebih penting daripada kreativitas. Prancis akhirnya memecahkan kebuntuan melalui penalti Kylian Mbappe pada babak kedua sebelum mempertahankan keunggulan hingga laga berakhir.

Skor 1-0 mungkin tidak semewah kemenangan-kemenangan sebelumnya. Namun, hasil tersebut memperlihatkan sisi lain dari tim Didier Deschamps yang siap berjuang ketika permainan indah tidak lagi menjadi jawaban.

Saat Keindahan Permainan Tak Lagi Cukup

Sejak awal turnamen, Prancis membangun reputasi sebagai tim dengan serangan paling berbahaya. Paraguay memilih tidak memberi sedikit pun ruang agar kecepatan dan kreativitas lawannya tidak berkembang.

Penjaga gawang Orlando Gill tampil impresif di belakang lini pertahanan yang bermain rapat. Michael Olise dan Ousmane Dembele pun berkali-kali dipaksa mencari solusi yang tak kunjung datang.

Bek William Saliba menilai kemenangan tetap memiliki nilai yang sama meski diraih dengan skor tipis. "Sejak awal turnamen, kami terbiasa mencetak setidaknya tiga gol. Hari ini, kami hanya menang 1-0, tetapi kemenangan tetaplah kemenangan dan nilainya sama," ujarnya kepada FIFA.

Pertandingan Selanjutnya
World Cup World Cup | 10 Juli 2026
Prancis Prancis
03:00 WIB
Maroko Maroko

Mbappe Menjawab dengan Ketenangan

Peluang terbaik Prancis lahir ketika Desire Doue dijatuhkan Diego Gomez di dalam kotak penalti. Tinjauan VAR memastikan pelanggaran itu sebelum Mbappe menjalankan tugasnya dengan tenang dari titik putih.

Gol tersebut menjadi torehan ke-19 Mbappe dalam 19 pertandingan Piala Dunia. Catatan itu juga mengantarkannya kembali memuncaki persaingan Golden Boot dengan koleksi tujuh gol, sejajar dengan Lionel Messi.

Mbappe menganggap pertandingan seperti ini penting bagi perkembangan timnya. "Kami tahu seperti apa pertandingan yang akan kami hadapi, dan saya rasa bagus kami menjalani laga seperti ini serta mampu mengatasinya."

Ia merasa kemenangan tersebut membuktikan kualitas Prancis tidak hanya terletak pada permainan menyerang. "Kami memperlihatkan bahwa kami bukan hanya tim yang bisa bermain sepak bola menyerang. Mereka mengira kami akan datang, bermain dengan santai, mempertontonkan trik dan umpan satu-dua. Semua tim memiliki kekuatannya masing-masing, dan satu-satunya cara adalah menang."

Ketangguhan Menjadi Bekal Berikutnya

Pertandingan ini lebih banyak menguji kekuatan mental daripada kualitas teknik Prancis. Setiap duel memaksa para pemain tetap tenang agar tidak terpancing emosi sepanjang laga.

Bradley Barcola merasakan sendiri kerasnya permainan Paraguay sejak menit awal. "Saya belum pernah dipukul dan ditendang sebanyak ini dalam satu pertandingan, tetapi kami menang, jadi hanya itu yang penting. Itu memang sulit, terutama setelah saya mendapat kartu kuning, tetapi pengalaman ini sangat berharga."

Didier Deschamps melihat kemenangan tersebut sebagai bukti kuatnya karakter tim yang ia bangun. "Saya memiliki kelompok yang solid dengan semangat tim yang luar biasa. Kami memang sempat kesulitan, tetapi kami melakukan apa yang harus dilakukan. Kini, kami berada di perempat final dan kami patut menikmatinya."

Tantangan berikutnya telah menunggu dengan hadirnya Morocco di babak perempat final. Setelah memperlihatkan wajah baru yang lebih tangguh, Prancis datang bukan hanya sebagai tim dengan serangan mematikan, tetapi juga sebagai kelompok yang mampu bertahan dan menang dalam pertandingan yang paling melelahkan.

Sumber: FIFA