
Nexify - Sepak bola sering menghadirkan perubahan yang sulit diprediksi, termasuk dalam perjalanan karier seorang pemain. Marcus Rashford menjadi salah satu contoh ketika masa depan yang sebelumnya terlihat suram tiba-tiba kembali terbuka.
Pada Desember 2024, Rashford nyaris tidak memiliki tempat di skuad Manchester United asuhan Ruben Amorim. Situasi tersebut membuat kepindahan ke klub lain menjadi pilihan yang paling masuk akal bagi penyerang asal Inggris itu.
Rashford kemudian menjalani masa peminjaman di Aston Villa sebelum melanjutkan kariernya bersama Barcelona. Bersama klub asal Catalunya tersebut, ia berhasil menunjukkan performa impresif dan membantu Barcelona meraih gelar LaLiga.
Kini Rashford berada dalam situasi yang berbeda dibandingkan 18 bulan lalu. Kedatangan Michael Carrick sebagai pelatih Manchester United membuka kemungkinan bagi sang penyerang untuk kembali dan mencoba menghidupkan lagi kariernya di Old Trafford.
Rashford Bangkit Bersama Barcelona

Rashford sempat menjalani masa yang sulit di Manchester United ketika Amorim tidak memasukkannya dalam rencana utama tim. Bahkan, pada akhir 2024, masa depannya di Old Trafford terlihat hampir berakhir sehingga pindah klub menjadi solusi yang paling realistis.
Setelah menjalani masa peminjaman bersama Aston Villa, Rashford kemudian bergabung dengan Barcelona. Kepindahan tersebut terjadi setelah keinginannya untuk bermain di Camp Nou mendapat respons positif dari klub asal Spanyol tersebut.
Performa Rashford di Barcelona kemudian berkembang sangat positif sepanjang musim. Ia mencetak 14 gol dan memberikan 11 assist dalam 49 pertandingan di semua kompetisi.
Catatan tersebut menjadi bukti bahwa Rashford masih mampu tampil produktif di level tertinggi. Ia juga menunjukkan etos kerja dan sikap yang cukup baik sehingga tidak ada alasan kuat untuk meragukan kemampuannya memberikan kontribusi bagi tim.
Michael Carrick Bisa Beri Kesempatan Kedua

Meski tampil impresif, Barcelona pada akhirnya tidak mengambil opsi untuk mempermanenkan Rashford. Keputusan tersebut tentu mengecewakan pemain berusia 28 tahun itu, tetapi performanya di Spanyol membuat pilihan kariernya kini lebih terbuka.
Salah satu kemungkinan yang dapat dipertimbangkan adalah kembali ke Manchester United. Carrick memiliki hubungan khusus dengan Rashford karena dirinya merupakan kapten Manchester United ketika sang penyerang melakukan debut bersama tim utama.
Kehadiran Carrick juga membuka peluang untuk memulai semuanya dari awal. Sang pelatih dapat menilai Rashford berdasarkan performa terbarunya tanpa terlalu terpengaruh oleh persoalan yang terjadi ketika Amorim masih menangani Manchester United.
Bagi Rashford, kesempatan tersebut bisa menjadi jalan untuk kembali menjadi pemain penting di klub masa kecilnya. Jika mampu menunjukkan sikap dan performa seperti ketika bermain untuk Barcelona, bukan tidak mungkin ia kembali menjadi salah satu pilihan utama di lini depan.
Statistik Rashford Jadi Pertimbangan

Performa Rashford di Barcelona tidak hanya terlihat dari jumlah gol dan assist. Ia juga memberikan kontribusi dalam berbagai aspek permainan yang dapat menjadi pertimbangan Carrick sebelum menentukan masa depannya.
Rashford mencatatkan 10 serangan balik cepat selama berada di Barcelona, jumlah yang sama dengan Lamine Yamal. Catatan tersebut hanya sedikit di bawah Raphinha dan Fermin Lopez dalam skuad Barcelona.
Akurasi tembakan Rashford mencapai 56,79 persen, sementara tingkat konversinya berada di angka 21,43 persen. Ia juga melepaskan 117 tembakan sepanjang musim, hanya kalah dari Yamal yang mencatatkan 168 percobaan.
Kontribusinya dalam membangun serangan juga cukup menonjol dengan 67 peluang yang diciptakan. Rashford turut mencatatkan tingkat keberhasilan umpan sebesar 83,74 persen serta memenangkan 104 duel satu lawan satu di area permainan.
Rashford Bisa Bersaing di Lini Depan United

Tantangan terbesar Rashford jika kembali ke Manchester United adalah persaingan di lini depan. Matheus Cunha, Bryan Mbeumo, Benjamin Sesko dan sejumlah pemain lain telah mulai membangun kombinasi yang menjanjikan.
Kondisi tersebut membuat Rashford tidak akan langsung mendapatkan tempat utama. Namun, persaingan ketat justru bisa menjadi keuntungan bagi Carrick karena memberikan lebih banyak pilihan untuk menentukan komposisi lini serang.
Rashford memiliki kecepatan, kemampuan mencetak gol dan pengalaman bermain di level tertinggi yang dapat menjadi aset bagi Manchester United. Jika mampu mempertahankan konsistensi seperti ketika memperkuat Barcelona, ia memiliki peluang untuk kembali menjadi pembeda.
Masa depan Rashford tetap belum pasti dan Manchester United masih harus mengambil keputusan. Namun, kebangkitan sang penyerang di Barcelona menunjukkan bahwa kariernya belum berakhir dan pintu untuk kembali ke Old Trafford masih layak dibuka.
Sumber: Flashscore
Advertisement
Berita Terkait
-
Editorial 12 Agustus 2026 12:515 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
-
Liga Inggris 12 Agustus 2026 12:21Liverpool Bisa Kehilangan Curtis Jones, Inter Milan Mulai Bergerak
-
Liga Spanyol 12 Agustus 2026 11:513 Alasan Rodri Tolak Real Madrid dan Pilih Barcelona
-
Piala Dunia 12 Agustus 2026 11:21Paolo Maldini Ungkap Pep Guardiola Nyaris Jadi Pelatih Timnas Italia
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 12 Agustus 2026 13:21Tempat Menonton PSG vs Aston Villa di Piala Super Eropa 2026
-
Liga Spanyol 12 Agustus 2026 13:04Jose Mourinho Bisa Jadi Sosok yang Dibutuhkan Kylian Mbappe di Real Madrid
-
Liga Champions 12 Agustus 2026 12:51Link Live Streaming PSG vs Aston Villa di Piala Super Eropa 2026
-
Liga Inggris 12 Agustus 2026 12:21Liverpool Bisa Kehilangan Curtis Jones, Inter Milan Mulai Bergerak
-
Liga Inggris 12 Agustus 2026 12:184 Transfer Impian Liverpool Sebelum Bursa Musim Panas Ditutup
-
Liga Spanyol 12 Agustus 2026 11:513 Alasan Rodri Tolak Real Madrid dan Pilih Barcelona
BERITA LAINNYA
-
inggris 12 Agustus 2026 12:21Liverpool Bisa Kehilangan Curtis Jones, Inter Milan Mulai Bergerak
-
inggris 12 Agustus 2026 12:184 Transfer Impian Liverpool Sebelum Bursa Musim Panas Ditutup
-
inggris 12 Agustus 2026 10:32Manchester United Ingin Tawar Myles Lewis-Skelly dari Arsenal, tapi Ada 2 Kendala
-
inggris 12 Agustus 2026 09:46Ronald Araujo, Liverpool, dan Tempat untuk Menghidupkan Kembali Kariernya
-
inggris 12 Agustus 2026 07:51Manchester United dan Chelsea Kompak Tolak Myles Lewis-Skelly
-
inggris 12 Agustus 2026 07:39Bruno Guimaraes, Penggerak Lini Tengah dan Simbol Ambisi Arsenal
SOROT
-
Liputan6 12 Agustus 2026 13:18Alasan Polda Sumut Patsus Bripda Imansyah
-
Liputan6 12 Agustus 2026 12:12Kubu Febrie Bantah Isu Sutrimo Pernah Jadi Kepala Rumah Tangga
-
Liputan6 12 Agustus 2026 11:44Polisi Tangkap Penembak Mantan Istri di Lampung
-
Liputan6 12 Agustus 2026 11:13Nadiem Makarim: Besok Ibam Wajib Bebas
-
Liputan6 12 Agustus 2026 09:37Buang Sampah ke Jalan, Perusahaan Ini Didenda Pemprov DKI
-
Liputan6 12 Agustus 2026 06:00Ketika Agama Dibuat Challenge Berhadiah Miras, Tak Ada Alasan Ampuni Pelaku
MOST VIEWED
Endrick Mulai Mencari Jalan ke Premier League, Berpeluang Gabung MU?
Lupakan Hall, Manchester United Kejar Bek Berbakat Asal Spanyol Ini?
Mantan Bintang Manchester United yang Kini Tanpa Klub, Apa Kabar Anthony Martial?
11 Rumor Transfer Premier League Pekan Ini: Bradley Barcola, Marcus Rashford hingga Endrick Jadi Sorotan
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...






















