DNC Volume 1 2026 Segera Digelar, Jadi Ajang Ketangguhan Pemain Darts Terbaik Indonesia

DNC Volume 1 2026 Segera Digelar, Jadi Ajang Ketangguhan Pemain Darts Terbaik Indonesia
Gambar ilustrasi dart (c) Abdul Aziz

Nexify - Ajang Darts National Competition (DNC) Vol. 1 2026 segera digelar. Seri pertama tahun ini berlangsung pada 15-16 Agustus 2026 di Dartshub Ultimate, Lotte Mart Kelapa Gading, Jakarta.

Diselenggarakan oleh PORADI, DNC Vol. 1 2026 mempertandingkan kategori Divisi 1 dan Divisi 2 dalam nomor Steel Tip Competition. Turnamen ini menjadi salah satu wadah kompetitif bagi pemain darts dengan beragam tingkat kemampuan.

DNC 2026 hadir dengan konsep Volume, berbeda dari format sebelumnya yang menggunakan sistem DNC Series, mulai Series 1 hingga Series 6 dengan akumulasi poin menuju babak 16 besar.

Tahun ini, DNC dijadwalkan berlangsung dalam dua volume. Volume 1 digelar pada Agustus 2026, sedangkan Volume 2 direncanakan berlangsung sekitar Oktober 2026.

Salah satu aspek yang menjadi perhatian pada DNC Vol. 1 2026 adalah pembagian pemain ke dalam dua divisi berdasarkan performa dan peringkat. Sejak pendaftaran dibuka pada 26 Juli hingga penutupan, lebih dari 40 pemain darts telah mendaftarkan diri.

Pemain yang menempati posisi teratas dalam PORADI 2025 Rankings akan berlaga di Divisi 1. Sementara itu, pemain lainnya akan ditempatkan di Divisi 2.

Pembagian tersebut bertujuan memberikan kesempatan kepada pemain untuk berkompetisi sesuai levelnya sekaligus menciptakan persaingan yang lebih kompetitif. Divisi 2 juga menjadi wadah bagi pemain yang tengah membangun pengalaman dan performa sebelum bersaing di level yang lebih tinggi.

Format Kompetisi dan Pembagian Hadiah

DNC Vol. 1 2026 dimulai pukul 11.00 WIB. Kedua divisi akan memainkan nomor Single Player – 501 dengan sistem round robin pada fase awal.

Untuk Divisi 1, format pertandingan berlangsung lebih panjang. Fase round robin hingga perempat final menggunakan sistem best of 3, semifinal best of 5, sedangkan perebutan tempat ketiga dan final menggunakan best of 7.

Sementara itu, Divisi 2 menggunakan format best of 3 sejak fase round robin hingga semifinal. Perebutan tempat ketiga dan final kemudian menggunakan format best of 5.