
Nexify - - Pelatih Torino, Sinisa Mihajlovic tak bisa menutupi kekecewaan dan kemarahannya dengan kepemimpinan wasit Paolo Valeri yang memimpin pertandingan antara timnya melawan Juventus.
Pada pertandingan yang bertajuk Derby della Mole tersebut, pertandingan berlangsung sengit. Dan yang menjadi kontroversi dan membuat Mihajlovic geram adalah kartu kuning kedua yang diberikan wasit kepada anak asuhnya, Afriyie Acquah usai dinilai melanggar Mario Mandzukic.
Pertandingan ini sendiri akhirnya berakhir imbang setelah Adem Ljajic membuat Torino unggul lebih dahulu beberapa saat sebelum kartu merah itu. Kemenangan di depan mata itu sirna setelah tuan rumah Juventus menyamakan kedudukan lewat gol Gonzalo Higuain di masa injury time pertandingan.
"Saya bisa melihat dari pinggir lapangan bahwa dia mendapatkan bola dengan bersih. Tak perlu ilmuwan nuklir untuk mengatakannya. Apa gunanya ofisial keempat? Dia berada dalam posisi yang lebih baik untuk melihat daripada saya," ujarnya kepada Mediaset Premium.
"Itu adalah kesalahan yang tak bisa dibenarkan dan bukan satu-satunya, karena di babak pertama ada tiga kartu kuning untuk pertandingan yang sangat fair. Saya pergi ke wasit keempat dan bertanya mengapa anda tak membantu wasit? Dia pasti melihatnya lebih baik, wasit tak meniup peluit selama enam atau tujuh detik, jadi dia juga sedang menunggu bantuan," sambungnya.
Dan diakui Mihajlovic bahwa dirinya kehilangan kontrol emosi akibat kartu merah itu, tak lama kemudian dia juga diusir ke tribun. Dia juga menegaskan bermain melawan Juventus dengan satu pemain kurang adalah sesuatu yang sulit, bukan hanya bagi timnya.
"Saya tak tahu apakah wasit membuat keputusan ini, atau yang lebih parah, asisten mengatakan padanya bahwa itu pelanggaran, karena mereka berada di posisi yang lebih baik untuk melihat bahwa itu bukan pelanggaran," tandasnya.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 24 Juni 2026 14:07De Gea Mau Tinggalkan Fiorentina, Tapi Hanya untuk Manchester United
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 25 Juni 2026 15:58Prediksi Piala Dunia 2026: Selandia Baru vs Belgia 27 Juni 2026
-
Piala Dunia 25 Juni 2026 15:42Prediksi Piala Dunia 2026: Mesir vs Iran 27 Juni 2026
-
Piala Dunia 25 Juni 2026 15:28Prediksi Piala Dunia 2026: Uruguay vs Spanyol 27 Juni 2026
-
Piala Dunia 25 Juni 2026 15:10Prediksi Piala Dunia 2026: Tanjung Verde vs Arab Saudi 27 Juni 2026
-
Piala Dunia 25 Juni 2026 14:56Prediksi Piala Dunia 2026: Senegal vs Irak 27 Juni 2026
-
Piala Dunia 25 Juni 2026 14:45Prediksi Piala Dunia 2026: Norwegia vs Prancis 27 Juni 2026
BERITA LAINNYA
-
italia 24 Juni 2026 14:07De Gea Mau Tinggalkan Fiorentina, Tapi Hanya untuk Manchester United
SOROT
-
Liputan6 25 Juni 2026 16:46Abah Sakam, Penjaga Warisan Ternak yang Bertahan 4 Dekade
-
Liputan6 25 Juni 2026 16:46Depan Hakim, Eks Ketua Ombudsman Mengaku Idap Sakit Parah
-
Liputan6 25 Juni 2026 15:58Menkes Ungkap Dokter Senior Kuasai Banyak Izin Praktik, Junior Tersisih
-
Liputan6 25 Juni 2026 15:573 Peserta SPPI Meninggal, Ini Rutinitas Latihan Dasar Kemiliteran
-
Liputan6 25 Juni 2026 15:53Menkes Bongkar Penyebab Dokter Muda Sulit Dapat Tempat Praktik
-
Liputan6 25 Juni 2026 15:21IEG Perluas Kemitraan Nonton Bersama Resmi di Makassar
MOST VIEWED
Giovanni Malago Resmi Jadi Presiden Baru FIGC, Era Baru Sepak Bola Italia Dimulai
Aston Villa Tetapkan Harga Emi Martinez 10 Juta Euro, dan Bagi Juventus Masih Kemahalan
Juventus Minta Diskon untuk Randal Kolo Muani, PSG Bertahan di Harga 35 Juta
Bila Ruben Amorim jadi Pelatih AC Milan, Mungkin Rafael Leao Akan Bertahan?
HIGHLIGHT
6 Calon Pengganti Marc Cucurella di Chelsea, Ada B...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























