
Nexify - Alvaro Morata menghadapi keputusan sulit tentang masa depannya bersama timnas Spanyol. Kapten La Roja ini mengaku mempertimbangkan untuk pensiun setelah gagal menjalankan tugasnya dalam adu penalti melawan Portugal di final UEFA Nations League, Senin (9/6/2025) dini hari.
Morata yang hanya menjadi pemain pengganti di laga final, masuk di masa perpanjangan waktu khusus untuk adu penalti. Sayangnya, tendangannya berhasil ditepis Diogo Costa, menjadi satu-satunya kegagalan dalam adu penalti tersebut.
Kegagalan ini membuat Spanyol harus puas menjadi runner-up. Morata pun tampak sangat kecewa dengan performanya sendiri dalam momen krusial tersebut.
Bagaimana reaksi pelatih dan pengakuan Morata? Simak laporan lengkap berikut ini.
Dukungan Kuat dari Pelatih Spanyol

Luis de la Fuente tetap memberikan dukungan penuh kepada Morata sebagai kapten timnas Spanyol. Pelatih yang mengangkatnya sebagai kapten sejak Februari 2023 ini menegaskan pentingnya peran Morata baik di dalam maupun luar lapangan.
"Dia adalah pemimpin dan sangat penting bagi kami, terlepas dari apakah dia bermain lebih banyak atau kurang. Dia pemimpin terbaik," kata De la Fuente seperti dikutip Marca.
"Dia masih punya banyak sepak bola di dalam dirinya dan akan memiliki momen-momen penting bersama kami. Kontribusinya di belakang layar sangat berarti bagi saya."
Pengakuan Morata
Usai pertandingan, Morata mengaku sangat menyesali kegagalannya dalam eksekusi penalti. Striker Atletico Madrid ini berbicara jujur tentang kemungkinan pensiun dari timnas.
"Saya merasa bersalah terhadap rekan-rekan tim, tapi ini bagian dari hidup. Saya berterima kasih pada pelatih atas kata-katanya. Penalti? Saya tidak menendang dengan baik, bisa lebih baik, tapi tidak bisa diubah sekarang," ujar Morata kepada Diario AS.
"Pensiun dari timnas? Itu mungkin, saya tidak akan kembali pada September nanti."
Masa Depan Morata di Timnas
Keputusan Morata ini datang di tengah persiapan Spanyol menghadapi kualifikasi Piala Dunia 2026. De la Fuente tetap berharap sang kapten bisa kembali membela timnas pada pertandingan mendatang.
Namun, kegagalan di final Nations League tampaknya meninggalkan luka yang dalam bagi Morata. Sebagai kapten yang membawa Spanyol juara Euro 2024, keputusannya ini tentu mengejutkan banyak pihak.
"Setiap pemain punya waktu dan keputusannya sendiri. Kami akan menghormati apapun yang Morata putuskan," tambah De la Fuente.
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 16 Juni 2026 10:33Man of the Match Iran vs Selandia Baru: Ramin Rezaeian
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
piala eropa 24 Maret 2026 10:20Zinedine Zidane Capai Kesepakatan Lisan untuk Latih Timnas Prancis
SOROT
-
Liputan6 16 Juni 2026 15:05Xbox Tutup Ninja Theory, Nasib Dua Studio Game Ikonik di Ujung Tanduk
-
Liputan6 16 Juni 2026 14:40Wagub Sulteng Sebut Ada Warga Jatuh dari Tangga saat Evakuasi Gempa Palu
-
Liputan6 16 Juni 2026 14:12Gempa M 6,7 Palu, BMKG Ungkap Pemicunya Aktivitas Sesar Sausu
-
Liputan6 16 Juni 2026 13:57Gempa Palu, Getaran Terasa Hingga 8 Kabupaten di Sulawesi Tengah
-
Liputan6 16 Juni 2026 13:50Gempa Palu, BNPB Gerak Cepat Petakan Kerusakan
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...























