
Nexify - Portugal akan menghadapi Spanyol di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Bagi Roberto Martinez, pertandingan ini jauh lebih dari sekadar perebutan tiket menuju perempat final.
Di bangku cadangan Portugal berdiri seorang pria yang lahir, tumbuh, dan mengejar mimpi pertamanya di tanah Spanyol. Kini, jalan hidup membawanya kembali menghadapi negeri yang membentuk dirinya.
Jarak antara Balaguer dan stadion tempat Portugal bertanding memang ribuan kilometer. Namun, setiap langkah Martinez di panggung sepak bola dunia masih terasa dekat bagi kota kecil yang tak pernah melupakan anak kebanggaannya.
Saat peluit pertama berbunyi, hati Balaguer akan terbagi dua. Ada Spanyol, negara mereka. Ada pula Roberto Martinez, sosok yang hingga hari ini masih mereka anggap sebagai milik sendiri.
Dari Jalanan Balaguer Menuju Panggung Dunia
Balaguer bukan kota yang akrab dengan gemerlap sepak bola. Berpenduduk kurang dari 20 ribu jiwa, kota di wilayah Catalonia itu menjadi tempat Roberto Martinez menghabiskan masa kecil sambil membawa bola ke mana pun ia pergi.
"Roberto tergila-gila pada sepak bola. Dia selalu membawa bola dan bermain bersama ayahnya saat jeda pertandingan," kenang Andreu Martinez, sahabat sekaligus tetangganya, kepada FIFA.
Pada usia 16 tahun, Martinez meninggalkan rumah demi bergabung dengan akademi Real Zaragoza. Debut di kasta tertinggi Liga Spanyol pada 1993 menjadi kebanggaan seluruh Balaguer, seolah kota kecil itu ikut tampil di lapangan.
Namun, sepak bola tidak selalu menghadirkan jalan yang lurus. Setelah kontraknya bersama Zaragoza berakhir, Martinez pulang tanpa kepastian dan gagal mendapatkan klub baru meski sempat menjalani beberapa kesempatan seleksi.
Ketika Inggris Mengubah Takdir
Banyak pemain memilih bertahan di zona nyaman. Martinez justru mengambil keputusan yang terdengar nyaris mustahil pada musim panas 1995: menerima tawaran dari Wigan Athletic yang ketika itu bermain di kasta keempat Inggris.
"Itu seperti mendapatkan tiket ke bulan. Kami sama sekali tidak tahu apa pun tentang Wigan dan hanya sedikit memahami sepak bola Inggris," ujar Martinez saat mengenang momen tersebut kepada AS.
Keputusan yang semula tampak berisiko berubah menjadi titik balik hidupnya. Ia terpilih sebagai Pemain Terbaik Wigan pada musim pertama, kemudian dikenang sebagai salah satu legenda terbesar dalam sejarah klub.
Martinez kembali ke Wigan sebagai pelatih pada 2009. Empat tahun berselang, ia mencatat salah satu kejutan terbesar sepak bola Inggris dengan mengantarkan klub itu menjuarai Piala FA setelah mengalahkan Manchester City yang bertabur bintang.
Portugal Menjadi Rumah Baru
Karier kepelatihan Martinez terus berkembang bersama Everton dan Belgia sebelum Portugal mempercayakan kursi pelatih kepadanya pada 2023. Gelar UEFA Nations League 2025 menjadi bukti bahwa kepercayaan tersebut tidak keliru.
Kini, Portugal berharap kisah indah itu berlanjut di Piala Dunia 2026. Ironisnya, rintangan berikutnya datang dari Spanyol, negara yang memberinya bahasa, budaya, dan kenangan masa kecil.
Meski telah lama membangun kehidupan jauh dari kampung halaman, Martinez tidak pernah memutus ikatan dengan Balaguer. Ia masih berkumpul dengan mantan rekan setimnya, menikmati makanan khas daerah asalnya, dan pulang ketika memiliki kesempatan.
Ketika Portugal dan Spanyol bertemu di lapangan nanti, Balaguer kembali berada dalam dilema yang indah. Mereka mencintai Spanyol, tetapi juga ingin melihat putra kota mereka terus menulis sejarah bersama Portugal.
Sumber: FIFA
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 6 Juli 2026 11:00Bekuk Meksiko, Bukti Inggris Sanggup Jadi Juara Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 6 Juli 2026 10:13Man of the Match Meksiko vs Inggris: Jude Bellingham
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 6 Juli 2026 12:00Sang Ayah: Erling Haaland ke Real Madrid? Kenapa Tidak?
-
Piala Dunia 6 Juli 2026 11:00Bekuk Meksiko, Bukti Inggris Sanggup Jadi Juara Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 6 Juli 2026 10:13Man of the Match Meksiko vs Inggris: Jude Bellingham
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 6 Juli 2026 12:00Sang Ayah: Erling Haaland ke Real Madrid? Kenapa Tidak?
-
piala dunia 6 Juli 2026 11:00Bekuk Meksiko, Bukti Inggris Sanggup Jadi Juara Piala Dunia 2026
-
piala dunia 6 Juli 2026 10:13Man of the Match Meksiko vs Inggris: Jude Bellingham
SOROT
-
Liputan6 6 Juli 2026 11:37Momen Prabowo Sambut Hangat PM Singapura di Istana Merdeka
-
Liputan6 6 Juli 2026 11:05Terungkap, Menhut Laporkan Penolakan Gratifikasi usai OTT
-
Liputan6 6 Juli 2026 10:12Seskab: Prabowo dan PM Singapura Siap Teken 26 MoU
-
Liputan6 6 Juli 2026 09:52KPK Mulai Verifikasi Laporan Penolakan Gratifikasi Raja Juli
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya











![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: 5 Hal WHO dan Tata Kelola Makanan [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: 5 Hal WHO dan Tata Kelola Makanan](/img-proxy?url=https%3A%2F%2Fcdn0-production-images-kly.akamaized.net%2F_2qE15OnvfZ6lUuLLqoOT_lwLRQ%3D%2F673x379%2Fsmart%2Ffilters%3Aquality%2875%29%3Astrip_icc%28%29%3Aformat%28webp%29%2Fkly-media-production%2Fmedias%2F5084733%2Foriginal%2F058243100_1736341631-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_5.jpg&v=3)





