Transfer Rodri ke Barcelona: Siapa yang Diuntungkan dan Siapa Saja yang Dirugikan?

Transfer Rodri ke Barcelona: Siapa yang Diuntungkan dan Siapa Saja yang Dirugikan?
Rodri bergabung dengan Barcelona di awal musim 2026/27 (c) Instagram/fcbarcelona

Nexify - Transfer Rodri ke Barcelona mengubah peta persaingan La Liga. Sang gelandang bertahan datang setelah meraih penghargaan Golden Ball Piala Dunia 2026 dan langsung memperkuat lini tengah yang sebelumnya sudah menjadi salah satu kekuatan utama tim Hansi Flick.

Barcelona mengikat Rodri hingga Juni 2030 setelah memutuskan bahwa kesempatan mendapatkan gelandang terbaik di posisinya tidak boleh dilewatkan. Kedatangannya memang membuat persaingan internal semakin ketat, tetapi kualitas dan pengalaman yang dibawa pemain berusia 30 tahun itu memberikan dimensi baru bagi sang juara bertahan.

Rodri juga sudah memiliki pengalaman panjang di sepak bola Spanyol setelah memperkuat Villarreal dan Atletico Madrid sebelum pindah ke Manchester City. Ia tidak membutuhkan waktu panjang untuk memahami karakter La Liga ataupun beradaptasi dengan banyak pemain Barcelona yang baru saja membantunya membawa Timnas Spanyol menjuarai Piala Dunia.

Namun, kedatangan pemain sekaliber Rodri tidak mungkin menguntungkan semua pihak. Ada pemain yang mendapat partner ideal, sementara Frenkie de Jong, Gavi, hingga Real Madrid harus menghadapi konsekuensi dari transfer besar tersebut.

Pau Cubarsi Mendapat Pelindung Baru

Pau Cubarsi menjadi salah satu pemain yang paling diuntungkan dari kehadiran Rodri. Keduanya tampil bersama Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026 dan membantu tim hanya kebobolan satu gol dalam delapan pertandingan.

Rodri mampu menghentikan serangan balik sebelum lawan mencapai lini pertahanan. Kemampuannya turun lebih dalam juga memberikan perlindungan tambahan bagi Cubarsi yang harus bermain dengan garis pertahanan tinggi bersama Barcelona.

Pedri dan Flick Mendapat Tambahan Kekuatan

Pedri juga berpotensi kembali ke level terbaiknya setelah mendapat partner yang lebih stabil. Beban bermain yang tinggi dalam dua musim terakhir membuat gelandang berusia 23 tahun itu mengalami penurunan performa menjelang akhir musim 2025-26.

Kehadiran Rodri memungkinkan Pedri bermain lebih bebas tanpa harus terus memikirkan keseimbangan lini tengah. Bagi Flick, situasi tersebut menjadi keuntungan besar karena ia mendapatkan pemain berpengalaman yang sudah memahami La Liga dan karakter sepak bola Spanyol.

Barcelona juga memperoleh sosok pemimpin tambahan di ruang ganti. Pengalaman Rodri bersama Manchester City dan Timnas Spanyol dapat membantu Flick membangun tim yang lebih matang untuk mengejar target utama yang belum diraih, yakni trofi Liga Champions.

De Jong dan Gavi Harus Berjuang Lagi

Frenkie de Jong menjadi salah satu pemain yang paling terpukul oleh kedatangan Rodri. Cedera lutut yang membuatnya absen sudah menyulitkan persaingannya untuk tempat utama, sementara posisi yang biasa ditempatinya kini berpotensi menjadi milik Rodri.

Gavi juga menghadapi situasi serupa setelah tampil bagus pada akhir musim lalu. Flick tetap memiliki kepercayaan besar terhadapnya, tetapi persaingan menit bermain akan semakin ketat dengan hadirnya gelandang kelas dunia.

Real Madrid Kembali Kehilangan Target

Real Madrid menjadi pihak lain yang harus menerima dampak negatif transfer Rodri. Los Blancos sebelumnya menjadi kandidat kuat untuk mendapatkan sang gelandang sebagai pengganti Toni Kroos, tetapi Barcelona berhasil membajak kepindahan tersebut.

Madrid kini kembali menghadapi persoalan di posisi gelandang pengatur permainan dari area dalam. Bernardo Silva menjadi satu-satunya tambahan utama di sektor tersebut, tetapi kualitasnya belum tentu cukup untuk mengatasi masalah distribusi bola yang telah muncul sejak kepergian Kroos dan Luka Modric.

Bagi Barcelona, transfer Rodri merupakan investasi besar untuk mempertahankan dominasi domestik sekaligus mengejar kesuksesan di Eropa. Bagi para pesaingnya, terutama Real Madrid, kedatangan gelandang asal Spanyol itu justru memperbesar pekerjaan rumah menjelang musim baru.

Sumber: Sports Illustrated