
Nexify - Julian Nagelsmann membela komitmen para pemain Jerman setelah kalah 1-2 dari Ekuador pada laga terakhir Grup E Piala Dunia 2026, Jumat (26/6) pagi WIB. Meski menelan kekalahan, Die Mannschaft tetap lolos ke babak gugur sebagai juara grup.
Jerman sempat unggul lebih dulu sebelum Ekuador berhasil membalikkan keadaan dan mengamankan kemenangan di Stadion New York New Jersey. Hasil tersebut sekaligus mengakhiri rentetan 11 kemenangan beruntun yang sebelumnya dibukukan Jerman.
Selain itu, Jerman juga gagal mencatatkan clean sheet dalam sembilan pertandingan terakhir mereka di putaran final Piala Dunia. Catatan tersebut menyamai rekor terburuk yang pernah mereka alami pada edisi 1934 hingga 1954.
Nagelsmann menegaskan kekalahan tersebut bukan disebabkan kurangnya semangat para pemain. Ia justru meminta berbagai spekulasi mengenai komitmen timnya segera dihentikan.
Nagelsmann Tegaskan Pemain Jerman Tetap Bermain Maksimal

Nagelsmann menolak anggapan bahwa para pemainnya tidak tampil serius karena tiket ke fase gugur sudah dipastikan sebelum pertandingan. Menurutnya, rotasi pemain dilakukan sebagai bagian dari strategi tim dan bukan karena menurunkan intensitas permainan.
Ia mengakui Jerman memang membuat banyak perubahan selama pertandingan. Selain memberi kesempatan kepada seluruh pemain, beberapa anggota skuad juga mulai mengalami kelelahan.
"Tolong hentikan omong kosong itu, sungguh. Apa para pemain tidak ingin bermain habis-habisan?" ujar Nagelsmann.
"Tentu kami melakukan beberapa perubahan yang berbeda dibandingkan jika kami benar-benar membutuhkan gol tambahan. Namun, kami tidak bisa mengatakan ada pemain yang tidak bermain maksimal karena anggapan itu terlalu berlebihan," tegas Nagelsmann.
Jerman Diminta Lebih Tenang dan Sabar Menguasai Permainan

Nagelsmann menilai timnya kehilangan struktur permainan setelah unggul lebih dahulu. Menurutnya, Jerman terlalu sering berpindah posisi sehingga permainan menjadi tidak lagi terkendali.
Ia berharap para pemain mampu tampil lebih sabar ketika sudah memimpin pertandingan. Dengan begitu, Jerman dapat mengontrol jalannya laga dengan lebih baik.
"Kami harus belajar bahwa setelah memulai pertandingan dengan baik dan unggul cepat, kami harus bermain lebih tenang, bukan malah terlalu sering berpindah posisi," kata Nagelsmann.
"Kami hanya perlu lebih sabar dan tetap menjaga struktur permainan," lanjut Nagelsmann.
Rotasi Dilakukan karena Kondisi Fisik Pemain

Pelatih berusia 38 tahun itu menjelaskan rotasi besar yang dilakukan juga dipengaruhi kondisi fisik sejumlah pemain. Ia tidak ingin memaksakan pemain yang sudah kelelahan menjelang fase gugur.
Nagelsmann juga menegaskan seluruh pemain dalam skuad tetap mendapat kepercayaan yang sama. Menurutnya, setiap pemain layak memperoleh kesempatan untuk menunjukkan kualitasnya.
"Kami memang sengaja melakukan banyak perubahan. Terlihat ada beberapa pemain yang mulai kelelahan," jelas Nagelsmann.
"Anda tidak bisa menyalahkan siapa pun karena situasi itu. Kami percaya kepada semua pemain di dalam skuad dan harus memberi mereka kesempatan untuk menunjukkan kemampuan," tutup Nagelsmann.
Sumber: Flashscore
Klasemen Piala Dunia 2026
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 26 Juni 2026 14:51Prediksi Piala Dunia 2026: Kroasia vs Ghana 28 Juni 2026
-
Piala Dunia 26 Juni 2026 14:15Belanda Lolos sebagai Juara Grup, Ronald Koeman Tetap Tak Puas
-
Piala Dunia 26 Juni 2026 13:43Julian Nagelsmann Bela Pemain Jerman usai Tumbang dari Ekuador
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 26 Juni 2026 15:02Prediksi Piala Dunia 2026: Panama vs Inggris 28 Juni 2026
-
Piala Dunia 26 Juni 2026 14:51Prediksi Piala Dunia 2026: Kroasia vs Ghana 28 Juni 2026
-
Piala Dunia 26 Juni 2026 14:15Belanda Lolos sebagai Juara Grup, Ronald Koeman Tetap Tak Puas
-
Piala Dunia 26 Juni 2026 13:43Julian Nagelsmann Bela Pemain Jerman usai Tumbang dari Ekuador
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 26 Juni 2026 15:15Luis de la Fuente Sebut Mikel Oyarzabal Layak Dapat Pengakuan Lebih
-
piala dunia 26 Juni 2026 15:02Prediksi Piala Dunia 2026: Panama vs Inggris 28 Juni 2026
-
piala dunia 26 Juni 2026 14:51Prediksi Piala Dunia 2026: Kroasia vs Ghana 28 Juni 2026
-
piala dunia 26 Juni 2026 14:15Belanda Lolos sebagai Juara Grup, Ronald Koeman Tetap Tak Puas
-
piala dunia 26 Juni 2026 11:38Man of the Match Turki vs Amerika Serikat: Arda Guler
SOROT
-
Liputan6 26 Juni 2026 14:32Cerita Pramono Anung Soal Persija, Bad Mood, dan STY
-
Liputan6 26 Juni 2026 13:48Anggota DPR Beberkan 3 Strategi Cegah Bullying Dokter Muda
-
Liputan6 26 Juni 2026 13:37DPR: Bullying Dokter Muda Alarm Serius Pelayanan Kesehatan
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
6 Calon Pengganti Marc Cucurella di Chelsea, Ada B...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya





















