Pochettino Sebut Balogun Tidak Pantas Dikartu Merah

Pochettino Sebut Balogun Tidak Pantas Dikartu Merah
Pelatih Amerika Serikat Mauricio Pochettino saat pertandingan melawan Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026, Kamis (2/7/2026). (c) AP Photo/Julio Cortez

Nexify - Mauricio Pochettino mengaku bangga setelah Amerika Serikat menyingkirkan Bosnia dan Herzegovina dengan skor 2-0 pada babak 32 besar Piala Dunia 2026, Kamis (2/7/2026) pagi WIB. Kemenangan itu menjadi sukses pertama tim AS di fase gugur Piala Dunia sejak edisi 2002.

Meski harus bermain dengan 10 pemain, Amerika Serikat tetap mampu mengamankan kemenangan dan memastikan tiket ke babak 16 besar. Mereka selanjutnya akan menghadapi Belgia dalam perebutan tempat di perempat final.

Pochettino secara khusus menyoroti kartu merah yang diterima Folarin Balogun. Menurutnya, keputusan wasit terlalu berat karena kontak yang terjadi tidak disengaja.

Balogun sempat membawa Amerika Serikat unggul menjelang turun minum sebelum akhirnya diusir keluar lapangan. Malik Tillman kemudian memastikan kemenangan lewat gol tendangan bebas pada babak kedua.

Pochettino Bangga dengan Mentalitas Amerika Serikat

Pochettino Bangga dengan Mentalitas Amerika Serikat

Para pemain Amerika Serikat usai pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026 melawan Bosnia dan Herzegovina, Kamis (2/7/2026). (c) AP Photo/Eugene Hoshiko

Pochettino memuji semangat juang para pemainnya yang mampu mempertahankan keunggulan meski kehilangan satu pemain. Ia menilai perkembangan mental skuadnya terlihat jelas sepanjang beberapa pekan terakhir.

Pelatih asal Argentina itu juga menyebut tidak ada pertandingan mudah di Piala Dunia. Karena itu, kemenangan atas Bosnia menjadi pencapaian yang sangat berharga bagi timnya.

"Sulit menggambarkan perasaan kami, karena menurut saya mereka tampil luar biasa, dan tidak ada pertandingan yang mudah di Piala Dunia," ujar Pochettino.

"Saya pikir kedewasaan tim ini luar biasa, terutama dari cara kami berkembang dalam lima hingga enam pekan terakhir," lanjut Pochettino.

Pochettino Tegaskan Balogun Tidak Layak Dikartu Merah

Pochettino Tegaskan Balogun Tidak Layak Dikartu Merah

Pemain Amerika Serikat Folarin Balogun setelah mencetak gol ke gawang Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026, Kamis (2/7/2026). (c) AP Photo/Julio Cortez

Balogun harus meninggalkan lapangan setelah dinilai menginjak pergelangan kaki Tarik Muharemovic. Keputusan tersebut tetap berlaku setelah wasit meninjau tayangan ulang melalui VAR.

Pochettino tidak sependapat dengan keputusan itu meski pelatih Bosnia, Sergej Barbarez, menganggap hukuman tersebut sudah tepat. Menurutnya, insiden itu merupakan bagian dari permainan normal dan tidak mengandung unsur kesengajaan.

"Itu sama sekali bukan kartu merah. Setelah saya melihat tayangan di televisi, sama sekali tidak ada niat untuk menginjak pemain lawan," tegas Pochettino.

"Itu adalah situasi yang normal dalam sepak bola. Kejadian itu terjadi karena tidak sengaja dan sama sekali bukan tindakan yang disengaja. Karena itu, bagi saya, itu tidak pernah pantas menjadi kartu merah," sambung Pochettino.

Balogun Kecewa, Tillman Dapat Pujian

Balogun Kecewa, Tillman Dapat Pujian

Pemain Amerika Serikat, Malik Tillman merayakan gol dalam pertandingan melawan Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026, Kamis (2/7/2026). (c) AP Photo/Jeff Chiu

Pochettino mengungkapkan Balogun sempat merasa sedih di ruang ganti karena harus absen pada laga melawan Belgia. Namun, sang penyerang tetap bahagia karena Amerika Serikat berhasil lolos ke babak berikutnya.

Pelatih berusia 54 tahun itu berharap Balogun segera bangkit dan kembali membantu tim apabila Amerika Serikat mampu melangkah lebih jauh. Ia juga memberikan apresiasi kepada Tillman yang mencetak gol penentu kemenangan lewat tendangan bebas.

"Tentu dia kecewa dan sedih, tetapi dia juga bahagia karena kami berhasil lolos. Dia harus memahami bahwa situasi seperti ini memang bisa terjadi," kata Pochettino.

"Saya berharap dia pasti bisa membantu kami lagi. Saya berharap kami bisa melaju ke babak berikutnya. Malik adalah pemain yang luar biasa dan penuh talenta. Kami tahu dia memiliki kemampuan untuk mengeksekusi tendangan bebas seperti itu. Saya sangat senang untuknya," tutup Pochettino.

Sumber: Flashscore