
Nexify - Laga panas antara Juventus dan Inter Milan di pekan ke-25 Liga Italia 2025/2026 menyisakan cerita panjang. Pierre Kalulu menjadi sorotan usai menerima kartu merah di Giuseppe Meazza, Minggu (15/02/2026).
Bek asal Prancis itu diusir wasit jelang akhir babak pertama setelah mendapat kartu kuning kedua. Insiden tersebut terjadi usai duel dengan Alessandro Bastoni yang memicu perdebatan sengit.
Tayangan ulang televisi menunjukkan kontak yang minim dalam momen tersebut. Namun keputusan wasit tetap berdiri dan Kalulu harus meninggalkan lapangan lebih cepat.
Inter akhirnya mengamankan kemenangan dramatis 3-2 lewat gol menit akhir. Hasil itu membuat Nerazzurri kukuh di puncak klasemen dengan 61 poin, sementara Juventus tertahan di posisi kelima dengan 46 angka.
Respons Pierre Kalulu soal Insiden dengan Alessandro Bastoni

Insiden antara Pierre Kalulu dan Alessandro Bastoni langsung menjadi bahan pembicaraan utama di Italia. Apalagi Bastoni sempat mengajukan protes keras kepada wasit dan mengklaim terjadi tarikan jersey.
Beberapa hari setelah pertandingan, Bastoni bahkan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. Namun Kalulu memilih tidak larut dalam polemik yang sudah lewat.
Bek berusia 24 tahun itu menegaskan fokusnya kini adalah menatap laga berikutnya. Ia tidak ingin terus membahas keputusan yang sudah tidak bisa diubah.
"Saya belum melihat apa yang ia katakan. Pertandingan sudah berakhir sekarang, kita harus melihat ke depan dan tidak memikirkannya lagi. Saya hanya akan mengatakan bahwa itu sangat disayangkan," aku Kalulu, dikutip dari Goal.
Kalulu Akui Sempat Gugup Usai Dapat Kartu Merah

Kartu merah tersebut ternyata meninggalkan dampak emosional bagi Kalulu. Ia mengakui sempat merasakan tekanan besar beberapa hari setelah Derby d'Italia itu.
Situasi itu datang di momen krusial ketika Juventus bersiap menghadapi pertandingan Eropa. Ritme permainan dan momentum tim pun terganggu akibat absensi dan sorotan media.
Kalulu tidak menampik bahwa dirinya merasa tegang. Namun ia memilih membatasi komentar agar tidak memperkeruh suasana.
"Jelas saya sangat gugup setelah kejadian ini, lebih baik sedikit bicara karena terlalu banyak bicara tidak ada gunanya. Saya harus memikirkan lapangan, ada orang lain yang bisa diajak bicara tentang hal-hal ini," akunya.
Soroti Kekalahan Telak Juventus dari Galatasaray
Kembalinya Kalulu ke susunan starter tidak berujung manis. Juventus justru tumbang 2-5 saat menghadapi Galatasaray di Liga Champions pada tengah pekan.
Pertahanan Bianconeri terlihat rapuh sepanjang pertandingan. Serangan cepat wakil Turki itu berulang kali membongkar lini belakang Juve.
Kalulu menilai kekalahan tersebut lebih disebabkan kesalahan sendiri. Ia menolak menyalahkan taktik maupun keunggulan lawan sebagai faktor utama.
"Gol selalu berasal dari kesalahan kita sendiri, itu wajar terjadi, tetapi bagi saya hal yang paling sulit adalah babak kedua ini: bahkan dengan kartu merah pun kita tidak boleh memberikan begitu banyak peluang," ujarnya.
"Kita perlu memahami dengan baik apa yang terjadi, malam ini sudah berlalu dan dalam sepak bola kita harus segera menenangkan diri karena masih ada pertandingan lain," tandas Kalulu.
Klasemen Liga Italia
(Goal)
Baca Juga:
- Imbas Drama Derby d'Italia, Pelatih Milan Tuntut Revolusi VAR dan Perubahan Aturan Offside
- Pengakuan Dosa Pasca Derby d'Italia: Bos Juventus Minta Maaf
- Kalah 5-2 dari Galatasaray, Juventus Yakin Bakal Comeback di Turin
- Galatasaray Permalukan Juventus, Okan Buruk: Hari yang Mantap!
- Sejarah Kelam Juventus Terulang
- 2 Gol Tanpa Senyum Teun Koopmeiners
- Runtuhnya Juventus Jadi Alarm Keras bagi Wakil-wakil Italia di Eropa
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 27 Juli 2026 22:25AC Milan Temukan 2 Kebutuhan Mendesak usai Imbang Lawan Celtic
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
italia 27 Juli 2026 23:28Francesco Camarda Bersinar, Mampukah Jadi 'Pio Esposito' Versi AC Milan?
-
italia 27 Juli 2026 22:25AC Milan Temukan 2 Kebutuhan Mendesak usai Imbang Lawan Celtic
-
italia 27 Juli 2026 18:37AC Milan Masih Cari Wing-back Baru, 2 Nama Ini Masuk Daftar Belanja Amorim
-
italia 27 Juli 2026 18:33Peran Baru Samuel Chukwueze, Masa Depannya di AC Milan Bisa Berubah
-
italia 27 Juli 2026 18:26AC Milan Beri Sinyal Jelas soal Francesco Camarda
-
italia 27 Juli 2026 18:22Juventus Ajukan Tawaran Final untuk Kolo Muani, Tunggu Respons PSG
SOROT
-
Liputan6 28 Juli 2026 00:11Pilu Bocah di Sukabumi, Tubuh Melepuh Akibat Disiram Bibi Air Panas
-
Liputan6 28 Juli 2026 00:03Bayaran Sindikat Buzzer Hoaks Terkuak, Sosok Pemesan Utama Diburu Polisi
-
Liputan6 27 Juli 2026 23:45Momen Haru Warga Bantu Persalinan Ibu Hamil di Mobil karena Jalan Rusak
-
Liputan6 27 Juli 2026 23:04Viral Isu Ajudan Eks Jampidsus Febrie Tewas Ditembak, Ini Kata Polisi
MOST VIEWED
Comeback Lawan Celtic, Ruben Amorim Kurang Puas dengan Penampilan AC Milan
Selamatkan AC Milan dari Kekalahan, Begini Kata Francesco Camarda
AC Milan Siapkan Tawaran Lebih Besar demi Bek Barcelona, Chelsea Jadi Penghalang
Luka Modric Tegaskan Tekad Bangkit Bersama AC Milan, Gagal ke Liga Champions Jadi Motivasi
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya






















