Yuto Nagatomo Cetak Sejarah, Jadi Pemain Asia Pertama Tampil di Lima Piala Dunia Beruntun

Yuto Nagatomo Cetak Sejarah, Jadi Pemain Asia Pertama Tampil di Lima Piala Dunia Beruntun
Pemain Jepang, Yuto Nagatomo setelah pertandingan melawan Swedia di Piala Dunia 2026, Jumat (26/6/2026). (c) AP Photo/Sam Hodde

Nexify - Yuto Nagatomo mencatatkan sejarah baru setelah menjadi pemain Asia pertama yang tampil dalam lima edisi Piala Dunia secara beruntun. Rekor tersebut tercipta saat Jepang menghadapi Swedia pada laga terakhir Grup F Piala Dunia 2026.

Jepang bermain imbang 1-1 melawan Swedia pada pertandingan yang digelar pada Jumat (26/6/2026). Nagatomo masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-74 dan mengukir pencapaian bersejarah.

Bek berusia 39 tahun itu kini telah tampil di Piala Dunia 2010, 2014, 2018, 2022, dan 2026. Tidak ada pemain Asia lain yang sebelumnya mampu mencatatkan torehan tersebut.

Pencapaian Nagatomo juga mendapat pengakuan dari FIFA. Ia menerima Legacy Patch, lencana khusus yang diberikan kepada pemain yang telah tampil dalam lima edisi Piala Dunia atau lebih.

Nagatomo Terima Penghargaan Khusus dari FIFA

Nagatomo Terima Penghargaan Khusus dari FIFA

Timnas Jepang merayakan gol Daizen Maeda ke gawang Timnas Swedia di Piala Dunia 2026, Jumat (26/6/2026) (c) AP Photo/Julio Cortes

Legacy Patch merupakan lencana khusus yang dikenakan pada lengan seragam pemain. FIFA memberikan penghargaan tersebut kepada pemain yang telah berpartisipasi dalam sedikitnya lima edisi Piala Dunia.

Di usia 39 tahun, Nagatomo menjadi pemain Asia pertama yang menerima penghargaan tersebut. Pada Piala Dunia 2026, hanya beberapa nama besar lain yang juga memperoleh Legacy Patch.

Mereka adalah Lionel Messi dari Argentina, Cristiano Ronaldo dari Portugal, Luka Modric dari Kroasia, Manuel Neuer dari Jerman, dan Guillermo Ochoa dari Meksiko. Ochoa bahkan telah tampil dalam enam edisi Piala Dunia.

Karier Panjang Sang Bek Veteran

Karier Panjang Sang Bek Veteran

Pemain Jepang berpose jelang kickoff melawan Belanda di laga pertama Grup F Piala Dunia 2026 di Arlington, Texas, 15 Juni 2026. (c) AP Photo/Tony Guttierez

Meski hampir berusia 40 tahun, Nagatomo masih mampu bersaing di level tertinggi. Pengalaman panjang dan kondisi fisiknya membuat ia tetap menjadi pilihan penting bagi Jepang.

Sepanjang kariernya di Eropa, Nagatomo pernah memperkuat Inter Milan, Galatasaray, dan Marseille. Setelah itu, ia kembali ke Jepang untuk membela FC Tokyo.

Nagatomo melakoni debut bersama timnas Jepang pada 2008. Hingga kini, ia telah mencatatkan 145 penampilan dan mencetak empat gol untuk Samurai Biru.

Jepang Bersiap Hadapi Brasil

Jepang Bersiap Hadapi Brasil

Pemain Jepang Junya Ito (14) merayakan gol ketiga timnya ke gawang Tunisia dalam laga Grup F Piala Dunia 2026 Tunisia vs Jepang di Guadalupe, dekat Monterrey, Meksiko, Sabtu, 20 Juni 2026 (c) AP Photo/Matias Delacroix

Hasil imbang melawan Swedia memastikan Jepang melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. Samurai Biru selanjutnya akan menghadapi Brasil pada fase gugur.

Laga tersebut diperkirakan menjadi tantangan berat bagi Jepang. Pengalaman Nagatomo diyakini kembali dibutuhkan untuk membantu tim menghadapi salah satu unggulan turnamen.

Meski perannya tidak selalu sebagai starter, kehadiran Nagatomo tetap memberi pengaruh besar bagi skuad Jepang. Rekor yang ia torehkan semakin menegaskan statusnya sebagai salah satu legenda sepak bola Asia.

Klasemen Piala Dunia 2026