
Nexify - Performa Timnas Italia era Gattuso mulai mendapat sorotan khusus dari pelatih legendaris, Fabio Capello. Ia memberikan analisisnya jelang laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 pekan ini.
Dalam pandangannya, Capello melihat sudah ada satu perubahan positif yang sangat menggembirakan. Namun, ia juga tidak menutup mata terhadap area yang masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi Gli Azzurri.
Mantan pelatih AC Milan dan Real Madrid itu secara spesifik menyoroti kurangnya kualitas dan kecepatan. Menurutnya, dua hal ini menjadi pembeda yang signifikan di level tertinggi sepak bola.
Selain memberikan evaluasi teknis, Capello juga turut angkat bicara mengenai laga melawan Israel. Ia memiliki pandangan tegas terkait pertandingan yang berpotensi menuai kontroversi tersebut.
Pujian untuk Semangat dan Keberanian Gattuso
Fabio Capello mengawali analisisnya dengan memberikan apresiasi terhadap mentalitas para pemain. Menurutnya, semangat juang yang ditunjukkan di dua laga awal sudah sangat menjanjikan.
Ia melihat para pemain kini tampil dengan gairah yang berbeda di bawah komando pelatih baru. Ini menjadi fondasi penting untuk membangun tim yang lebih solid ke depannya.
"Kami melihat sisi Italia yang sepenuhnya berharga. Mereka berkomitmen pada setiap bola dan menunjukkan hati serta jiwa. Itu sudah merupakan sebuah langkah maju," kata Capello kepada Radio Anch’io Sport.
Di sisi lain, pujian secara khusus juga ia alamatkan kepada Gennaro Gattuso. Capello menilai Gattuso sangat berani mengambil alih pekerjaan sulit yang ditinggalkan oleh pelatih sebelumnya.
Catatan Kritis Soal Kualitas dan Kecepatan
Meskipun memberikan pujian untuk aspek mentalitas, Capello tidak ragu memberikan catatan kritis. Ia menegaskan bahwa Timnas Italia saat ini masih jauh dari kata sempurna.
Menurutnya, semangat juang saja tidak akan cukup untuk bersaing di level elite. Ada kekurangan mendasar dari sisi teknis yang harus segera dibenahi oleh Gattuso dan stafnya.
"Ada kekurangan kualitas dan kecepatan dalam permainan. Kita akan lihat seberapa banyak perbaikan yang terjadi di beberapa pertandingan berikutnya," ujarnya.
Pernyataan ini mengindikasikan bahwa dua laga Kualifikasi Piala Dunia melawan Estonia dan Israel akan menjadi ajang pembuktian. Publik akan melihat sejauh mana progres tim dalam mengatasi masalah tersebut.
Laga Kontra Israel Harus Tetap Jalan
Pembahasan kemudian beralih ke laga yang akan digelar di Udine pekan depan. Pertandingan melawan Israel sempat diisukan bisa ditunda karena situasi politik yang sedang memanas.
Menanggapi hal tersebut, Capello memiliki sikap yang sangat jelas dan tidak ambigu. Ia percaya bahwa olahraga tidak seharusnya dicampuradukkan dengan agenda politik apa pun.
"Kita harus bermain, mari kita kesampingkan politik. Olahraga seharusnya menyatukan, bukan memecah belah," tegas Capello.
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 13 Juni 2026 10:13Man of the Match Amerika Serikat vs Paraguay: Folarin Balogun
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 13 Juni 2026 10:13Man of the Match Amerika Serikat vs Paraguay: Folarin Balogun
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 13 Juni 2026 10:13Man of the Match Amerika Serikat vs Paraguay: Folarin Balogun
SOROT
-
Liputan6 13 Juni 2026 10:11Monas hingga Bundaran HI Gelap Malam Ini
-
Liputan6 13 Juni 2026 09:03Pemprov DKI Bantah Matikan CCTV Saat Demo Mahasiswa
-
Liputan6 13 Juni 2026 07:30Ramai Soal CCTV Bundaran HI, Pemprov DKI Buka Suara
-
Liputan6 13 Juni 2026 06:00Klakson Bersahutan Jadi Simbol Protes Mahasiswa di Jakarta
-
Liputan6 13 Juni 2026 05:45Kereta Gantung Taif dan Jejak Dakwah Rasulullah
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...


















