Arema FC Bidik Bonus Manis di Piala Presiden 2026, Juara Bukan Target Utama Singo Edan

Arema FC Bidik Bonus Manis di Piala Presiden 2026, Juara Bukan Target Utama Singo Edan
Pemain Arema FC sebelum laga BRI Super League. (c) dok.Ileague.id

Nexify - Arema FC datang ke Piala Presiden 2026 dengan kepercayaan diri tinggi. Singo Edan merasa memiliki persiapan yang jauh lebih matang dibandingkan ketika tampil pada edisi sebelumnya.

Klub asal Malang itu menjadi satu dari delapan kontestan yang bersaing di turnamen pramusim bergengsi tersebut. Dendi Santoso dan kolega menghuni Grup B bersama DPMM FC, Tampines Rovers, serta tuan rumah Persib Bandung.

Meski memiliki komposisi skuad yang semakin komplet dan persiapan yang lebih baik, Arema FC memilih untuk tidak membebani tim dengan target mutlak menjadi juara. Manajemen menilai Piala Presiden 2026 tetap berfungsi sebagai ajang pematangan tim sebelum kompetisi resmi dimulai.

General Manajer Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menegaskan bahwa hasil terbaik tentu akan diupayakan. Namun, fokus utama Singo Edan tetap membangun fondasi tim agar siap menghadapi musim kompetisi 2026/2027.

Piala Presiden Jadi Ajang Mematangkan Kekuatan Tim

Yusrinal menjelaskan bahwa Piala Presiden memiliki fungsi penting sebagai tolok ukur kesiapan tim. Turnamen ini dimanfaatkan Arema FC untuk melihat sejauh mana hasil pembangunan skuad yang dilakukan selama masa pramusim.

Menurutnya, tim pelatih mendapat arahan agar memanfaatkan setiap pertandingan sebagai proses evaluasi. Dengan begitu, Arema dapat mengetahui aspek-aspek yang masih perlu diperbaiki sebelum mengarungi kompetisi resmi.

"Kalau terkait dengan mungkin targetnya itu kalau kita melihat Piala Presiden sebetulnya pramusim itu kan bukan target utama," buka Yusrinal.

"Jadi saya pesan ke tim pelatih, lakukan yang terbaik di pramusim ini karena ini ajang untuk apa ya trial lah ya, trial tim ini itu untuk menghadapi liga besok itu seperti apa gitu," ucap sosok yang karib disapa Inal itu.

Gelar Juara Akan Menjadi Bonus bagi Singo Edan

Meski tidak menjadikan trofi sebagai target utama, Arema FC tetap membuka peluang untuk kembali mengangkat Piala Presiden apabila kesempatan itu datang. Manajemen menilai prestasi tersebut akan menjadi nilai tambah dari proses persiapan yang sedang dijalankan.

Antusiasme suporter juga menjadi perhatian tersendiri bagi Arema FC. Banyak pendukung berharap Singo Edan mampu kembali membawa pulang trofi, tetapi manajemen tetap menempatkan kesiapan menghadapi liga sebagai prioritas utama.

"Tapi kalau misalkan kita bisa mengambil lagi tropi kemenangan kita kemarin, itu bonus buat kita," katanya.

"Ya memang ada pertanyaan banyak banget yang masuk ke kita, 'Pak ambil pialanya kembali Pak, itu kan pialanya kita ngapain harus ke Thailand' banyak banget itu. Nah secara tim sih kita sebetulnya ya kita sudah siap, tapi itu bukan target utama," tegasnya.