
Nexify - Pelatih kawakan asal Italia, Arrigo Sacchi memberikan pendapatnya terkait prestasi buruk Azzurri di Piala Dunia 2014. Menurut pria 68 tahun ini, Italia hanya tampil kompak saat tengah dikepung kebencian dunia internasional.
Hal tersebut diungkapkan merujuk pada dua gelar juara dunia terakhir yang diraih Italia pada tahun 1982 dan 2006. Kala itu Italia berstatus tak diunggulkan dan tengah terpuruk akibat skandal di kompetisi domestik, namun di luar dugaan mereka mampu tampil solid dan menjadi jawara.
"Tim nasional nampaknya baru bergerak bersama-sama jika berada dalam situasi ekstrim. Kami selalu seperti ini sejak dulu," keluh Sacchi seperti dilansir Marca.
"Selalu saja kami bermain sepenuh hati dan tampil optimal jika sedang dikepung kebencian dari seluruh dunia. (Cesare) Prandelli tidak memberikan keseimbangan yang tepat dalam tim. Kami menguasai penguasaan bola namun di sisi lain juga terisolasi."
Pada Piala Dunia Brasil kali ini, Italia bersama Inggris menjadi dua klub yang tersisih dari Grup D setelah kalah perolehan poin dari Uruguay dan Kosta Rika. (mrc/mri)
Hal tersebut diungkapkan merujuk pada dua gelar juara dunia terakhir yang diraih Italia pada tahun 1982 dan 2006. Kala itu Italia berstatus tak diunggulkan dan tengah terpuruk akibat skandal di kompetisi domestik, namun di luar dugaan mereka mampu tampil solid dan menjadi jawara.
"Tim nasional nampaknya baru bergerak bersama-sama jika berada dalam situasi ekstrim. Kami selalu seperti ini sejak dulu," keluh Sacchi seperti dilansir Marca.
"Selalu saja kami bermain sepenuh hati dan tampil optimal jika sedang dikepung kebencian dari seluruh dunia. (Cesare) Prandelli tidak memberikan keseimbangan yang tepat dalam tim. Kami menguasai penguasaan bola namun di sisi lain juga terisolasi."
Pada Piala Dunia Brasil kali ini, Italia bersama Inggris menjadi dua klub yang tersisih dari Grup D setelah kalah perolehan poin dari Uruguay dan Kosta Rika. (mrc/mri)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 26 Juni 2026 22:00Here We Go! Real Madrid Jual Lagi Nico Paz ke Como, Cuan 600%
-
Piala Dunia 26 Juni 2026 20:00Bomber PSG Ini Selangkah Lagi Gabung Juventus
-
Liga Italia 26 Juni 2026 19:00Inikah Pembelian Pertama Ruben Amorim di AC Milan?
BERITA LAINNYA
-
italia 26 Juni 2026 19:00Inikah Pembelian Pertama Ruben Amorim di AC Milan?
-
italia 24 Juni 2026 14:07De Gea Mau Tinggalkan Fiorentina, Tapi Hanya untuk Manchester United
SOROT
-
Liputan6 26 Juni 2026 20:16Prabowo: Saya Libatkan Profesor di Setiap Bidang Pemerintahan
-
Liputan6 26 Juni 2026 19:38Tak Perlu Lagi ke ATM, Semua Transaksi dalam Genggaman
-
Liputan6 26 Juni 2026 19:34Prabowo: Kemajuan Bangsa Selalu Berasal dari Pemikir-Pemikir Terbaik
-
Liputan6 26 Juni 2026 18:38Prabowo: Kenapa Indonesia Sudah 81 Tahun Tak Bisa Bikin Mobil Sendiri?
-
Liputan6 26 Juni 2026 18:22Daftar 4 Nama Peserta SPPI Meninggal saat Latihan Militer
MOST VIEWED
Giovanni Malago Resmi Jadi Presiden Baru FIGC, Era Baru Sepak Bola Italia Dimulai
Aston Villa Tetapkan Harga Emi Martinez 10 Juta Euro, dan Bagi Juventus Masih Kemahalan
Juventus Minta Diskon untuk Randal Kolo Muani, PSG Bertahan di Harga 35 Juta
Bila Ruben Amorim jadi Pelatih AC Milan, Mungkin Rafael Leao Akan Bertahan?
HIGHLIGHT
6 Calon Pengganti Marc Cucurella di Chelsea, Ada B...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya





















