
Nexify - Spanyol menderita kekalahan 2-1 dari Slovakia dalam laga kualifikasi Euro 2016 di Stadion Pod Dubnom, Jumat (10/10) dini hari.
Dua gol kemenangan tim tuan rumah masing-masing dipersembahkan Juraj Jucka dan Miroslav Stoch. Sedangkan Spanyol hanya mencetak satu gol lewat Paco Alcacer.
Kedua tim memulai babak pertama dengan tempo yang cukup sedang. Meski berstatus sebagai tim tamu, Spanyol berani mengambil inisiatif serangan terlebih dahulu.
Tekanan sempat mereka berikan lewat percobaan dari Diego Costa dan Andres Inesta dalam 15 menit pertama. Akan tetapi masih belum ada yang berhasil mengubah papan skor.
Sebaliknya, Slovakia justru berhasil unggul terlebih dahulu di menit ke-17. Sepakan keras Kucka dari luar kotak penalti memanfaatkan umpan Vladimir Weiss memang sempat ditepis Iker Casillas. Namun bola tetap masuk ke dalam gawang.
Tertinggal satu gol, La Furia Roja langsung bereaksi cepat untuk membalas. Kubu Spanyol memang terlihat kesulitan menembus pertahanan Slovakia yang digalang Martin Skrtel dan Jan Durica.
Menjelang babak pertama usai, Spanyol masih belum mau menurunkan tekanan. Kiper Matus Kozacik sampai harus jatuh bangun menggagalkan peluang yang dimiliki oleh Iniesta, Costa dan Segio Busquets.
Sampai wasit menghentikan babak pertama tak ada lagi gol yang tercipta. Kedudukan 1-0 untuk keunggulan tuan rumah masih tetap bertahan.
Keluar dari kamar ganti, pasukan Vicente Del Bosque masih tetap berusaha mendominasi jalannya pertandingan. Cesc Fabregas dan Costa sempat melakukan percobaan, namun usahanya kembali digagalkan kiper Kozacik yang bermain cemerlang.
Spanyol masih terus melanjutkan dominasinya, tapi Slovakia mampu menjaga daerah pertahanannya dengan baik. La Furia Roja cuma bisa mengirimkan bola ke sisi sayap namun gagal melakukan penetrasi.
Sadar tak ada perubahan Del Bosque langsung menarik David Silva dan memasukkan Paco Alcacer di menit ke untuk menambah daya dobrak. Dan hasilnya terbukti jitu.
Alcacer berhasil menyamakan kedudukan di menit ke 82. Mendapatkan umpan Jordi Alba dari sisi kiri, Alcacer tampa ampun menjebol gawang Slovakia.
Setelah kedudukan imbang Spanyol justru semakin bernafsu menambah gol dengan terus melancarkan serangan. Namun usaha mereka itu harus dibayar mahal karena melupakan daerah pertahanan.
Lewat serangan balik yang cepat dari sisi sayap, Michal Duris berhasil mengirim umpan di depan gawang dan langsung ditanduk Miroslav Stoch. Casillas pun kembali memungut bola dari gawangnya sendiri.
Tertinggal dua gol, Spanyol berusaha keras agar terhindar kekalahan. Namun akhirnya mereka tak mampu mendapatkan gol tambahan di sisa waktu yang ada. Sampai wasit meniup peluit panjang skor 2-1 untuk keunggulan Slovakia tetap bertahan.
Dengan tambahan tiga poin ini membuat Slovakia naik ke puncak klasemen sementara Grup C dengan enam poin. Sedangkan Spanyol berada satu strip di bawahnya dengan tiga poin.
Statistik Slovakia - Spanyol:
Dua gol kemenangan tim tuan rumah masing-masing dipersembahkan Juraj Jucka dan Miroslav Stoch. Sedangkan Spanyol hanya mencetak satu gol lewat Paco Alcacer.
Kedua tim memulai babak pertama dengan tempo yang cukup sedang. Meski berstatus sebagai tim tamu, Spanyol berani mengambil inisiatif serangan terlebih dahulu.
Tekanan sempat mereka berikan lewat percobaan dari Diego Costa dan Andres Inesta dalam 15 menit pertama. Akan tetapi masih belum ada yang berhasil mengubah papan skor.
Sebaliknya, Slovakia justru berhasil unggul terlebih dahulu di menit ke-17. Sepakan keras Kucka dari luar kotak penalti memanfaatkan umpan Vladimir Weiss memang sempat ditepis Iker Casillas. Namun bola tetap masuk ke dalam gawang.
Tertinggal satu gol, La Furia Roja langsung bereaksi cepat untuk membalas. Kubu Spanyol memang terlihat kesulitan menembus pertahanan Slovakia yang digalang Martin Skrtel dan Jan Durica.
Menjelang babak pertama usai, Spanyol masih belum mau menurunkan tekanan. Kiper Matus Kozacik sampai harus jatuh bangun menggagalkan peluang yang dimiliki oleh Iniesta, Costa dan Segio Busquets.
Sampai wasit menghentikan babak pertama tak ada lagi gol yang tercipta. Kedudukan 1-0 untuk keunggulan tuan rumah masih tetap bertahan.
Keluar dari kamar ganti, pasukan Vicente Del Bosque masih tetap berusaha mendominasi jalannya pertandingan. Cesc Fabregas dan Costa sempat melakukan percobaan, namun usahanya kembali digagalkan kiper Kozacik yang bermain cemerlang.
Spanyol masih terus melanjutkan dominasinya, tapi Slovakia mampu menjaga daerah pertahanannya dengan baik. La Furia Roja cuma bisa mengirimkan bola ke sisi sayap namun gagal melakukan penetrasi.
Sadar tak ada perubahan Del Bosque langsung menarik David Silva dan memasukkan Paco Alcacer di menit ke untuk menambah daya dobrak. Dan hasilnya terbukti jitu.
Alcacer berhasil menyamakan kedudukan di menit ke 82. Mendapatkan umpan Jordi Alba dari sisi kiri, Alcacer tampa ampun menjebol gawang Slovakia.
Setelah kedudukan imbang Spanyol justru semakin bernafsu menambah gol dengan terus melancarkan serangan. Namun usaha mereka itu harus dibayar mahal karena melupakan daerah pertahanan.
Lewat serangan balik yang cepat dari sisi sayap, Michal Duris berhasil mengirim umpan di depan gawang dan langsung ditanduk Miroslav Stoch. Casillas pun kembali memungut bola dari gawangnya sendiri.
Tertinggal dua gol, Spanyol berusaha keras agar terhindar kekalahan. Namun akhirnya mereka tak mampu mendapatkan gol tambahan di sisa waktu yang ada. Sampai wasit meniup peluit panjang skor 2-1 untuk keunggulan Slovakia tetap bertahan.
Dengan tambahan tiga poin ini membuat Slovakia naik ke puncak klasemen sementara Grup C dengan enam poin. Sedangkan Spanyol berada satu strip di bawahnya dengan tiga poin.
Statistik Slovakia - Spanyol:
Penguasaan bola: 27% - 73%
Shot (on goal): 5 (4) - 20 (7)
Corner: 3 - 19
Pelanggaran: 14 - 17
Kartu kuning: 4 - 3
Kartu merah: 0 - 0
Susunan Pemain:
Slovakia: Kozacik; Pekarik, Skrtel, Durica, Gyomber; Hubocan, Weiss (Duris 54'), Mak (Stoch 61'), Kucka (Kiss 83'), Hamsik; Pekovski.
Spanyol: Casillas; Juanfran (Cazorla 81'), Pique, Albiol (Pedro 58'), Alba; Busquets, Koke; Cesc Iniesta, Silva (Alcacer 71'), Diego Costa. (bola/ada)
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 5 Juli 2026 16:126 Duel Ikonik Portugal vs Spanyol
-
Piala Dunia 4 Juli 2026 20:39Prediksi Piala Dunia 2026: Portugal vs Spanyol 7 Juli 2026
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 5 Juli 2026 19:11Ketika Prancis Menemukan Cara Lain untuk Menang
-
Piala Dunia 5 Juli 2026 18:27Meksiko, Azteca, dan Pemain Ke-12
-
Piala Dunia 5 Juli 2026 18:20Meksiko dan Misi Javier Aguirre Mengubah Tekanan Menjadi Kekuatan
BERITA LAINNYA
-
piala eropa 24 Maret 2026 10:20Zinedine Zidane Capai Kesepakatan Lisan untuk Latih Timnas Prancis
SOROT
-
Liputan6 5 Juli 2026 19:39Menteri LH Ungkap Kondisi Terkini Kebakaran di TPA Jatiwaringin
-
Liputan6 5 Juli 2026 19:00Pabrik Vape Ganja Beromzet Rp 300 M Terbongkar, 3 WNA Ditangkap
-
Liputan6 5 Juli 2026 18:36Mentan Pastikan Semua Lahan Cetak Sawah Tetap Milik Petani
-
Liputan6 5 Juli 2026 18:04Mendikdasmen Bahas Rencana Pelibatan Kantin Sekolah di MBG
-
Liputan6 5 Juli 2026 17:43Kasus Dokter Icha, Polisi Terapkan Pasal 530 KUHP Baru
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya






















