
Nexify - Badan sepakbola rakyat Indonesia (BASRI) kini memiliki Ketua Umum (Ketum) baru. Melalui Rapat Pimpinan (Rapim) dewan pendiri BASRI, di kantor pusat BASRI, Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Selasa (15/1), Eddy Sofyan dipercaya menggantikan Johanes Auri yang habis masa jabatannya.
Alhasil, Eddy yang pernah membantu Yuswadi menangani PSSI Junior pada tahun 1982 tersebut, kini menjabat Ketum BASRI periode 2013/2018.
Selain pemilihan Ketum baru, Rapim juga merumuskan beberapa program penting untuk tahun 2013. Antara lain, menggulirkan liga desa Indonesia atau LIDI, pendidikan pelatihan bagi calon pelatih yang ada di desa atau kelurahan, juga pendidikan wasit.
"Saya tengah menyusun kepengurusan seperti yang diamanahkan dalam Rapim. Nantinya, pengurusan tersebut diharapkan mampu mengemban cita-cita organisasi. Para pengurus BASRI haruslah sosok yang amanah, artinya siap menjalankan tugas-tugas dan tidak hanya statusnya saja," ujar mantan pelatih tim nasional Indonesia era 80-an tersebut.
"Dengan dukungan semua pihak, saya berharap mampu meningkatkan kinerja BASRI sebagai organisasi sepak bola rakyat yang anggota-anggotanya adalah klub sepak bola amatir di desa-desa dan kelurahan," sambungnya.
Ketika membesut Timnas, Eddy pernah membawa Warta Kusuma dan kawan-kawan tampil di ajang Kings' Cup di Bangkok tahun 1997, Merdeka Games 1989, Piala Asia 1990, SEA Games di Bangkok tahun 1985, Merlion Cup di Singapura 1984 dan Marhalim Cup 1988. Selain Warta, pemain yang sempat merasakan besutan Eddy yakni Patar Tambunan, Ridwan Mas, Marzuki Nyak Mat, Noah Mariem, dan Hermansyah.
Ditambahkan mantan Direktur Utama PT Volgren tersebut, terus berusaha menjadi mitra kerja PSSI. BASRI yang didirikan pada 20 Maret 2011 dan diprakarsai mantan-mantan pemain Timnas seperti Nasri Sallasa dan Johanes Auri, terus aktif mencari pemain-pemain berbakat di desa-desa.
"Nantinya, pemain-pemain tersebut diharapkan bisa bermain di level Divisi Utama, Satu, Dua, dan Tiga. Bahkan, hingga ke klub profesional yang berujung pada Timnas," pungkasnya. (esa/dzi)
Alhasil, Eddy yang pernah membantu Yuswadi menangani PSSI Junior pada tahun 1982 tersebut, kini menjabat Ketum BASRI periode 2013/2018.
Selain pemilihan Ketum baru, Rapim juga merumuskan beberapa program penting untuk tahun 2013. Antara lain, menggulirkan liga desa Indonesia atau LIDI, pendidikan pelatihan bagi calon pelatih yang ada di desa atau kelurahan, juga pendidikan wasit.
"Saya tengah menyusun kepengurusan seperti yang diamanahkan dalam Rapim. Nantinya, pengurusan tersebut diharapkan mampu mengemban cita-cita organisasi. Para pengurus BASRI haruslah sosok yang amanah, artinya siap menjalankan tugas-tugas dan tidak hanya statusnya saja," ujar mantan pelatih tim nasional Indonesia era 80-an tersebut.
"Dengan dukungan semua pihak, saya berharap mampu meningkatkan kinerja BASRI sebagai organisasi sepak bola rakyat yang anggota-anggotanya adalah klub sepak bola amatir di desa-desa dan kelurahan," sambungnya.
Ketika membesut Timnas, Eddy pernah membawa Warta Kusuma dan kawan-kawan tampil di ajang Kings' Cup di Bangkok tahun 1997, Merdeka Games 1989, Piala Asia 1990, SEA Games di Bangkok tahun 1985, Merlion Cup di Singapura 1984 dan Marhalim Cup 1988. Selain Warta, pemain yang sempat merasakan besutan Eddy yakni Patar Tambunan, Ridwan Mas, Marzuki Nyak Mat, Noah Mariem, dan Hermansyah.
Ditambahkan mantan Direktur Utama PT Volgren tersebut, terus berusaha menjadi mitra kerja PSSI. BASRI yang didirikan pada 20 Maret 2011 dan diprakarsai mantan-mantan pemain Timnas seperti Nasri Sallasa dan Johanes Auri, terus aktif mencari pemain-pemain berbakat di desa-desa.
"Nantinya, pemain-pemain tersebut diharapkan bisa bermain di level Divisi Utama, Satu, Dua, dan Tiga. Bahkan, hingga ke klub profesional yang berujung pada Timnas," pungkasnya. (esa/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 22 April 2016 16:39Kompetisi Perserikatan Bakal Libatkan Asprov PSSI
-
Bola Indonesia 22 April 2016 16:27Basri Bakal Gulirkan Kompetisi Perserikatan
-
Bola Indonesia 6 Agustus 2015 10:50Cari Tuan Rumah LIDI 2016, BASRI Tetapkan Persyaratan Ketat
-
Bola Indonesia 6 Agustus 2015 10:44'Liga Desa Bikin Pesepakbola Amatir Bergairah'
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 11 Juli 2026 09:30Arsenal Capai Kesepakatan Pribadi dengan Bintang Timnas Brasil Ini
-
Liga Inggris 11 Juli 2026 08:30Ederson Batal, Manchester United Incar Gelandang Brasil Lainnya!
BERITA LAINNYA
-
indonesia 10 Juli 2026 19:23Karakter Impian Pratama Arhan di Persija: Pekerja Keras dan Disiplin
-
indonesia 10 Juli 2026 17:37Herdman Ingin Bawa Timnas Indonesia Angkat Trofi Piala AFF 2026
-
indonesia 10 Juli 2026 16:58Hadapi Musim yang Padat, Persib Kelola Fisik dan Mental
SOROT
-
Liputan6 11 Juli 2026 09:38Bupati Gowa Pastikan Hadiri Sidang Pansus Hak Angket
-
Liputan6 11 Juli 2026 00:40Prabowo: Hukum Bukan Untuk Orang Kuat dan Kaya Saja
-
Liputan6 11 Juli 2026 00:33Polri Periksa 15 Saksi Kasus Korupsi, 2 Orang dari Rumah Jampidsus
-
Liputan6 10 Juli 2026 23:06Daftar Barang Bukti Disita Polisi dari 12 Lokasi Penggeledahan
-
Liputan6 10 Juli 2026 22:27Polisi Tak Tampilkan Foto Hasil Geledah Rumah Sentul, Ini Alasannya
-
Liputan6 10 Juli 2026 22:18Polisi Segera Umumkan Tersangka soal Temuan 74 Kg Emas dan Rp 476 Miliar
MOST VIEWED
Dewa United Resmi Lepas 10 Pemain: Dari Stefano Lilipaly hingga Jaja
Cahya Supriadi Bertekad Rebut Tempat di Skuad Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026
Festival Grassroots Piala Presiden 2026 Diharapkan Jadi Fondasi Masa Depan Sepak Bola Indonesia
Pelatih Ungkap Alasan Persib Bandung Terus Buru Pemain Baru
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























