
Nexify - Argentina masih merasakan kekecewaan setelah gagal mempertahankan gelar juara Piala Dunia 2026. La Albiceleste harus mengakui keunggulan Spanyol dengan skor tipis 0-1 pada partai final.
Salah satu momen yang paling banyak dibicarakan dari pertandingan tersebut adalah kartu merah yang diterima Enzo Fernandez. Gelandang Chelsea itu diusir keluar lapangan menjelang berakhirnya waktu normal.
Sehari setelah pertandingan, Enzo akhirnya menyampaikan pesan kepada publik melalui akun Instagram pribadinya. Ia menegaskan kebanggaannya bisa membela Argentina meski hasil akhir tidak sesuai harapan.
Di sisi lain, FIFA juga mulai menyoroti insiden yang terjadi setelah peluit panjang dibunyikan. Organisasi sepak bola dunia itu dikabarkan sedang mempelajari laporan pertandingan sebelum mengambil keputusan lebih lanjut.
Enzo Fernandez Diusir Keluar pada Final Piala Dunia

Enzo menjadi pemain keenam yang menerima kartu merah dalam sejarah final Piala Dunia. Insiden itu terjadi saat Argentina menghadapi Spanyol di New York New Jersey Stadium.
Kartu kuning pertama diterima Enzo pada menit ke-82 setelah memprotes keputusan wasit Slavko Vincic. Ia merasa seharusnya mendapat tendangan bebas, tetapi protes tersebut justru berbuah peringatan.
Enzo bahkan sempat bertepuk tangan secara sinis kepada wasit setelah menerima kartu kuning. Meski demikian, aksinya saat itu belum berujung hukuman tambahan.
Masalah muncul pada masa injury time ketika Enzo melakukan tekel keras terhadap bek Spanyol, Pau Cubarsi. Wasit langsung mengeluarkan kartu kuning kedua yang otomatis berubah menjadi kartu merah.
Enzo Sampaikan Pesan Emosional kepada Pendukung Argentina

Sekitar 24 jam setelah kekalahan Argentina, Enzo mengunggah pernyataan melalui media sosial. Ia menegaskan bahwa ada hal yang lebih besar daripada sekadar hasil pertandingan.
“Seiring berjalannya waktu, Anda akan menyadari bahwa ada sesuatu yang jauh lebih besar daripada sekadar hasil pertandingan," tulis Enzo di Instagram.
“Selama bertahun-tahun, kelompok ini telah mewakili kami dengan cara yang terbaik. Tim ini mengajarkan bahwa bersaing bukan hanya soal menang, tetapi juga memberikan segalanya untuk seragam ini dan tidak pernah menyerah.
“Merupakan sebuah kehormatan bagi saya bisa menjadi bagian dari kelompok yang selalu tampil maksimal, bersaing di level tertinggi, serta membela warna kebesaran ini dengan penuh kebanggaan, kerendahan hati, dan komitmen.
“Saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh pendukung Argentina. Terima kasih karena selalu ada untuk kami, mendukung kami di setiap pertandingan, memberikan kasih sayang, dukungan tanpa syarat, dan membuat kami merasa seperti bermain di rumah sendiri di mana pun kami berada.
“Mengenakan seragam tim nasional adalah kehormatan terbesar dalam karier saya, dan saya akan terus memberikan segalanya setiap kali mendapat kesempatan untuk membela negara saya.”
Argentina Dikritik Usai Kekalahan di Final

Penampilan Argentina pada laga final mendapat banyak kritik dari berbagai pihak. Tim asuhan Lionel Scaloni dinilai gagal menunjukkan performa terbaik saat menghadapi Spanyol.
Meski hanya bermain dengan 10 orang, Argentina mampu bertahan hingga babak tambahan waktu. Namun, gol Ferran Torres pada menit ke-106 memastikan kemenangan 1-0 untuk Spanyol sekaligus membawa La Furia Roja meraih gelar Piala Dunia kedua.
Setelah pertandingan berakhir, muncul pula insiden yang mencoreng perayaan kemenangan Spanyol. Beberapa tindakan pemain Argentina menjadi perhatian publik dan memicu berbagai reaksi.
Peristiwa tersebut kini sedang ditinjau oleh FIFA. Badan sepak bola dunia itu menyatakan Komite Disiplin independen sedang mempelajari laporan pertandingan sebelum menentukan langkah selanjutnya.
Sumber: Give Me Sport
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 21 Juli 2026 20:00Michael Olise Masih Aman di Bayern Munchen, Real Madrid Mundur
-
Piala Dunia 21 Juli 2026 19:40Piala Dunia 64 Tim Berpotensi Ubah Peta Ekonomi Sepak Bola Global
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 21 Juli 2026 20:59Menanti Daya Ledak Kembalinya Iwan Budianto Tangani Arema FC
-
Liga Spanyol 21 Juli 2026 20:00Michael Olise Masih Aman di Bayern Munchen, Real Madrid Mundur
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 21 Juli 2026 19:40Piala Dunia 64 Tim Berpotensi Ubah Peta Ekonomi Sepak Bola Global
-
piala dunia 21 Juli 2026 17:22Zinedine Zidane Sudah Teken Kontrak sebagai Pelatih Timnas Prancis
SOROT
-
Liputan6 21 Juli 2026 20:47Fakta Baru Mayat Pria Mengapung di Bakauheni
-
Liputan6 21 Juli 2026 20:35Prabowo Tunjuk 5 Pejabat Baru BGN, Ketut Sumedana Jadi Deputi Pengawasan
-
Liputan6 21 Juli 2026 20:22Satgas PRR Minta Pemda Gerak Cepat Siapkan Lahan Hunian Tetap
-
Liputan6 21 Juli 2026 20:15Kemendagri Ungkap Kunci Percepatan Eliminasi TBC
-
Liputan6 21 Juli 2026 20:06Staf Pemkot Parepare Minta Maaf Usai Insiden Flare Nobar Piala Dunia
-
Liputan6 21 Juli 2026 19:52Prajurit TNI Dibunuh di Tangerang, Empat Pelaku Ditangkap
MOST VIEWED
Rodri MVP, Mbappe Top Skor, Inilah Daftar Lengkap Penghargaan Piala Dunia 2026
Prediksi Final Piala Dunia 2026: Spanyol vs Argentina, 20 Juli 2026
Jangan Ditiru! Leandro Paredes Cekik dan Jungkalkan Pemain Spanyol usai Argentina Kalah di Final Piala Dunia 2026
Pengakuan Jujur Ferran Torres: Messi Buat Spanyol Kena Mental!
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya























