
Nexify - Internazionale kembali gagal mengemas kemenangan di tahun 2014 ini. Menjamu Catania di Giuseppe Meazza dalam lanjutan giornata 21 Serie A, Nerazzuri hanya meraih hasil imbang 0-0 sampai akhir pertandingan.
Bermain di kandang sendiri tentu saja tidak mau di sia-siakan oleh kubu Inter. Mereka tampil menyerang sejak menit-menit pertama laga berjalan.
Diego Milito, Rodrigo Palacio, Ricardo Alvarez dan Yuto Nagatomo silih berganti mencoba membongkar pertahanan tim tamu. Catania yang yang terus mendapat tekanan praktis hanya dapat merapatkan barisan pertahanan.
Sepuluh menit menjelang pertandingan berakhir, Inter masih belum mau mengendurkan serangan, namun belum mampu mengubah papan skor. Catania hanya mampu mencuri serangan melalui serangan balik yang cepat tetapi juga gagal.
Di babak pertama Inter tercatat memperoleh setidaknya empat peluang matang tetapi tidak ada yang berbuah gol. Sampai waktu turun minum skor masih tetap imbang tanpa gol bagi kedua tim.
Keluar dari kamar ganti Walter Mazzarri memasukkan Mateo Kovacic menggantikan Zdravko Kuzmanovic untuk menambah variasi serangan.
Inter masih berusaha keras untuk memecah kebuntuan di babak kedua ini. Tekanan tak pernah putus dilancarkan anak asuh Mazarri, beberapa peluang pun kembali tercipta. Sayang, tak ada satupun yang menjadi gol.
Catania yang bermain bertahan dan sabar berulangkali mampu mematahkan serangan tuan rumah. Usaha terakhir dari Mazzarri adalah memasukkan pemain berkarakter menyerang lainnya yakni Rubben Botta yang masuk menggantikan Juan Jesus.
Sampai peluit panjang dibunyikan tak ada gol yang tercipta dan kedua tim harus puas berbagi poin. Dengan tambahan satu poin itu Inter masih berada di tempat kelima klasemen Serie A dengan 33 poin.
Statistik Internazionale vs Catania:
Bermain di kandang sendiri tentu saja tidak mau di sia-siakan oleh kubu Inter. Mereka tampil menyerang sejak menit-menit pertama laga berjalan.
Diego Milito, Rodrigo Palacio, Ricardo Alvarez dan Yuto Nagatomo silih berganti mencoba membongkar pertahanan tim tamu. Catania yang yang terus mendapat tekanan praktis hanya dapat merapatkan barisan pertahanan.
Sepuluh menit menjelang pertandingan berakhir, Inter masih belum mau mengendurkan serangan, namun belum mampu mengubah papan skor. Catania hanya mampu mencuri serangan melalui serangan balik yang cepat tetapi juga gagal.
Di babak pertama Inter tercatat memperoleh setidaknya empat peluang matang tetapi tidak ada yang berbuah gol. Sampai waktu turun minum skor masih tetap imbang tanpa gol bagi kedua tim.
Keluar dari kamar ganti Walter Mazzarri memasukkan Mateo Kovacic menggantikan Zdravko Kuzmanovic untuk menambah variasi serangan.
Inter masih berusaha keras untuk memecah kebuntuan di babak kedua ini. Tekanan tak pernah putus dilancarkan anak asuh Mazarri, beberapa peluang pun kembali tercipta. Sayang, tak ada satupun yang menjadi gol.
Catania yang bermain bertahan dan sabar berulangkali mampu mematahkan serangan tuan rumah. Usaha terakhir dari Mazzarri adalah memasukkan pemain berkarakter menyerang lainnya yakni Rubben Botta yang masuk menggantikan Juan Jesus.
Sampai peluit panjang dibunyikan tak ada gol yang tercipta dan kedua tim harus puas berbagi poin. Dengan tambahan satu poin itu Inter masih berada di tempat kelima klasemen Serie A dengan 33 poin.
Statistik Internazionale vs Catania:
Shots: 13-5
Shots on goal: 3-0
Penguasaan bola: 59%-41%
Pelanggaran: 13-15
Corner: 14-4
Offside: 5-2
Kartu kuning: 1-2
Kartu merah: 0-0
Susunan Pemain Kedua Tim:
Internazionale: Handanovic, Campagnaro, Rolando, Juan (Botta 81'), Jonathan, Kuzmanovic (Kovacic 46'), Cambiasso (Taider 62'), Nagatomo, Alvarez, Palacio, Milito.
Catania: Frison, Rolin, Legrottaglie, Peruzzi (Almiron 75'), Bergressio, Lodi, Leto (Castro 70'), Izco, Bellusci (Gyomber 66'), Rinaudo, Biraghi. (bola/ada)
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 17 Agustus 2026 09:403 Sinyal Positif dari Kemenangan 2-0 Liverpool atas Como
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 17 Agustus 2026 12:03Manchester City Makin Butuh Ayyoub Bouaddi Usai Dipermalukan Arsenal
-
Liga Inggris 17 Agustus 2026 10:13Bruno Guimaraes Memperlihatkan Kualitasnya
-
Liga Spanyol 17 Agustus 2026 09:47Barcelona Sepakati Transfer Rodri, tetapi Harga Mahal Layak Dipertanyakan
-
Liga Inggris 17 Agustus 2026 09:403 Sinyal Positif dari Kemenangan 2-0 Liverpool atas Como
-
Liga Spanyol 17 Agustus 2026 08:52Mengoptimalkan Kualitas Permainan Lamine Yamal
BERITA LAINNYA
-
italia 17 Agustus 2026 08:35Djed Spence dan Sejarah Panjang Inter Milan yang Membuatnya Tertarik Pindah ke Italia
-
italia 17 Agustus 2026 08:01Juventus Siapkan Transfer Ganda, Incar Fofana dan Tomori dari AC Milan
-
italia 17 Agustus 2026 07:26Juventus Resmi Hentikan Upaya Rekrut Emiliano Martinez, Bidik Kiper Premier League Ini
SOROT
-
Liputan6 17 Agustus 2026 11:31Tepuk Tangan Menggema Usai Paskibraka Sukses Kibarkan Merah Putih di Istana
-
Liputan6 17 Agustus 2026 11:03Iran Sampaikan Belasungkawa atas Gempa NTT, Siap Kirim Bantuan
-
Liputan6 17 Agustus 2026 10:48Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Prabowo Ajak Doakan Warga Terdampak Bencana
-
Liputan6 17 Agustus 2026 06:00Ketika Merah Putih Berkibar di Dasar Laut Pulau Biak
-
Liputan6 17 Agustus 2026 05:22Suasana Haru Selimuti TMP Kalibata Saat Prabowo Pimpin Ziarah Nasional
-
Liputan6 17 Agustus 2026 01:00Kemarau Memuncak, 4 Kecamatan di Banyuwangi Mulai Krisis Air Bersih
MOST VIEWED
Napoli Capai Kesepakatan untuk Rekrut Bek Chelsea
Ruben Amorim Masukkan Christopher Nkunku dan Fikayo Tomori ke Daftar Jual AC Milan
4 Pelajaran dari Kemenangan 4-2 AC Milan atas Manchester United: Ruben Amorim Mulai Temukan Formula?
Juventus Sepakat dengan Bologna, Jhon Lucumi Segera Jadi Bek Baru Luciano Spalletti
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

























