
Nexify - Tim Maluku Utara (Malut FC) sukses melaju ke babak semifinal Liga Desa Indonesia (LIDI) 2015 setelah mengkandaskan perlawanan Sumatera Utara (Sumut) dengan skor 2-1, dalam babak delapan besar LIDI 2015, di lapangan Telkom, Belitung Timur, Bangka Belitung, Sabtu (15/8) petang.
Menurut Buyung Radjiloen selaku manajer tim Malut FC, laga itu merupakan laga hidup mati. "Bagi kami, partai tersebut merupakan hidup mati. Di semi final pada 19 Agustus mendatang, kami akan melawan tim Sumatera Barat," ujarnya.
"Ada banyak pelajaran berharga bagi kami yang sempat kebobolan lebih dulu pada menit ke-26. Semoga, kemenangan ini menjadi pelajaran berharga bagi anak-anak Laskar Kie Raha untuk dapat meraih kemenangan dan menjadi juara dalam turnamen LIDI Piala Menpora 2015 di Beltim ini," imbuhnya.
Dikatakannya lagi, kondisi lapangan yang berpasir membuat permainan Fandi Mochtar dan kawan-kawan tidak berjalan sempurna. Kondisi lapangan yang sempit, juga sangat mempengaruhi permainan Laskar Kie Raha.
Selain itu, dilanjutkannya lagi, banyak benturan antar pemain yang terjadi. Bahkan peluang yang dimiliki, pun tidak dapat diselesaikan dengan baik akibat akurasi bola-bola umpan yang terganggu karena lapangan berpasir.
"Pola bertahan yang dimainkan anak-anak Sumut, memang sangat menyulitkan barisan depan MU FC. Bahkan setelah gol pertama, pemain kami sempat kehilangan kepercayaan diri sehingga tidak mampu mengembangkan permainan dengan baik. Namun setelah mendapat arahan pelatih Arizona Hamadi yang terus membangkitkan semangat, akhirnya kembali dapat menampilkan performa terbaiknya pada babak kedua. Terrbukti, dengan dua gol yang dicetak Andre Abubakar dan Djali Ibrahim," pungkasnya.
LIDI 2015 sendiri adalah turnamen yang memperebutkan Piala Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi.[initial]
Menurut Buyung Radjiloen selaku manajer tim Malut FC, laga itu merupakan laga hidup mati. "Bagi kami, partai tersebut merupakan hidup mati. Di semi final pada 19 Agustus mendatang, kami akan melawan tim Sumatera Barat," ujarnya.
"Ada banyak pelajaran berharga bagi kami yang sempat kebobolan lebih dulu pada menit ke-26. Semoga, kemenangan ini menjadi pelajaran berharga bagi anak-anak Laskar Kie Raha untuk dapat meraih kemenangan dan menjadi juara dalam turnamen LIDI Piala Menpora 2015 di Beltim ini," imbuhnya.
Dikatakannya lagi, kondisi lapangan yang berpasir membuat permainan Fandi Mochtar dan kawan-kawan tidak berjalan sempurna. Kondisi lapangan yang sempit, juga sangat mempengaruhi permainan Laskar Kie Raha.
Selain itu, dilanjutkannya lagi, banyak benturan antar pemain yang terjadi. Bahkan peluang yang dimiliki, pun tidak dapat diselesaikan dengan baik akibat akurasi bola-bola umpan yang terganggu karena lapangan berpasir.
"Pola bertahan yang dimainkan anak-anak Sumut, memang sangat menyulitkan barisan depan MU FC. Bahkan setelah gol pertama, pemain kami sempat kehilangan kepercayaan diri sehingga tidak mampu mengembangkan permainan dengan baik. Namun setelah mendapat arahan pelatih Arizona Hamadi yang terus membangkitkan semangat, akhirnya kembali dapat menampilkan performa terbaiknya pada babak kedua. Terrbukti, dengan dua gol yang dicetak Andre Abubakar dan Djali Ibrahim," pungkasnya.
LIDI 2015 sendiri adalah turnamen yang memperebutkan Piala Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi.[initial]
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 19 Agustus 2015 23:49Sukses ke Final LIDI 2015, Manajer Malut FC Tak Berhenti Bersyukur
-
Bola Indonesia 19 Agustus 2015 23:30Malut FC Berhasil Melaju ke Final LIDI 2015
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 11 Juli 2026 09:30Arsenal Capai Kesepakatan Pribadi dengan Bintang Timnas Brasil Ini
-
Liga Inggris 11 Juli 2026 08:30Ederson Batal, Manchester United Incar Gelandang Brasil Lainnya!
-
Liga Spanyol 11 Juli 2026 07:27Here We Go! Barcelona Kunci Transfer Karim Adeyemi dari Dortmund!
BERITA LAINNYA
-
indonesia 10 Juli 2026 19:23Karakter Impian Pratama Arhan di Persija: Pekerja Keras dan Disiplin
-
indonesia 10 Juli 2026 17:37Herdman Ingin Bawa Timnas Indonesia Angkat Trofi Piala AFF 2026
-
indonesia 10 Juli 2026 16:58Hadapi Musim yang Padat, Persib Kelola Fisik dan Mental
SOROT
-
Liputan6 11 Juli 2026 09:38Bupati Gowa Pastikan Hadiri Sidang Pansus Hak Angket
-
Liputan6 11 Juli 2026 00:40Prabowo: Hukum Bukan Untuk Orang Kuat dan Kaya Saja
-
Liputan6 11 Juli 2026 00:33Polri Periksa 15 Saksi Kasus Korupsi, 2 Orang dari Rumah Jampidsus
-
Liputan6 10 Juli 2026 23:06Daftar Barang Bukti Disita Polisi dari 12 Lokasi Penggeledahan
-
Liputan6 10 Juli 2026 22:27Polisi Tak Tampilkan Foto Hasil Geledah Rumah Sentul, Ini Alasannya
-
Liputan6 10 Juli 2026 22:18Polisi Segera Umumkan Tersangka soal Temuan 74 Kg Emas dan Rp 476 Miliar
MOST VIEWED
Dewa United Resmi Lepas 10 Pemain: Dari Stefano Lilipaly hingga Jaja
Cahya Supriadi Bertekad Rebut Tempat di Skuad Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026
Festival Grassroots Piala Presiden 2026 Diharapkan Jadi Fondasi Masa Depan Sepak Bola Indonesia
Pelatih Ungkap Alasan Persib Bandung Terus Buru Pemain Baru
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya

























