
Nexify - Chelsea sedang menjalani tur pramusim di Amerika Serikat tanpa skuad yang lengkap. Dua pemain utamanya, N'Golo Kante dan Ruben Loftus-Cheek absen.
Persoalannya simpel. Kante dan Loftus-Cheek tidak boleh masuk Amerika Serikat karena status vaksinnya tidak memenuhi syarat dari aturan pemerintah setempat.
Padahal, kedua pemain itu adalah bagian dalam kerangka tim racikan Tuchel. Ketidakhadiran keduanya praktis membuat persiapan The Blues terkendala.
Oleh karena itu, Tuchel khawatir pemain-pemain di dalam skuadnya yang belum vaksin dapat merugikan tim. Apalagi kalau harus berpergian ke satu tempat yang regulasinya seketat di Amerika Serikat.
Vaksin Sendiri

Dilansir dari Football Transfers, wartawan sempat menyinggung soal ketidaksediaan dua pemain Chelsea di tur pramusim. Tuchel menjawabnya santai, namun menyiratkan sesuatu yang penting.
"Ya kalau perlu saya sendiri yang vaksin mereka," katanya dengan nada bercanda.
Pelatih asal Jerman itu menyayangkan karena pemain-pemainnya tidak mengambil atau menuntaskan kewajiban vaksin mereka. Hal itu berdampak pada tim.
Menerima Konsekuensi

Kendati demikian, Tuchel tetap menghormati pilihan para pemainnya. Walaupun, ia menekankan bahwa setiap pilihan akan memiliki konsekuensi, seperti dilarang masuk ke sebuah negara.
"Kami tidak bisa memaksa mereka. Tapi memilih untuk divaksinasi juga keputusan yang normal," ujar dia.
"Sementara dua pemain kami itu memilih tidak vaksin. Jadi kami harus mematuhi aturan yang ada, bahwa mereka tidak bisa bergabung dengan kami. Mereka harus tahu itu konsekuensinya."
Efek Tidak Vaksin

Beberapa pemain dari tim Liga Inggris juga mendapat masalah yang sama karena tidak vaksin. Beberapa dari mereka tidak bisa masuk ke negara tertentu.
Di skuad Manchester City, Ilkay Gundogan tidak dapat disertakan ke Amerika Serikat karena persoalan vaksin itu tadi. Crystal Palace bahkan hanya bisa membawa total sepuluh pemain seniornya ke Singapura karena aturan vaksinasi.
Pemain-pemain tersebut, termasuk Kante dan Loftus-Cheek, dikirim ke Eropa atau mengikuti program latihan bersama tim U-23. Itu cara untuk menyiapkan fisik pemain jelang kompetisi yang akan datang.
Sumber: Football Transfers
Baca Juga:
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 10 Juli 2026 17:53Prancis di Piala Dunia 2026: Terbaik, Skilful, dan Paling Berbahaya
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 10 Juli 2026 17:53Prancis di Piala Dunia 2026: Terbaik, Skilful, dan Paling Berbahaya
-
Bola Indonesia 10 Juli 2026 17:37Herdman Ingin Bawa Timnas Indonesia Angkat Trofi Piala AFF 2026
BERITA LAINNYA
-
inggris 10 Juli 2026 10:59Ederson Ternyata Sudah di Manchester, Sedikit Lagi Jadi Pemain MU?
-
inggris 10 Juli 2026 08:37Tes Medis Lancar, MU Resmikan Transfer Andrey Santos Hari Ini
-
inggris 10 Juli 2026 08:26Andrey Santos Beres, MU Tuntaskan Transfer Ketiga Di Musim Panas ini!
SOROT
-
Liputan6 10 Juli 2026 19:16KPK Duga Rumah Jampidsus di Sentul Atas Nama Orang Lain
-
Liputan6 10 Juli 2026 19:10
Prabowo Resmikan 5 Bendungan Senilai Rp 9,79 Triliun
-
Liputan6 10 Juli 2026 18:57Jaringan Curanmor Bersenpi Terbongkar, Hasil Polisi Menyamar Jadi Kurir
-
Liputan6 10 Juli 2026 18:55Wali Kota Bandung Farhan Jatuh Pingsan di Balai Kota
-
Liputan6 10 Juli 2026 18:48Anak Krakatau Empat Kali Erupsi Hari Ini, Letusan Tertinggi 250 Meter
-
Liputan6 10 Juli 2026 18:43Prabowo: Ada Negara Iri dengan Kita, Ingin Indonesia Pecah
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya























